Rate this item
(0 votes)
Read 45 times

Project Description

Sunday, 02 September 2018 00:00
Simpan Sabu Kades Macanan Dipolisikan
Written by 

Ngawi- Patut diacungi jempol kepada aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Ngawi berhasil membekuk SA pria 33 tahun yang notabene sebagai Kepala Desa (Kades) Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi setelah terlibat atas dugaan kepemilikan sabu-sabu. Pemburuan selama lebih dari 2 minggu  ini membuahkan hasil dengan menggelandang  sosok pria  dengan postur tubuh tinggi kurus tersebut ditangkap petugas tanpa perlawanan di rumahnya Dusun Jumog, Desa Macanan, sekitar pukul 07.30 WIB pada Sabtu kemarin, (25/08).

Dalam proses penyelidikan oleh petugas SA tidak menampik barang bukti yang ditunjukkan diduga kuat berupa sabu-sabu seberat 0,32 gram. Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto saat press release dihadapan wartawan mengatakan, barang bukti berupa sabu-sabu berhasil ditemukan dibawah tempat tidur dalam kamar pelaku dan pelaku sendiri mengakui barang tersebut adalah miliknya yang sering kali dikonsumsi.

Dibenarkan SA berprofesi  sebagai Kades Macanan yang berhasil pihaknya amankan beserta barang bukti tanpa perlawanan. Dan keterlibatan SA dengan barang yang di duga sabu ini sudah anggotanya lakukan sejak 2 minggu terkahir ,” terang Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto, Senin, (27/08).

 

Dijelaskan oleh Kasatnarkoba polres Ngawi, selain sabu-sabu dari tangan SA juga berhasil disita tiga korek api gas plus satu bekas botol kaca komplit sedotan demikian juga satu unit handphone. Dari hasil penyidikan urainya, SA telah mengkonsumsi sabu-sabu mulai empat tahun lalu. Alasanya penggunaan barang haram itu untuk menambah vitalitas dan tenaga.

 

“ Dari pengakuan pelaku kepada petugas, SA ini sudah lama dalam mengkonsumsi sabu yang di akuinya guna menjaga tubuhnya tidak lekas capek karena rutinitasnya sebagai kepala desa “ Terang Djanu.

Kemudian dari pengembangan kasus SA tersebut, polisi juga berhasil menangkap AP pria 31 tahun asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi. AP ini merupakan pengecer Sabu yang seringkali menyuplai SA dari tangan AP petugas  berhasil menyita barang bukti antara lain diduga sabu-sabu seberat 0,30 gram dan satu tas yang didalamnya ada satu pipet kaca, timbangan elektrik dan dua korek gas.

SA mendapatkan barang haram yang diduga sabu-sabu dari AP dengan melakukan transaksi terlebih dahulu.” Tegas Kasatnarkoba polres Ngawi.

Kepada SA dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 dan atau Pasal 127 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mendasar pasal ini SA terancam penjara paling lama 12 tahun dan paling singkat 4 tahun.

sedangkan AP diancam dengan penjara hukuman seumur hidup mendasar Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Meski demikian AP ini juga bisa dihukum paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun.

“ Semoga dengan kejadian ini menjadi jera kepada pelaku dan menutup akses perdagangan Sabu di wilayah hukumnya” Tegasnya(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works