Rate this item
(0 votes)
Read 42 times

Project Description

Monday, 24 September 2018 00:00
Ribuan Pendekar Disahkan Bulan Ini
Written by 

Ngawi – Menjadi salah satu perguruan pencak silat tertua dan di terima di hati warga masyarakat di tanah Jawa. Sekarang tidak hanya menjadi perguruan pencak silat terbesar di Tanah Jawa terus tumbuh berkembang diberbagai belahan nusantara  hingga di terima oleh negara luar.  Seperti yang terjadi di Ngawi, Jawa Timur,  perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan perguruan pencak silat terbesar di Indonesia. Tahun 2018 ini atau 1440 Hijriyah PSHT  dan dibulan ini Perguruan mengesahkan 3.662 pendekar baru berasal dari 19 ranting PSHT yang  tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Ngawi,(20/09).

Kegiatan prosesi pengesahan pendekar baru PSHT tersebut dilaksanakan dibagi dengan 10 gelombang  Para pendekar baru nantinya tercatat sebagai warga PSHT tingkat I yang berhak memakai sabuk putih besar dan diberi kartu tanda anggota (KTA) dengan nomor induk yang dikeluarkan oleh PSHT Pusat Madiun.

Sugeng Hariyono Ketua PSHT Cabang Ngawi mengatakan, pengesahan ribuan pendekar itu melibatkan 22 orang dewan pengesah yang diambil dari pendekar sebagai warga PSHT tingkat II. Seperti pengesahan pada malam pertama kali ini tercatat ada 385 pendekar baru berasal dari dua ranting PSHT yakni Kasreman dan Kwadungan.

“Malam ini memang dimulai prosesi pengesahan pendekar baru PSHT. Jumlahnya dibandingkan tahun lalu bertambah besar lebih dari seribu pendekar,” terang Sugeng Hariyono, Sabtu (23/09).

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi keamanan dan ketertiban baik berangkat maupun kepulanganya dari pengesahan di Aula PSHT Cabang Ngawi Jalan Bernadib harus menumpang kendaraan tertutup jangan sampai bak terbuka. Jika terpaksa mengendarai sepeda motor harus mentaati semua ketentuan peraturan lalu-lintas.

“Jauh hari sebelum pengesahan kami bersama Polres Ngawi telah membicarakan soal pengamanan. Termasuk para calon pendekar berangkat maupun pulangnya diharapkan menggunakan kendaraan roda empat secara tertutup. Kalau terpaksa motoran ya harus disiplin terhadap ketentuan lalu-lintas jangan ugal-ugalan di jalan raya yang mengganggu pengguna jalan lainya,” jelasnya.

Selain itu Sugeng berpesan kepada warga baru PSHT untuk menjauhi narkoba yang menjadi tren kejahatan yang seringkali melibatkan usia remaja. Mengingat kejahatan narkoba sama sekali tidak bisa ditolelir baik hukum negara maupun agama. Tidak sebatas itu, sebagai warga baru harus menjaga kerukunan ditengah masyarakat dan menciptakan situasi yang adem.

Sedangkan malam pertama pengesahan pendekar baru PSHT saat ini Polres Ngawi menerjunkan ratusan personel kepolisian. Mereka ditempatkan dibeberapa titik perlintasan yang dilalui para calon pendekar. Kapolres Ngawi menerangkan, pengamanan pengesahan PSHT dilakukan secara terbuka dan tertutup.

“Kita tetap stand by melakukan pengamanan full sesuai hasil kesepakatan sebelumnya.  Kami berpesan Pada dasarnya para calon pendekar maupun warga PSHT sendiri secara bersama menjaga situasi keamanan jangan sampai berbuat sesuatu hal yang merugikan masyarakat,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works