Sekitar Ngawi

Sekitar Ngawi (123)

Monday, 04 December 2017 00:00

Antisipasi Kerawanan Pilkades Dewan Turun Sidak

Written by

Ngawi- Tidak ingin kecolongan dan mengantisipasi kerawanan politik jelang pilkades Anggota Komisi I DPRD Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah desa untuk memastikan pelaksanaan pilkades serentak yang digelar pada 03 Desember 2017 mendatang bisa berjalan sesuai mekanismenya. Empat orang wakil rakyat yang mewakili Komisi I pertama kalinya sasar di Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Senin (27/11).

Didesa ini, para wakil rakyat melihat dari dekat proses tahapan yang dilakukan panitia pilkades desa setempat. Dijelaskan, di Desa Kenongorejo mulai hari ini hingga tiga hari kedepan masuk pada tahapan kampanye yang diikuti lima orang calon kades. Dari hasil pantauan, pelaksanaan kampanye berjalan kondusif tidak ditemukan indikasi gesekan maupun kontra antar pendukung calon kades.

“Hasil sidak kali ini terpantau aman dari berbagai sisi. Baik itu dari tahapan pilkades maupun koordinasi dengan aparat,” terang Siswanto Sekretaris Komisi I DPRD Ngawi, Senin (27/11).

Jelasnya, sidak tidak sebatas ke Desa Kenongorejo melainkan ke tiga desa dari tiga kecamatan  lainya seperti Campurasri-Karangjati, Paras-Pangkur dan Tambakromo-Padas. Semua desa yang di sidak beber Siswanto, masuk pada tahapan kampanye calon kades dalam situasi kondusif. Sambungnya, dari 14 desa yang bakal melaksanakan pilkades serentak ada 2 desa yang terindikasi kerawanan.

“Sesuai pemetaan kita mendasar informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber memang ada dua desa yang diprediksi rawan gesekan antar pendukung. Tetapi kita berharap kepada semua pihak yang berkompeten terus mematau situasinya biar pilkades ini sebagai pesta demokrasi tingkat bawah bisa berjalan baik,” urai Siswanto.

Terpisah, Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi menerangkan, untuk mengantisipasi kerawanan pilkades dilapangan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan jajaran polsek maupun koramil. Kabul demikian sapaan akrabnya, meyakini pelaksanaan pilkades serentak yang tinggal menghitung hari tersebut bakal terlaksana sesuai yang dijadwalkan. Dan pelaksanaan pilkades nanti tetap memakai sistim terbaru melalui pungutan suara per dusun dengan pola TPS. 

“ Kita mengharapkan situasi pemilihan kepala desa yang kondusif tidak ada masalah administrasi hingga pergesekan antar pendukung sehingga pesta demokrasi di tingkat desa ini bisa berlangsung lancar” Tegasnya(ARD)

Monday, 04 December 2017 00:00

Kebo Ketan Anemo Masyarakat Ngawi

Written by

 Ngawi-Menuju puncak ritual budaya upacara Kebo Ketan mengambil tema Penawar Racun Divide Et Impera pada Minggu 03 Desember 2017. Kini sajian budaya khas besutan Bramantyo Prijosusilo diawali dengan proses memandikan atau dikenal dengan istilah ‘guyang’ sang Kebo Ketan di Sendang Margo masuk Alas Begal setelah diarak dari lapangan bola di Desa Sekarputih, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Sabtu (02/02).

Kemudian sesuai rundownya, upacara akan berakhir pada 04 Desember 2017 ditandai selesainya pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh dalang Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta. Namun sebelumnya, pada puncak ritual Kebo Ketan didukung 873 seniman dari berbagai latar seni yang datang dari berbagai daerah.

Dari data yang ada disebutkan, untuk komunitas Prana dari Ubud Bali yang didukung belasan personel akan menampilkan musik dan tari. Selain itu, dari Yogyakarta tercatat akan menampilkan grup muda berisi musisi jenius, Brightsize Trio yang baru kembali dari tur di Eropa.  Sementara itu Denny Dumbo dan kawan-kawan, akan menyajikan musik sakralisasi mengiring puncak upacara penyembelihan Sang Kebo Ketan.

Sedang dari Jakarta akan datang kelompok Bonita & The Hus Band, dan Dima Miranda & The Jatiwangi Art Factory, serta KH. Dr. Zastrouw Ngatawi dan Ki Ageng Ganjur. Kelompok rock dari era tahun 1990 an, Elpamas, akan menjadi gong pertunjukan musik Upacara Kebo Ketan, membawa formasi istimewa dengan 2 vokalis. Satu satunya musisi yang tampil sendiri adalah baladawan Yogyakarta Sri Krishna.

Pada prosesi upacara Kebo Ketan juga melibatkan seniman lokal Ngawi dan tentunya menampilkan berbagai pentas seni seperti Reog Kebonagung Sekarputih, kelompok hadrah dan tari Sufi Madin Al Fatih dari Ngrambe, serta Penthul Melikan, dan kerawitan dari Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Ngawi ditambah warga yang terlibat di dalam persiapan dan pelaksanaan artistik dan teatral prosesi.

Beberapa seniman kebanggaan Indonesia dengan reputasi internasional juga bakal dilibatkan seperti Djoko Pekik dan Heri Dono, seniman gerak rohani (gerak Amerta) Suprapto Suryodarmo dan seniman performas Arahmaiani. Aktor senior Otig Pakis akan melaksanakan penyembelihan Sang Kebo Ketan. 

“Acara tradional yang di kemas secara apik ini berhasil menarik anemo masyarakat Ngawi dan luar daerah sehingga Ngawi dapat terkenal” jelas Dian salah satu pemerhati Seni Ngawi.(ARD)

Page 4 of 62