Sekitar Ngawi

Sekitar Ngawi (160)

Monday, 24 September 2018 00:00

Ribuan Pendekar Disahkan Bulan Ini

Written by

Ngawi – Menjadi salah satu perguruan pencak silat tertua dan di terima di hati warga masyarakat di tanah Jawa. Sekarang tidak hanya menjadi perguruan pencak silat terbesar di Tanah Jawa terus tumbuh berkembang diberbagai belahan nusantara  hingga di terima oleh negara luar.  Seperti yang terjadi di Ngawi, Jawa Timur,  perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan perguruan pencak silat terbesar di Indonesia. Tahun 2018 ini atau 1440 Hijriyah PSHT  dan dibulan ini Perguruan mengesahkan 3.662 pendekar baru berasal dari 19 ranting PSHT yang  tersebar di beberapa kecamatan Kabupaten Ngawi,(20/09).

Kegiatan prosesi pengesahan pendekar baru PSHT tersebut dilaksanakan dibagi dengan 10 gelombang  Para pendekar baru nantinya tercatat sebagai warga PSHT tingkat I yang berhak memakai sabuk putih besar dan diberi kartu tanda anggota (KTA) dengan nomor induk yang dikeluarkan oleh PSHT Pusat Madiun.

Sugeng Hariyono Ketua PSHT Cabang Ngawi mengatakan, pengesahan ribuan pendekar itu melibatkan 22 orang dewan pengesah yang diambil dari pendekar sebagai warga PSHT tingkat II. Seperti pengesahan pada malam pertama kali ini tercatat ada 385 pendekar baru berasal dari dua ranting PSHT yakni Kasreman dan Kwadungan.

“Malam ini memang dimulai prosesi pengesahan pendekar baru PSHT. Jumlahnya dibandingkan tahun lalu bertambah besar lebih dari seribu pendekar,” terang Sugeng Hariyono, Sabtu (23/09).

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi keamanan dan ketertiban baik berangkat maupun kepulanganya dari pengesahan di Aula PSHT Cabang Ngawi Jalan Bernadib harus menumpang kendaraan tertutup jangan sampai bak terbuka. Jika terpaksa mengendarai sepeda motor harus mentaati semua ketentuan peraturan lalu-lintas.

“Jauh hari sebelum pengesahan kami bersama Polres Ngawi telah membicarakan soal pengamanan. Termasuk para calon pendekar berangkat maupun pulangnya diharapkan menggunakan kendaraan roda empat secara tertutup. Kalau terpaksa motoran ya harus disiplin terhadap ketentuan lalu-lintas jangan ugal-ugalan di jalan raya yang mengganggu pengguna jalan lainya,” jelasnya.

Selain itu Sugeng berpesan kepada warga baru PSHT untuk menjauhi narkoba yang menjadi tren kejahatan yang seringkali melibatkan usia remaja. Mengingat kejahatan narkoba sama sekali tidak bisa ditolelir baik hukum negara maupun agama. Tidak sebatas itu, sebagai warga baru harus menjaga kerukunan ditengah masyarakat dan menciptakan situasi yang adem.

Sedangkan malam pertama pengesahan pendekar baru PSHT saat ini Polres Ngawi menerjunkan ratusan personel kepolisian. Mereka ditempatkan dibeberapa titik perlintasan yang dilalui para calon pendekar. Kapolres Ngawi menerangkan, pengamanan pengesahan PSHT dilakukan secara terbuka dan tertutup.

“Kita tetap stand by melakukan pengamanan full sesuai hasil kesepakatan sebelumnya.  Kami berpesan Pada dasarnya para calon pendekar maupun warga PSHT sendiri secara bersama menjaga situasi keamanan jangan sampai berbuat sesuatu hal yang merugikan masyarakat,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.(Ard)

Monday, 24 September 2018 00:00

Seloondo Menjadi Destinasi Wisata Perlu Perhatian Khusus

Written by

Ngawi - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Widya Sapta Pesona melaksakan sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di Bukit Perkemahan Seloondo Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (17/9/18).

