Rate this item
(0 votes)
Read 68 times

Project Description

Friday, 23 November 2018 00:00
Ditinggal Seorang diri Warga Padas Nekat Gantung Diri
Written by 

Ngawi_Jumlah warga Ngawi mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, semakin meningkat saja. Hingga akhir bulan ini sejak awal tahun 2018 jumlah warga Ngawi mencapai belasan orang akibat gantung diri. Alasan merekapun beragam dari terhimpit masalah ekonomi hingga ketakutan ditinggal sodara atau orang terdekat mereka. Seperti halnya apa yang dialami oleh salah satu warga Dusun Geger, Desa Legokulon Kecamatan Kasreman Ngawi. Sebut saja korban dengan identitas Ngalimun 70th, nekat akhiri hidupnya di salah satu bladar kayu rumahnya dengan menggunakan tali kabel listrik warna hitam. 

 

Kisah tragis ini kali pertama diketahui oleh Ngadi 54th dan Dayat 70th yang tak lain tetangga korban, mencurigai rumah korban yang pagi itu sekitar pukul 07.30wib masih dalam keadaan menyala. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedua tetangga dekat korban ini nekat masuk ke rumah korban. Usaha mencari korban terhanti setelah salah satu saksi mata mengetahui Ngalimun sudah meninggal dengan cara menggantung. 

“ Saya bersama Dayat curiga lampu biasanya rumah tidak pernah menyala hingga pagi hari, namun setelah saya mencari korban sudah meninggal di ruangan dapur milik korban “ ungkap Ngadi. 

 

Petugas polsek Padas setelah mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi kejadian, bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.  Diungkapkan oleh Kapolsek Padas AKP H Pujianto Spd menjelaskan kematian korban murni gantung diri selain tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima sebagai musibah. 

 

Ditegaskan oleh kelaurga korban yakni putra kandung beberapa hari ini korban memang di tinggal seorang diri di rumah pasalnya saat sekarang keluarganya sudah memiliki rumah sendiri di wilayah karangasri.(ard) Ditinggal Seorang diri Warga Padas Nekat Gantung Diri

 

Ngawi_Jumlah warga Ngawi mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, semakin meningkat saja. Hingga akhir bulan ini sejak awal tahun 2018 jumlah warga Ngawi mencapai belasan orang akibat gantung diri. Alasan merekapun beragam dari terhimpit masalah ekonomi hingga ketakutan ditinggal sodara atau orang terdekat mereka. Seperti halnya apa yang dialami oleh salah satu warga Dusun Geger, Desa Legokulon Kecamatan Kasreman Ngawi. Sebut saja korban dengan identitas Ngalimun 70th, nekat akhiri hidupnya di salah satu bladar kayu rumahnya dengan menggunakan tali kabel listrik warna hitam. 

 

Kisah tragis ini kali pertama diketahui oleh Ngadi 54th dan Dayat 70th yang tak lain tetangga korban, mencurigai rumah korban yang pagi itu sekitar pukul 07.30wib masih dalam keadaan menyala. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedua tetangga dekat korban ini nekat masuk ke rumah korban. Usaha mencari korban terhanti setelah salah satu saksi mata mengetahui Ngalimun sudah meninggal dengan cara menggantung. 

“ Saya bersama Dayat curiga lampu biasanya rumah tidak pernah menyala hingga pagi hari, namun setelah saya mencari korban sudah meninggal di ruangan dapur milik korban “ ungkap Ngadi. 

 

Petugas polsek Padas setelah mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi kejadian, bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.  Diungkapkan oleh Kapolsek Padas AKP H Pujianto Spd menjelaskan kematian korban murni gantung diri selain tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima sebagai musibah. 

 

Ditegaskan oleh kelaurga korban yakni putra kandung beberapa hari ini korban memang di tinggal seorang diri di rumah pasalnya saat sekarang keluarganya sudah memiliki rumah sendiri di wilayah karangasri.(ard) 

Ditinggal Seorang diri Warga Padas Nekat Gantung Diri

 

Ngawi_Jumlah warga Ngawi mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, semakin meningkat saja. Hingga akhir bulan ini sejak awal tahun 2018 jumlah warga Ngawi mencapai belasan orang akibat gantung diri. Alasan merekapun beragam dari terhimpit masalah ekonomi hingga ketakutan ditinggal sodara atau orang terdekat mereka. Seperti halnya apa yang dialami oleh salah satu warga Dusun Geger, Desa Legokulon Kecamatan Kasreman Ngawi. Sebut saja korban dengan identitas Ngalimun 70th, nekat akhiri hidupnya di salah satu bladar kayu rumahnya dengan menggunakan tali kabel listrik warna hitam. 

 

Kisah tragis ini kali pertama diketahui oleh Ngadi 54th dan Dayat 70th yang tak lain tetangga korban, mencurigai rumah korban yang pagi itu sekitar pukul 07.30wib masih dalam keadaan menyala. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedua tetangga dekat korban ini nekat masuk ke rumah korban. Usaha mencari korban terhanti setelah salah satu saksi mata mengetahui Ngalimun sudah meninggal dengan cara menggantung. 

“ Saya bersama Dayat curiga lampu biasanya rumah tidak pernah menyala hingga pagi hari, namun setelah saya mencari korban sudah meninggal di ruangan dapur milik korban “ ungkap Ngadi. 

 

Petugas polsek Padas setelah mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi kejadian, bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.  Diungkapkan oleh Kapolsek Padas AKP H Pujianto Spd menjelaskan kematian korban murni gantung diri selain tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima sebagai musibah. 

 

Ditegaskan oleh kelaurga korban yakni putra kandung beberapa hari ini korban memang di tinggal seorang diri di rumah pasalnya saat sekarang keluarganya sudah memiliki rumah sendiri di wilayah karangasri.(ard)

What we did

Visit Project
Recent Works