Rate this item
(0 votes)
Read 182 times

Project Description

Friday, 14 December 2018 00:00
Tikus Merajalela Wakil Bupati Ngawi Gropyok  Hama Padi
Written by 

Ngawi – Hama tanaman padi satu ini cukup membuat kerugian yang tidak sedikit bagi para petani Ngawi. Kali ini bukan sembarang tikus pengerat melainkan masuk kategori hama yang meresahkan petani. Setelah memanfaatkan jebakan tikus beraliran listrik menjadi senjata makan tuan, kini petani di wilayah Ngawi, Jawa Timur intensifkan dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Ditambah pula dari pihak petugas adanya larangan penggunaan jebakan tikus tersebut yang mengakibatkan angka kematian di Ngawi mencapai 7 orang. 

Seperti apa yang dilakukan oleh warga di Desa Dempel, Kecamatan Geneng puluhan petani dibawah komando Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar melakukan gropyokan ke sarang tikus di wilayah area persawahan wilayah setempat, Rabu, (12/12/2018). Dengan senjata pentungan petani langsung membantai satu persatu tikus.

“Kita ingin kembali ke tempo doloe yakni lakukan pembasmian hama tikus dengan cara yang lebih ramah. Tidak menggunkan jebakan listrik itu sangat berbahaya tercatat ada tujuh petani meninggal selama tahun 2018 ini,” jelas Ony Anwar.

Ia mengingatkan, kepada semua petani jangan sampai menggunakan cara yang sekiranya membahayakan nyawa. Justru sebaliknya, dengan gerakan gropyok tikus akan bisa mengurangi salah satu hama pengerat tersebut dengan maksimal. Bahkan dalam waktu dekat ini pihaknya bakal menggiatkan kembali dengan menangkarkan burung hantu agar menjadi predator alami tikus.

“Apalagi sudah jelas-jelas polisi melarang jebakan tikus beraliran listrik. Makanya petani harus aktif dan menggiatkan kembali penangkaran burung hantu,” ulas Ony.

Ditempat yang sama guna merangsang petani menggelar gropyokan tikus pihak perangkat desa setempat memberikan semacam ‘reward’. Sugeng Wiyono Kepala Desa Dempel pihaknya memberikan hadiah kepada petani berupa uang tunai bagi yang mendapatkan tikus.

“Bagi petani yang berhasil menangkap tikus akan kami berikan 1000rupiah per ekornya, ini sebagai semangat para petani saja,” Tegas Kepala Desa Dempel.(Ard)

What we did

Visit Project
Recent Works