Kegiatan Kemenpar tersebut dengan menggandeng komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono serta Dinas Pariwisata Pemuda dan OLahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi berlangsung dengan antusias. Sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona ini diikuti oleh Asosiasi Desa Wisata (ASIDEWI) Se-kab Ngawi, Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), Perwakilan Mahasiswa, karang taruna dan  komunitas pecinta wisata.   

 

Kepala Widya Sapta Pesona Kemenpar A. Kohar menjelaskan bahwa Wisata adalah asset seperti tambang emas yang tidak akan pernah habis dan terus berkembang dengan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi wisata itu sendiri karena terus di kunjungi, masyarakat dan pemerintah akan merasakan peningkatan PAD maupun kesehteraan. 

“ Guna mewujudkan wisata yang berkembang adalah bagaimana adanya hubungan korelasi antara pemerintah, DPR RI dan masyarakat agar memajukan wisata itu sendiri “ tegas A. Kohar Staf kepala Kemenpar. 

 

Sementara Kordinator Tenaga Ahli (TA) Edhie Baskoro Yudhoyono, David Christian saat membuka agenda Sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona di Desa Ngrayudan  2018, menyampaikan kegiatan sosialisasi tersebut merupakan kerja sama Komisi X DPR RI  dalam hal ini Mas Ibas dengan Kemenpar yang sinergis meningkatkan wisata lokal menjadi sector wisata unggulan sesuai dengan progamnya.

“ Alhamdulilah sosialisasi ini merupakan kegiatan Griya Aspirasi mas Ibas  yang ada di dapilnya sebagai hasil kerja bareng dengan Kemenpora, besar harapan kami untuk mewujudkan wisata lokal menjadi hits, maju serta unggul” ungkap David.

Lebih lanjut David menyampaikan Ibas sebagai anggota DPR RI yang ditugaskan untuk mengawal progam-program dari Komisi X memiliki kewajiban dalam mengawal obyek wisata lokal yang ada di daerah pemilihannya agar kiranya lebih meningkat range.

“ Tidak hanya wisatawan local saja yang datang ke seloondo ini, kita harapkan wisatawan luar negeri menjadi salah satu bagian dalam keikutsertaan dalam kunjungan di wisata local ini”  Tambah David.   

Kami griya aspirasi menjadi satu dalam mitra kerja ingin mendukung penuh peningkatan obyek wisata lokal, tidak hanya dalam kontek ini saja akan tetapi berkelanjutan agar kiranya menjadi potensi wisata local yang maju dan unggul semakin baik dan lebih baik.

Bumi Perkemahan Selo Ondo terletak di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, berjarak 30 Km dari pusat kota Ngawi. Letaknya yang berada di kaki Gunung Lawu membuat Selo Ondo memberikan hawa yang sangat sejuk dan nyaman.

Selo Ondo berasal dari kata selo(jawa) yang mempunyai arti batu dan ondo(jawa) yang mempunyai arti tangga, Selo Ondo berarti tangga batu, namun banyak juga yang menyebutnya Selondo. Kawasan ini biasa digunakan sebagai Bumi Perkemahan (buper) oleh berbagai komunitas. Pemandangan yang indah berlatar belakang hutan pinus serta kesejukan udara pegunungan mendukung kegiatan adventure dan penjelajahan serta out bond.

Dalam satu area Wisata Bumi Perkemahan Selo Ondo Desa Wisata Ngrayudan ini terdapat beberapa hal menarik yang juga bisa kamu kunjungi, seperti :

1.Situs Mosinan Kijang

2.Sanggar Tari Budaya Ngrayudan

3.Sendang Keputren

4.Watu Bungkus

5. Taman Wisata Hutan Segawen serta River Tubing Kali Cunthang yang tidak jauh dari Selo Ondo. 

Medannya yang naik turun cocok untuk menguji kekuatan fisik para pengikut organisasi kemanusiaan maupun kemasyarakatan. Terdapat pula sebuah sungai yang indah dengan jembatan layang yang membelah sungai tersebut, terdapat pula area rock climbing bagi yang punya nyali dan bernuansa meningkatkan adrenalin.(Ard)

Page 1 of 80