Rate this item
(0 votes)
Read 78 times

Project Description

Tuesday, 23 October 2018 00:00
Petualangan Dukun Palsu Berakhir di Tangan Petugas
Written by 

Ngawi- Petualangan si dukun palsu akhirnya terhenti sudah di tangan petugas . Setelah mengaku sebagai dukun sakti yang bisa mengobati segala macam penyakit, BS (56), warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini mengelabui para korban dan menggondol uangnya.

 

Petualangan Basuki sebagai dukun palsu berakhir di tangan polisi usai mengelabuhi korbannya Wiji Lestari (60) warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

 

Kasat Reskrim polres Ngawi Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M.Najib Indra mengatakan, awalnya pelaku datang ke rumah korban hanya sebagai kenalan, pada Senin (8/10/2018) lalu. Entah bagaimana, korban menceritakan bahwa suaminya sakit.

 

"Dari situ pelaku merasa ada kesempatan. Apalagi pelaku memerlukan uang," tambah AkP Slamet.

 

Merasa ada kesempatan, lanjut Slamet, pelaku menjanjikan akan melakukan pengobatan dengan cara ritual. Namun ada syaratnya, yakni membeli alat untuk pengobatan.

 

"Korban percaya saja dan memberikan uang Rp 4,1 juta kepada tersangka," ujarnya.

 

Tidak sampai disitu, pelaku kembali datang pada Jumat (12/10/2018) lalu. Dalam kunjungan yang kedua, pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 500 ribu.

 

"Totalnya jadi Rp 4.6 juta. Korban percaya-percaya saja. Apalagi pelaku berpenampilan menyakinkan. Layaknya dukun dengan membawa keris," ujarnya.

 

Ritual yang dilakukan oleh pelaku nampaknya tidak membawa hasil. Penyakit suami korban tidak kunjung membaik.

 

"Korban merasa ditipu," imbuhnya.

 

Mendapati laporan korban, petugas kepolisian bergerak mengamankan tersangka di rumahnya. Kepada petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya. 

 

“Kami mengamankan yang bersangkutan (BS-red) dengan sejumlah barang bukti. Memang dalihnya terduga pelaku ini melakukan pengobatan dengan meminta uang kepada korban,” terang Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M.Najib Indra, Selasa, (23/10).

Barang bukti dari tangan BS ujarnya, satu unit sepeda motor Suzuki Shogun warna silver, tas ransel, tiga bilah keris dan dua ekor ayam bangkok. Dari perbuatanya itu BS dijerat dengan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works