Rate this item
(0 votes)
Read 84293 times

Project Description

Sunday, 19 November 2017 00:00
Bermain Di Sungai Bocah Sidolaju Terseret Sungai
Written by 

Ngawi-Tragis dengan apa yang dialami oleh Ahmad Muhadi remaja berumur 14 tahun asal Dusun Dlaju, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi terseret derasnya arus Bengawan Solo sekitar pukul 15.30 WIB pada Kamis kemarin, (16/11). Namun hingga kini upaya untuk mencari keberadaan korban belum menemukan hasil meskipun puluhan petugas yang dipimpin Basarnas berusaha memperluas pencarian.

Menurut keterangan yang ada, korban pada awalnya mencari ikan di aliran Bengawan Solo bersama kedua orang tuanya Samuji dan Sami. Setelah mendapatkan ikan kedua orang tua korban sekitar pukul 13.00 WIB pulang ke rumah. Namun Ahmad Muhadi saat itu menolak pulang dengan alasan masih kepengen mencari ikan dilokasi kejadian.

“Setelah agak sore si Muhadi ini tidak pulang-pulang membuat orang tuanya bingung dan mencari korban. Tetapi sampai di Bengawan Solo dengan dibantu warga menggunakan perahu tradisional berusaha mencari namun tidak menemukan hingga kini,” terang Kapolsek Widodaren AKP Juwahir, Jum’at (17/11). 

Sementara itu kedua orang tua korban saat ini kondisinya shock berat mengingat peristiwa yang dialami si buah hatinya. Dan mengharap Ahmad Muhadi ditemukan dalam kondisi hidup. Kemudian dari lokasi pencarian terlihat arus Bengawan Solo cukup deras dan banjir bahkan ketinggian airnya mencapai 20 meter. 

Jelasnya, pihaknya terus memantau pencarian korban yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Samuji-Sami. Saat dinyatakan hilang korban memakai kaos berwarna hitam dan celana pendek. Kemudian pada hari ini pencarian terus dilakukan dengan menambah personel baik dari Basarnas, BPBD dan Satgas MTA. Bahkan pencarian diperluas sampai radius 4 kilometer. 

“Radius pencaharian telah kami tambah namun belum juga memberikan hasil yang memuaskan “ Ungkap Petugas Basarnas.(ARD)

What we did

Visit Project
Recent Works