Berita Jatim

Berita Jatim (13)

Ngawi - sedikitnya ratusan pasukan gabungan sebanyak 673 personel baik dari anggota kepolisian jajaran Polres Ngawi, Kodim dan Yon Armed 12 Ngawi akan mengamankan jalanya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 27 Juni 2018 mendatang. Nantinya, ratusan petugas ini akan menyebar di 1.551 Tempat Pemungutan Suara ( TPS).

 

“Anggota pengamanan yang kami siapkan untuk memastikan jalanya pemungutan suara di TPS berjalan lancar tidak ada gangguan,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu usai menggelar apel pasukan di alun-alun Ngawi, Senin, (25/06).

 

Jumlah pasukan gabungan tersebut juga ditambah petugas Lingkungan Masyarakat (Linmas) sebanyak 3.102 orang dari 213 desa plus 4 kelurahan. Mereka akan memantau langsung proses pelaksanaan pemungutan suara yang langsung bebas dan rahasia. Sehingga setiap pemegang hak suara merasa nyaman ketika di TPS.

 

Ditegaskan oleh Kapolres Ngawi, di wilayah Ngawi hasil pantauan selama ini disinyalir ada 6 titik rawan. Meski demikian, dipastikan ekskalasenya tidak akan memanas hanya saja setiap personel wajib mewaspadai adanya ancaman teror yang mengarah ke TPS.

 

 

 

Sementara itu Bupati Ngawi Budi Sulistyono menegaskan, pada Pilgub Jawa Timur kali ini harus berjalan demokratis tanpa ada satupun provokasi  dari pihak lain. Dan diharapkan bisa melahirkan pimpinan yang amanah, bisa memimpin Jawa Timur lima tahun kedepan makin lebih baik.

Sementara Dandim 0805 ngawi menegaskan apabila ada dan ditemukan serta terbukti secara hukum anggota TNI POLRI membantu paslon dalam pemilihan akan kami berikan sanksi berat.

" Karena sudah ada dalam peraturan, apabila terdapat anggota serta sudah di vonis oleh pihak peradilan sanksi terberat yang kami berikan adalah pencopotan jabatan" tegas Dandim 0805 Ngawi (Ard)

SURABAYA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar deklarasi kampanye damai pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim 2018 di halaman Maspion Square, Jalan Frontage Ahmad Yani Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Ahad (18/2). Deklarasi ini dihadiri kedua pasangan calon yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno

Deklarasi tersebut juga dihadiri ribuan para pendukung dari kedua pasangan calon. Dilengkapi berbagai atribut kanpanye, kedua kubu pendukung terus menyuarakan  dukungan. Dukungan tersebut ditunjukkan lewat nyanyian, tari-tarian dan lain sebagainya.

 

Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menyatakan, deklarasi kampanye damai tersebut dimaksudkan agar gelaran Pilgub Jatim 2018 bisa berlangsung aman dan damai. "Deklarasi kampanye damai ini digelar dengan maksud agar proses Pilgub Jatim 2018 ini bisa berjalan aman, damai, tertib, dan bergembira," kata Eko dalam sambutannya.

Eko melanjutkan, deklarasi kempanye damai tersebut juga merupakan bentuk pernyataan perang terhadap semua kegiatan kampanye yang berbau SARA dan politik uang. Selain itu, deklarasi kampanye damai juga dimaksudkan untuk melawan ujaran kebencian dan memerangi berita-berita bohong.

 

"Deklarasi ini juga menekankan kita untuk memberantas semua kegiatan yang berbau SARA. Kita juga akan memberantas money politic, kita akan melawan ujaran kebencian, maupun berita hoax," ujar Eko

Eko melanjutkan, proses pergantian pemimpin merupakan suatu yang biasa dilaksanakan. Artinya, setiap lima tahun sekali, mau tidak mau, suka tidak suka, proses pergantian pasti dilaksanakan. Maka dari itu, sudah sewajarnya semua pihak bisa menerima, sehingga proses Pilgub Jatim 2018 bisa berjalan aman dan damai. (Sumber: Republika.co.id)

 

Thursday, 15 February 2018 00:00

Batas Maksimal Dana Kampanye Pilgub Jatim Rp 494 Miliar

Written by

SURABAYA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Eko Sasmito mengungkapkan batas maksimal dana kampanye pada kontestasi Pilgub Jatim 2018 sebesar Rp 494.146.064.100. Jumlah tersebut berdasarkan kesepakatan antara KPU Jatim, Bawaslu Jatim, serta tim kampanye dari kedua pasangan calon yang akan nerkontestasi.

