Sekitar Ngawi

Sekitar Ngawi (235)

Friday, 18 January 2019 00:00

Relawan Difabel Ngawi, Optimis Sukses Pemliu 2019

Written by

Ngawi - Banyak jalan menuju Roma nampaknya peribahasa ini cocok dengan apa yang di lakukan oleh penyelenggara Pemilu Kabupaten Ngawi. Tidak ingin partisipasi pemilih dalam pemilu 2019 mendatang, terkendala karena tidak menyasar kepada mereka yang berkebutuhan khusus KPUD Ngawi rekrut relawan yang berbasic dari para penyandang Disabilitas.  Setelah lulus uji seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi memberikan space khusus bagi penyandang disabilitas diwilayahnya untuk berpartisipasi pada pesta demokrasi Pemilu 2019 mendatang. Kali ini tercatat ada 5 orang penyandang disabilitas yang di tetapkan menjadi relawan demokrasi Pemilu 2019.

Kelimanya orang yang menyandang tuna daksa, tuna rungu maupun cacat bawaan berangkat dari berbagai wilayah desa di Ngawi. Pada dasarnya mereka sangat optimis bisa menjadi bagian dari relawan demokrasi.

Salah satunya yang dituturkan Eko Sugiarto (39) asal Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Ngawi dengan memakai bahasa isyarat ia mengaku mendapat apresiasi tersendiri dari KPU dengan menjadi bagian relawan demokrasi. Eko pun yakin mampu berkomunikasi dengan caranya agar partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 lebih maksimal.

Melalui penterjemahnya Eko Sugiarto akan aktif melakukan sosialisasi Pemilu dengan sasaran sesama penyandang difabel. Dengan waktu tiga bulan ini tandas Eko, yakin semua materi sosialisasi tentang kepemiluan akan diterangkan secara gamblang ke hak pilih khususnya bagi mereka yang mempunyai kebutuhan khusus di Kabupaten Ngawi. (Ard)

Friday, 18 January 2019 00:00

10 Menit di Terjang Angin, Rumah Warga Ngawi Roboh

Written by

Ngawi -Bancana alam nampaknya tidak lepas dan masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian warga Kabupaten Ngawi. Kekhawatiran warga akan bencana alam banjir di wilayah Kwadungan, belum lagi longsor untuk wilayah Ngawi barat dekat dengan lereng gunung lawu. Ditambah terjangan angin puting beliung disertai hujan yang kemarin (15/01) menerjang di beberapa wilayah Kabupaten Ngawi menyisakan duka bagi warganya. 

Sekitar pukul 17.00 WIB angin puting beliung menerjang berbagai wilayah Ngawi, Jawa Timur. Akibatnya satu rumah roboh tertimpa pohon dan beberapa rumah lainya mengalami kerusakan tepatnya di Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Ngawi.

Sementara data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi menyebutkan selain di Kecamatan Bringin sapuan angin kencang juga terjadi beberapa desa di Kecamatan Kedunggalar. Diinformasikan  terdapat puluhan rumah warga rusak diterjang angin disertai hujan.

“ Guna meringankan para warga yang tertimpa musibah petugas gabungan terdiri dari  kepolisian, TNI dan relawan memperbaiki rumah yang rusak. sekaligus tim kita melakukan pendataan jumlah kerusakan rumah,” terang Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Ngawi, Rabu, (16/01/2019).

Karena saat sekarang cuaca kembali ekstrem pihaknya menghimbau, kepada semua warga untuk ekstra waspada ketika rumahnya berdekatan dengan pohon. Jika ada pohon yang berpotensi roboh Heru meminta untuk ditebang apalagi posisinya ada disamping rumah. Tidak hanya itu saja pihaknya juga memfokuskan untuk warga Ngawi di sekitar lereng Gunung Lawu untuk meningkatkan kewaspadaan pasalnya curah hujan yang tinggi rentan dengan tanah longsor.

“ Cuaca ekstrem saya harap para warga Ngawi khususnya untuk daerah rawan bencana untuk lebih hati-hati dan waspada” tegasnya (Ard)

Friday, 18 January 2019 00:00

Hari Ultah, Perangkat Desa Ngawi Peluk Jokowi

Written by

Ngawi - 14 Januari 2019 hari yang cukup spesial bagi Nuryanto Perangkat Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Bagaimana tidak di hari ulang tahunnya perangkat desa berstatus kaur keuangan ini berhasil menembus penjagaan ketat paspampres dan memeluk penuh suka sekaligus haru presiden ke 7 Joko Widodo dihadapan ribuan perangkat desa se-Indonesia.

