SPORT

SPORT (15)

Monday, 16 July 2018 00:00

Prancis Juara Piala Dunia 2018

Written by

Moskow - Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Les Bleus mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 dalam laga final yang dilangsungkan di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018) malam WIB.

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum.

Di babak kedua, skuat besutan Didier Deschamps membuat dua gol tambahan melalui Paul Pogba dan Kylian Mbappe. Sementara Kroasia hanya menambah satu melalui Manduzkic, memanfaatkan kesalahan yang dibuat kiper Hugo Lloris.

Prancis pun menjadi juara Piala Dunia 2018.

Ini menjadi titel kedua Prancis, setelah yang pertama didapat pada tahun 1998. Di 2006 Prancis juga masuk final, tapi mereka kalah melalui adu penalti dari Italia.

Bagi Kroasia, kekalahan ini memupus harapan mereka untuk merebut trofi Piala Dunia untuk kali pertama. Ini jadi capaian terbaik negara tersebut di Piala Dunia, setelah pada 1998 merebut posisi tiga.

Thursday, 03 May 2018 00:00

Real Madrid Vs Liverpool, Final Ideal

Written by

Gelaran Liga Champions musim 2017-2018 telah sampai pada babak final yang mempertemukan Real Madrid dan Liverpool. Final yang akan digelar di Kiev, Ukraina, pada 26 Mei 2018, bisa dianggap final ideal. Dilihat dari statistik gol, seperti yang dilansir dari situs resmi UEFA, Liverpool sudah mencetak 40 gol pada gelaran Liga Champions musim ini. Trio penyerang andalan Liverpool, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah, sudah memberikan kontribusi yang hebat untuk timnya, yaitu mencetak sejumlah 29 gol. Ditambah dengan ambisi dari Juergen Klopp yang ingin berusaha sekuat tenaga memenangi gelar Liga Champions ini, Liverpool dipastikan akan memberikan perlawanan hebat kepada Real Madrid

"Kami akan mencoba untuk meraihnya," kata Klopp kepada BBC Sport, seusai laga kedua semifinal kontra AS Roma, Rabu (3/5/2018). Liverpool akan memenangi gelar keenam Liga Champions yang terakhir kalinya diraih pada 2005. Sementara itu, Real Madrid yang sudah menjadi juara Liga Champions dua tahun berturut-turut akan berusaha untuk menciptakan rekor di Kiev. "Kami memiliki kesempatan sekarang untuk mempertahankan gelar juara di Kiev,” kata Zidane dilansir BolaSport.com dari laman resmi UEFA (2/5/2018).

Apalagi, penyerang Real Madrid, Karim Benzema, tengah dalam kepercayaan tinggi karena berhasil menjadi penentu lolosnya Real Madrid saat melawan Bayern Muenchen pada laga kedua babak semifinal Liga Champions. "Saya bahagia dengan dua gol ini. Kadang saya mengalami masa yang bagus dan tidak jarang mengalami masa sulit," kata Benzema dikutip dari situs resmi UEFA, Rabu (2/5/2018). "Saya sangat menikmati pertandingan ini dengan fans dan seluruh tim. Ini sangat fantastis, kami kembali ke partai final," tutur mantan pemain Lyon ini. Pertemuan antara Liverpool dan Real Madrid pada babak final Liga Champions menjadi kilas balik tahun 1980.

Saat itu, Liverpool berhasil meraih gelar Liga Champions setelah mengalahkan Madrid 1-0 melalui gol Alan Kennedy pada menit ke-81. Lantas, apakah Liverpool mampu membuat sejarah itu terulang kembali? Ataukah Real Madrid bisa memenangi gelar ketiganya berturut-turut? (Sumber:Kompas.com)

Tuesday, 14 November 2017 00:00

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018

Written by

Milan - Italia hanya akan menjadi penonton di Piala Dunia 2018. Gli Azzurri gagal lolos ke putaran final setelah disingkirkan Swedia di babak play-off.

Italia dipastikan tersisih setelah bermain imbang 0-0 dengan Swedia pada pertandingan leg kedua play-off di San Siro, Selasa (14/11/2017) dinihari WIB. Hasil tersebut membuat Italia kalah agregat 0-1 dari Swedia.