 

 

"Itu sudah berdasarkan kesepakatan dan sudah ditandatangani oleh tim kampanyenya dari pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, dan tim kampanye Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak," kata Eko di Kantor KPU Jatim, Jalan Tenggilis Nomor 1, Surabaya, Senin (12/2)

Eko kemudian mengingatkan setiap pasangan calon untuk mematuhi kesepakatan soal batas maksimal dana kampanye tersebut. Artinya, setiap pasangan calon dalam kampanyenya tidak boleh menggunakan anggaran lebih besar dari batas yang sudah ditentukan.

 

 

Jika kesepakatan batas maksimal dana kampanye tersebut ternyata dilanggar, Eko mengingatkan akan ada sanksi yang diterima oleh si pelanggar. Sanksi tersebut bisa bermacam-macam, bahkan hingga pembatalan keikutsertaan pasangan calon dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018.

 

 

"Bagaimana kalau lebih dari itu? Ya enggak boleh. Sanksinya apa? Ya dicek nanti. Apakah itu legal apa tidak, perolehan duitnya dari mana, kalau perolehan duitnya tidak legal kan bisa kemudian sampai pembatalan," ujar Eko.

Eko juga memastikan, besaran batas maksimal dana kampanye yang ditetapkan sudah berdasarkan perhitungan yang matang. "Contohnya berapa kali pertemuan digelar, berapa audiens yang hadir itu sudah kita hitung semua," kata Eko.

 

 

Eko juga mengingatkan para tim kampanye kedua pasangan calon untuk segera menyerahkan rekening yang akan digunakan untuk menghimpun dana kampanye tersebut. Penyerahan rekening tersebut, Eko mengatakan, paling maksimal diserahkan pada 14 Februari 2018, atau satu hari sebelum masa kampanye. (sumber: Republika.co.id)

SURABAYA - KPU Jatim telah melakukan pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon dalam pilgub Jatim 2018 di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (13/2/2018). Hasilnya, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto mendapat nomor urut 1. Sedangkan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno mendapat nomor urut 2.

Proses pengundian nomor urut berlangsung ramai dan semarak. Pasalnya, kedua pasangan calon tersebut membawa massa pendukung ke lokasi pengundian. "Hasil pengundian nomor urut hari ini, pasangan Khofifah-Emil mendapat nomor urut 1, sedangkan pasangan Gus Ipul-Puti mendapat nomor urut 2," terang Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, saat dikonfirmasi.

Setelah proses pengundian, sambung Eko, pihaknya akan menggelar deklarasi damai yang akan diikuti kedua pasangan calon di Taman Bungkul, Surabaya pada 18 Februari 2018. Diharapkan para pasangan calon mengikuti aturan main yang ada dalam berkampanye nanti.

"Masa kampanye sendiri akan dimulai pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Disusul masa tenang selama tiga hari, dan pemungutan suara pada 27 Juni 2018," kata Eko.

 

Sementara itu, calon Gubernur Jatim, Khofifah menyampaikan terima kasih terhadap KPU Jatim atas seluruh proses yang baik selama ini. Angka 1 tersebut diharapkannya jadi sinyal atau pertanda kemenangannya di Pilgub Jatim kali ini.

"Ini nomor yang baik, satu berarti mempersatukan atau menyatukan seluruh entitas masyarakat Jawa Timur. Persatuan menjadi modal utama membangun Jawa Timur ke arah yang lebih berkeunggulan ," ungkap Khofifah.

Menurutnya, angka satu sangat mudah diingat oleh masyarakat. Selain itu, angka satu juga bermakna sesuatu yang baru, harapan baru, sekaligus menunjukkan suatu kualitas.

"Insya Allah, saya dan mas Emil akan membawa perubahan yang berkeunggulan bagi Jawa Timur di berbagai lini dan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan calon Gubernur Jatim, Gus Ipul. Ia mengaku bersyukur atas penetapan dirinya sebagai calon Gubernur oleh KPU Jatim dan proses pengundian nomor urut yang berjalan lancar.

"Terbuka lebar jalan kami untuk membawa Jatim lebih makmur. Selama saya menjadi Wagub Jatim ada prestasi yang didapat perlu ditingkatkan dan ada PR yang harus dikerjakan secara bersama," ucap Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, dirinya ingin menyelesaikan permasalahan yang masih ada dengan baik. Memasuki masa kampanye harus berpesta ide yang pada akhirnya menuai kemenangan.

"Kami akan melakukan kampanye sehat, menyenagkan dan menggembirakan, melahirkan kebaikan dan memperkokoh persatuan kita untuk Jatim makmur. Mohon doa restunya," tukasnya. (Sumber: Okezone.com)

Page 1 of 4