Rate this item
(0 votes)
Read 154 times

Project Description

Friday, 27 July 2018 00:00
Keberagaman Jamaah Haji 2018
Written by 

Ngawi – Ibadah haji telah menjadi agenda tahunan di Indonesia. Apalagi pada sejak tahun 2016 kuota jamaah haji sudah kembali normal setelah adanya pemugaran dan pembangunan Masjidil Haram oleh pemerintah Arab Saudi.  

 

Kuota jamaah untuk daerah Ngawi  pada tahun 2018 ini meningkat menjadi 307 dengan jumlah laki-laki 149 orang dan perempuan 155 orang apabila dibandingkan dengan  tahun 2017 yang hanya berada di angka 265. 

 

Tentu saja yang menarik dari calon jamaah haji adalah latar belakang ekonomi dan juga usia para jamaah yang bervariatif. Dari seorang pekerja swasta, petani, bedagang, hingga ibu rumah tangga biasa yang menjadi calon jamaah asal Ngawi yang akan berangkat ke Tanah Suci. 

 

Dari data yang diperoleh dari Kasi Penyalur Umroh & Haji kabupaten Ngawi, pekerja swasta menjadi penyumbang terbanyak jamaah pada tahun 2018 ini, kemudian diikuti oleh petani. 

 

Pada jenjang umur, jamaah termuda berusia 27 th, yaitu Rosyda Noor Hidayati. Jamaah ini merupakan warga desa Pucang Anam, Kendal. Sedangkan untuk jamaah tertua berusia 88 th, Sominem binti Diyo Karso yang berasal dari Desa Karanggeneng Kecamatan Pitu. 

 

“Rencananya jamaah asal Ngawi ini akan diberangkatkan pada tanggal 28 Juli mendatang, kemudian akan bergabung dengan embarkasi Surabaya. Jamaah akan berada di Tanah Suci selama 40 hari, setelah itu akan kembali ke Indonesia pada tanggal 8 september 2018”, jelas Kasi Penyalur Umroh & Haji, Drs. Mukibun.

What we did

Visit Project
Recent Works