Setelah kalah di leg pertama, Italia bermain menyerang total di San Siro. Tim besutan Giampiero Ventura itu memaksa Swedia bertahan di sepanjang pertandingan.
Akan tetapi, permainan Italia cenderung monoton. Alhasil, banyak serangan yang terbuang sia-sia. Meski mereka mendapatkan beberapa peluang bagus, tak satu pun yang berujung gol.

Italia, juara dunia empat kali, akhirnya harus menangisi kegagalan mereka lolos ke putaran final pada tahun depan. Dalam sejarah Piala Dunia, Italia sebelumnya cuma sekali gagal lolos, yaitu pada 1958. (sumber: Detik/sepakbola)

Ngawi-Seperti diungkapkan oleh Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPRD Ngawi mendasar dari penerimaan tembusan somasi LBH Bhirawa yang ditujukan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Ngawi pada 30 Agustus 2017 lalu.  Dinilai kurang memperhatikan cabang olahraga dan kurang transparn dalam kelola anggaran Ketua Soni Suprasono KONI Ngawi tidak cakap dalam pembinaan ke cabang olahraga (cabor) beberapa tahun terakhir ini.(05/09)

“Setelah menyimak dan menyimpulkan tuntutan dalam somasi LBH Bhirawa,  cukup masuk akal untuk ditindaklanjuti, pihaknya meminta kepada esekutif untuk lebih tegas dalam menyingkap hal itu agar tidak berkepanjangan,” Ketua DPRD Ngawi.

Antok demikian panggilan akrab Ketua DPRD Ngawi menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan Soni Suprasono sebagai Ketua KONI Ngawi. Pertama, apakah KONI Cabang Ngawi sudah melaksanakan fungsi sesuai kapasitasnya dalam beberapa tahun terakhir ini, sudahkan berprestasi jika disandingkan dengan anggaran yang diterima lebih-lebih di tahun 2017 ini dengan menerima dana hibah Rp 2,7 miliar melalui pos APBD.

Kedua, disorot tentang keberpihakan dari aspek pelaksanaan fungsi KONI dalam hal pembinaan sudahkah menyentuh ke semua cabor yang ada mengingat keberadaan pengurus KONI Cabang Ngawi dipilih oleh cabor itu sendiri. Dan ketiga, tentunya permasalahan paling krusial yakni tentang masalah pemerataan anggaran KONI terhadap cabor atas anggaran yang dikelola sudahkan dipertanggungjawabkan secara benar dan transparan.

Pihaknya menyanyangkan dari kepemimpinan ketua KONI sekarang tidak memperhatikan club sepak bola yang sekarang mengharumkan nama Kabupaten Ngawi. Sebaliknya pengelolaan anggaran di serahkan ke club yang notabene belum memberikan prestasi membanggakan. 

“Sangat ironis ketika ada club sepakbola yang jelas dan real statusnya demikian juga kegiatanya dan menduduki Liga PSSI malah diumbar tanpa sepeserpun mendapat plotting anggaran. Anehnya, malah mengelola anggaran sendiri terhadap club sepakbola yang tidak jelas statusnya bahkan pola manajemen anggaranya pun sangat detail sampai laundry  kostum pemain dianggarkan” tegasnya.

Koordinator LBH Bhirawa Ngawi Gembong Pranowo melakukan somasi langsung ke Soni Suprasono Ketua KONI Cabang Ngawi. Dimana dalam satu tuntutanya meminta KONI Cabang Ngawi untuk menyampaikan program kerja dan penggunaan dana hibah dari Pemkab Ngawi senilai Rp 2,7 miliar bersumber APBD 2017 kepada semua cabor paling akhir 15 September 2017. Jika tidak, Gembong pun mengancam akan membawa permasalahan itu ke ranah hukum sesuai ketentuanya. Pihaknya menduga adanya hal yang tidak wajar dalam pengelolaan anggaran tersebut dan tidak sampai ke sasaran.(ARD)

Page 1 of 4