Rate this item
(0 votes)
Read 49 times

Project Description

Wednesday, 03 October 2018 00:00
Polres Ngawi dibanjiri Pemohon SKCK
Written by 

 Ngawi- Informasi pendaftaran CPNS nampaknya membuat warga Ngawi optimis untuk mencoba peruntungan tersebut. Mendasar hal tersebut dinas yang menjadi salah satu penyuplai persyaratan menjadi kewalahan di banjiri pemohon. Seperti halnya di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pemkab Ngawi, sehari bisa mengeluarkan 60 hingga 80 pemohon. Bergeser Mapolres ratusan pemohon ini mendatangi Polres Ngawi untuk pendaftaran SKCK Online Kepolisian Republik Indonesia (SKCK).

Diungkapkan oleh Kasatintelkam Polres Ngawi AKP Cecep Wahyudi mengatakan, pihaknya mulai kebanjiran permohonan SKCK sejak akhir September 2018 lalu hingga kini.  Cecep menambahkan, dalam sehari Polres Ngawi didatangi puluhan pemohon SKCK. Data yang masuk mulai pertengahan September hingga awal Oktober 2018 pemohon SKCK mencapai lebih dari 500 orang.

“Sejak awal September bulan kemarin kita khususnya bagian Satintelkam kebanjiran pemohon SKCK. Mayoritas untuk digunakan mendaftar rekrutmen CPNS tahun ini. Dalam perharinya rata-rata para pemohon mencapai puluhan orang,” beber AKP Cecep Wahyudi, Rabu, (03/10).

Dijelaskan, pelayanan SKCK di Mapolres Ngawi dibuka sejak pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB. Dia juga mengingatkan kepada pemohon untuk membawa persayaratan membuat SKCK. Syarat-syaratnya di antaranya adalah, membawa KTP asli dan fotokopi, membawa Kartu Keluarga asli dan fotokopi, membawa akta kelahiran asli dan fotokopi, serta pas foto 4×6 sebanyak 6 lembar. Biaya yang dikenakan adalah Rp 30 ribu.

“Kami imbau untuk pemohon supaya membawa syarat-syaratnya sebelum memohon pendaftaran,” ucapnya.

Membludaknya pemohon SKCK tidak sebanding dengan jumlah rekrutmen calon abdi Negara di wilayah Ngawi. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ngawi menyebut, jatah total formasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk Ngawi hanya 420 kursi. Sementara jumlah pengangguran potensial di kabupaten Ngawi mencapai lebih dari 3000 orang.  (Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works