Rate this item
(0 votes)
Read 45 times

Project Description

Thursday, 04 October 2018 00:00
Truk Jual Pupuk Bersubsidi 6,1 ton Berhasil di Gagalkan Petugas
Written by 

Ngawi - Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres  Ngawi berhasil menggagaljan jaringan jual beli pupuk bersubsidi antarkabupaten. Kejadian yang terjadi kemarin ini bermula dari petugas unit reskrim polsek Karangjati mendapati laporan dari warga yang tidak ingin di sebutkan identitasnya bahwasanya ada penjualan pupuk bersubsidi  yang dilakukan oleh warga Karangjati . Setelah petugas melakukan penyanggongan  di Jln. Umum turut Dsn. Pakolan Ds. Rejuno Kec karangjati Kab. Ngawi

ternyata benar adanya, operasi petugas tidak pulang dengan tangan hampa.  Petugas memberhentikan truk truck warna hitam nopol S 9472 UB,yang di duga bakal melakukan pengiriman pupuk. Mengetahui ada razia yang dilakukan petugas, truk yang dikemudikan oleh fatkur rohman, 44 th, swasta, almt Dsn. Sumbergaleh ds. Mbareng kec. Sekar kab. Bojonegoro tidak dapat berkutik (04/10). Dari hasil pemeriksaan petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 unit truk pupuk phonska sebanyak 42 sak.@50K  pupuk Urea Sebanyak 80 sak.@50Kg. 

“ Kami sudah mencium lama peredaran pupuk bersubsidi yang di jual keluar kota dan ternyata benar kami temukan di wilayah Karangjati “ Jelas Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Moh. Indra Nadjib

 Dari hasil lidik pupuk bersubsidi ini bakal di kirim di  wilayah Desa Mbareng Kecamatan  Sekar Kabupaten  Bojonegoro di perjualbelikan diatas harga standart. Pupuk yang dijualnya akan dijual ke petani di  Kabupaten Bojonegoro,   dengan setiap karung, dia jual Rp90-100 ribu yang semestinya setiap 50 kilogram dijual Rp70 ribu. Diakui oleh Kasat Reskirm Polres Ngawi pemilik masih dalam lidik dan siap-spa dengan pelanggaran Psl 21 (2) PERMEMDAG RI No.  15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian Jo pasal 2(1)dan(2) PERPES nomor 15/2011 tentang penetapan pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan Jo pasal 110 Jo pasal 35(2), pasal 36 UURI no. 7 tahun 2014 tentang perdagangan

“ Saat ini kami masih lidik pemilik pupuk tersebut dan berjanji bakal mengusut tuntas kasus penggelapan ini “ Tegas Kasat Reskrim Polres Ngawi. (Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works