Rate this item
(0 votes)
Read 84 times

Project Description

Tuesday, 16 October 2018 00:00
Diduga Hasil Hubungan Gelap Bayi Baru Lahir Dibuang
Written by 

Ngawi-Salah satu warga Ngawi harus berurusan dengan petugas setelah membuang bayinya. Sebut saja pelaku dengan identitas Ana, perempuan 29 tahun asal Ngawi yang selama ini tinggal di Perumahan Mutiara Blok BP. Saat ini pelaku harus mendekam di mapolres Sidoarjo Kota setelah ketahuan membuang bayi yang baru dilahirkannya sendiri, Rabu (12/9/2018).

Tidak kurang dari 24 jam petugas berhasil mengungkap identitas ibu pembuang bayi. Hingga kini petugas masih melakukan lidik atas apa yang di lakukan oleh perempuan ini mengaku tega membuang bayinya lantaran tidak disetujui suaminya. Kepada petugas pelaku mengakui bahwa bayi itu memang hasil hubungan gelap dengan pria lain.

"Suami tidak menyetujui saya merawat bayi dari hasil hubungan gelap," jawab Ana saat ditanya penyidik Polsek Sidoarjo.

Disebutkan juga bahwa selama ini kerap berhubungan intim dengan selingkuhannya itu di beberapa hotel di Sidoarjo. Semua tanpa sepengetahuan sang suami.

Ana mengaku melahirkan bayinya di bidan dekat tempat tinggalnya. Kemudian bayi sempat dibawa pulang, dan kemudian dibuang di blok lain di perumahan itu, Rabu sekira pukul 05.30 WIB.

"Dari penemuan itu, petugas melakukan penyelidikan. Akhirnya berdasar keterangan bidan setempat diketahui ada warga yang baru saja melahirkan. Dari situ akhirnya petugas menemukan pelaku pembuangan bayi ini," Jelas Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji

Dari pemeriksaan terhadap Ana, diketahui bahwa dia stress karena setelah melahirkan, suaminya tidak mau mengakui bayi tersebut. Dari situ kemudian dia memutuskan untuk membuangnya.

"Diakui juga dia punya selingkuhan. Seorang pria berinisial TR yang usianya sekitar 30 tahun, tinggal di Gedangan, Sidoarjo," jelas Kapolres.

Selain Ana, polisi juga memintai keterangan beberapa pihak. Termasuk suaminya. Hasilnya, sang suami juga mengiyakan bahwa istrinya itu kerap ketahuan berhubungan dengan pria lain.

"Bahkan dari keterangan beberapa saksi yang kami kumpulkan, tersangka ini juga pernah dua kali dibawa ke balai desa karena ketahuan berhubungan dengan pria lain," sebut seorang penyidik di Polsek Sidoarjo Kota.

Sekarang, Ana terancam mendekam di dalam penjara selama lima tahun. Dia dijerat dengan pasal 77 huruf b Undang-undang nomor 36 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Terkait nasib sang bayi yang dibuang, polisi masih berkordinasi dan menyerahkan kepada pelayanan sosial anak balita (PSAB) di bawah Dinsos Kabupaten Sidoarjo . Apakah dikembalikan ke orangtuanya atau bagaimana, masih dikordinasikan. Kita juga sudah mengkoordinasikan kepada pihak Mapolres Ngawi bahwasanya ada salah satu warganya yang menjadi pelaku di Sidoarjo.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works