Rate this item
(0 votes)
Read 59 times

Project Description

Thursday, 01 November 2018 00:00
Dipendukcapil Optimis Pelayanan Prima Kepada Warga Ngawi
Written by 

Ngawi- Tidak berharap menjadi Dinas yang hanya diam dan tidak memberikan pelayanan yang optimal. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Ngawi terus berbenah diri memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang cepat, tepat dan gratis dengan tenaga pelayan yang humanis. Baik itu pelayanan Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik (e-KTP) maupun bermacam akte serta pengurusan pindah datang penduduk.

Pernyataan diungkapkan oleh Sugeng Kepala Dispendukcapil Ngawi menegaskan, untuk warga masyarakat tidak perlu khawatir dengan semua pelayanan adminduk. Seperti blangko e-KTP dan KK semua tercukupi termasuk akte dan lainya-lainya dengan pelayanan cepat akurat tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

“Kami akan terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam setiap pelayanan kepada warga masyarakat Ngawi,” tegas Sugeng Kepala Dispendukcapil Ngawi, Jum’at, (26/10).

Tidak hanya memberikan pelayanan di kantor saja pihaknya bakal jemput bola tandas Sugeng, dinasnya melakukan sosialisasi ke lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah maupun pondok pesantren yang tersebar di wilayah Ngawi. Ia tekankan, untuk proses administrasi semua akte baik kelahiran, perceraian, pernikahan, kematian dan akte pengesahan anak dilakukan secara free. Terutama untuk memproses akte kelahiran tidak lagi melalui proses persidangan meskipun lebih dari 60 hari.

Tambahnya lagi, terbitnya Surat Edaran dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 10 Oktober 2018 tentang kepengurusan pindah datang penduduk prosesnya dipermudah. Dalam edaran tersebut tidak mencantumkan syarat pengurusan pindah penduduk melalui surat pengantar baik dari RT, RW, Desa, maupun Kecamatan.

”Sudah kami terima surat edaran dari Kemendagri tersebut, terkait kepengurusan pindah datang penduduk dapat langsung ke Dispendukcapil Ngawi cukup membawa kartu keluarga, ” jelasnya.

Lebih lanjut sesuai UU 24 tahun 2013 pasal 15 (2) menjelaskan jika penduduk yang telah berdomisili di alamat baru lebih dari satu tahun atau berdasarkan kebutuhan bersangkutan untuk waktu yang kurang dari satu tahun, penduduk tersebut wajib mengurus kepindahannya.

Dalam surat edaran tersebut memuat jika per 10 Oktober 2018 pelayanan untuk pindah datang penduduk, penduduk cukup datang ke Dispendukcapil daerah asal dengan membawa e-KTP asli plus KK beserta fotocopynya.

Selanjutnya Dispendukcapil daerah asal akan menerbitkan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) yang mencantumkan alamat baru penduduk tersebut di daerah tujuan. SKPWNI nantinya sebagai rujukan untuk menerbitkan e-KTP dan KK baru di daerah tujuan.

Sebelumnya persyaratan pindah datang penduduk harus melalui surat pengantar dari tingkat RT, RW, atau Desa yang kemudian ke Kecamatan dan baru diproses di Dukcapil setempat. Adanya surat edaran yang baru dilakukan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah dan cepat.

“ Yang terbaik kami berikan kepada warga Ngawi dengan pelayanan optimal dan bermartabat” tutupnya.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works