Rate this item
(0 votes)
Read 133117 times

Project Description

Sunday, 19 November 2017 00:00
3 Hari Mengilang Muhadi Sudah Tidak Bernyawa
Written by 

Ngawi-Kejadian ini bisa menjadi pelajaran yang cukup penting, bagi kita para orang tua. Dalam memberikan pengawasan dan perhatian terhadap segala kegiatan buah hati kita, jangan sampai lengah dan tidak menginginkan hal serupa dengan apa yang dialami korban.  Setelah dinyatakan hilang terbawa derasnya arus Bengawan Solo pada Kamis lalu, (16/11), sekitar pukul 15.30 WIB kini mayat Ahmad Muhadi (14) warga Dusun Dlaju, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi berhasil ditemukan oleh tim Basarnas. Dari keterangan yang ada disebutkan sekitar pukul 12.25 WIB pada Minggu, (19/11), mayat korban berhasil di evakuasi setelah sebelumnya ditemukan mengapung disekitar jembatan Sonde masuk Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Ngawi.

“Benar, siang tadi mayat korban atas nama Ahmad Muhadi berhasil ditemukan setelah tiga hari diupayakan terus pencarianya di Bengawan Solo oleh tim Basarnas maupun petugas lainya. Kondisi mayat korban terlihat mulai rusak tetapi masih bisa dikenali,” terang Kapolsek Widodaren AKP Juwahir, Minggu (19/11).

Dijelaskan oleh orang nomer satu di jajaran polsek Widodaren, posisi ditemukan jasad korban berada dalam radius sekitar 2 kilometer dari titik awal hilangnya korban di bantaran Bengawan Solo tepatnya masuk Desa Sidolaju. Setelah berhasil diangkat dari aliran Bengawan Solo jasad korban langsung di evakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi guna tindakan medis.

Sewaktu pertama kali ditemukan, pihak keluarga sudah menyatakan kalau toh yang ditemukan tim Basarnas tersebut merupakan mayat Ahmad Muhadi sesuai dengan ciri-ciri fisik maupun pakaian yang dikenakan pada waktu dinyatakan hilang. Hanya saja guna dilakukan penyidikan lebih lanjut pihaknya bersama tim medis RSUD dr Soeroto Ngawi melakukan visum terhadap mayat korban.

“visum mayat korban bila sudah selesai dari pihak rumah sakit, segera dibawa pulang kerumah duka untuk dimakamkan. Intinya pihak keluarga sudah membenarkan itu mayat Ahmad Muhadi,” urai AKP Juwahir.(ARD)

What we did

Visit Project
Recent Works