Di ceritakan oleh Nur demikian panggilan akrab perangkat Desa Wonokerto, karena terlalu bahagia bisa dekat dengan seseorang yang dikagumi dan sudah menjadi impiannya di hari ultah ke 48 ini bisa dekat dengan presiden. 

" Saya sangat senang sekali, karena terlalu senang tidak terasa niat yang sudah di rencanakan sebelum berangkat ke Jakarta ini bisa terpenuhi sampai menangis " ucapnya dengan terbata. 

Berhasil dekat dan memeluk presiden ini berawal dari presiden RI menemui ribuan aksi demo perangkat desa se-Indonesia. Aksi demo yang awalnya akan di gelar di depan istana kepresidenan, dialihkan oleh Jokowi ke gedung Istora Senayan, Jakarta agar ribuan perangkat desa tidak kehujanan. 

“ Setelah selesai memberikan sambutan Pak Jokowi yang turun dari podium langsung saya hampiri dan saya peluk “ tambahnya. 

Tuntutan ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yakni penyerataan kesejahteraan pengahasilan mereka dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) Golongan IIA. Yakni Di revisinya Peraturan Pemerintah no. 43 dan 47 Ditambah pemberian pelayanan kesehatan berupa BPJS dalam waktu dekat. Membuat sosok dari perangkat desa yang hendak mancung menjadi Calon Kepala Desa Wonokerto Kecamatan Kedunggalar Ngawi menjadi penyemangat tersendiri. 

“ Setelah berhasil memeluk pak Jokowi, semoga lancar pula saya membawa amanah  warga Desa Wonokerto” imbuhnya.

Friday, 18 January 2019 00:00

Gandeng Relawan Backup Pemilu

Written by

Ngawi - Genderang pesta demokrasi sudah mulai dekat, penyelenggara PEMILU berbenah diri untuk mempersiapkan personil hingga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sepertihalnya apa yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi membuka pendaftaran sedikitnya  55 orang relawan demokrasi untuk Pemilu 2019.  Diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Ngawi Samsyul Wathoni, unsur dari 55 orang relawan demokrasi meliputi berbagai macam basis masyarakat tidak ada persyaratan khusus agar kiranya dapat menyasar ke semua sektor.

Tugas dari relawan ini adalah mereka menyasar pemilih yang sudah berkeluarga, pemilih pemula, pemilih perempuan, penyandang disabilitas, kaum marginal, komunitas, keagamaan, warga internet dan basis warga adat dan budaya. Perekrutan relawan demokrasi ini guna meningkatkan partisipasi pemilih dan membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam pelaksanaan Pemilu 2019. 

“ Adanya relawan ini pada intinya untuk menekan angka golput pada proses pemilihan suara mendatang,”  Jelas Toni demikian panggilan akrab Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Senin, (14/01/2019).

Guna  menyasar mereka dengan kebutuhan khusus, KPUD Ngawi telah mempersiapkan 5 personil guna memberi ruang untuk mengakses hak pilihnya. Jumlah tersebut kata Toni sekarang ini sudah terpenuhi menjelang penutupan pendaftaran relawan demokrasi Selasa besok, (15/01/2019).

Tambah Ketua KPUD Ngawi kendati tugas mereka hanya sebagai penyuntik semangat agar menggunakan hak pilihnya. Namun ada persyaratan yang harus di penuhi yang diantaranya berusia minimal 17 Tahun dan berijazah minimal SLTA/sederajat, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan bukan bagian dari penyelenggara pemilu.

Tidak hanya itu saja bagi pemohon relawan demokrasi  mereka harus memiliki pengalaman dalam kegiatan penyuluhan atau aktif dalam organisasi kemasyarakatan atau kemahasiswaan. Agar terinci dan terlaksana dengan baik pemohon wajib membuat program kerja yang nantinya dapat di implentasikan.

“Tugas mereka hingga pelaksaan pesta demokrasi 2019 berakhir yakni bulan april dari perekrutan di bulan Januari,” tutupnya.(Ard)

Page 1 of 59