Rate this item
(0 votes)
Read 59 times

Project Description

Monday, 29 October 2018 00:00
Amankan Sampang Polres Ngawi Kirimkan Personilnya
Written by 

Ngawi – Ingin memberikan bantuan kepada sesama jajaran kepolisian, Polres Ngawi terjunkan  sedikitnya 86 personel dikirim ke Kabupaten Sampang, Madura, Rabu, (24/10). Bukan tidak ada alasan melainkan BKO guna membantu pengamanan pemungutan suara ulang di daerah tersebut yang dilaksanakan pada 27 Oktober 2018 mendatang. Anggota polres Ngawi ini terdiri dari 3 setingkat perwira bertugas memberikan kepada puluhan brigadier.  

Diungkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu seusai melepas pasukan menegaskan, penempatan pasukan ke Sampang adanya masalah perbedaan jumlah suara saat penyelenggaraan Pilkada serentak yang telah digelar pada 27 Juni 2018 lalu. Kerawanan sendiri terjadi pada waktu pascapelaksanaan pemungutan suara dan terlebih sesudah penghitungan suara.

“Penempatan personel yang kita kirim ke Sampang berharap banyak untuk bisa memberikan keamanan dan fungsi POLRI sebagai pengayoman. Agar pelaksanaan pemungutan suara ulang di Sampang bisa berjalan, aman dan lancar,” tegas Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.

Dari informasi yang berhasil kami lansir berbagai sumber menyebutkan, bahwa duet pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sampang, Hermanto-Suparto mengajukan gugatan terkait perselisihan hasil Pilkada Sampang ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan ini meraih 252.676 suara, kalah dari pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat merebut 257.121 suara yang berarti ada selisih 4.445 suara. 

Bukan karena pengajuan ke peradilan semata, pasangan Hermanto-Suparto menduga adanya pelanggaran dalam proses Pilkada Sampang dan membawanya ke meja hijau MK. Dalam putusannya, majelis hakim MK yang diketuai Anwar Usman mengabulkan gugatan paslon Hermanto-Suparto dan memerintahkan KPU untuk menggelar pemilihan suara ulang Pilkada Sampang dengan mendasarkan pada DPT yang telah disempurnakan.

Sementara itu DPT sebelumnya, dinilai majelis hakim MK sebagai tidak valid dan tidak logis. Sebab, jumlah penduduk Kabupaten Sampang berdasarkan DAK2 Semester I Tahun 2017 per 30 Juni 2017 hanya berjumlah 844.872 jiwa, sedangkan DPT sebanyak 803.499 orang.

” Dengan keputusan yang kami ambil dalam peradilan tersebut semoga membawa Sampang menjadi lebih baik. “ ungkap panitera peradilan perselisihan Bacakada Sampang.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works