Now playing

Rate this item
(0 votes)
Tjandra Sulaksana KCP BPJS ketenagakerjaan Ngawi tengah memberikan ulasan BPU Tjandra Sulaksana KCP BPJS ketenagakerjaan Ngawi tengah memberikan ulasan BPU

10.500 Naker Ngawi Diusulkan Terima BPU Pemerintah

By Published October 05, 2020

BAHANA,NGAWI - Kabar gembira bagi pekerja swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Pasalnya pemerintah akan memberikan subsidi upah sebesar Rp 600 ribu per bulan sampai Oktober akhirnya sudah cair sejak Kamis (27/8) dini hari. Nominal Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang didapat senilai Rp 600 ribu per orang.
Bagaimana dengan di Kabupaten Ngawi? Tjandra Sulaksana selaku kepala cabang perintis BPJS Ketenagakerjaan Ngawi menjelaskan untuk meringankan beban para pekerja di masa pandemi Covid-19, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan bakal memberikan subsidi kepada karyawan swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). Jumlah pekerja swasta yang sudah terdaftar di meja kerjanya untuk dilaporkan secara online di kemenaker sejumlah 10.500 orang.
“KCP BPJS Kabupaten Ngawi telah mengirimkan sebanyak 10.500 data karyawan swasta ke BPJS Ketenagakerjaan pusat, untuk menjadi calon BSU dari pemerintah,” Ungkap Tjandra Sulaksana, Jumat (28/08/2020).
Syarat ketentuan penerima subsidi adalah karyawan swasta peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif, dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan, berdasarkan data upah yang dilaporkan dan tercatat pada BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan akan diberikan secara bertahap selama empat bulan sebesar Rp 600 ribu dan akan diberikan lewat rekening masing-masing tenaga kerja.
Ditambahkannya KCP BPJS Ketenagakerjaan Ngawi tidak memiliki kewenagan dalam person -person yang menerima,hanya mengcolecting no rekening dan melaporkan ke kementrian. Kemudian dari kementrian dilakukan verifikasi, setelah data valib oleh kementrian dilakukan transfer langsung ke rekening yang bersangkutan secara bertahap
“ Kami sebagai perantara dari progam pemerintah, mengharapkan semua pemohon bisa menerima bantuan, “ Tambahnya.
Tidak hanya pekerja swasta saja, perangkat desa, pekerja tidak tetap serta guru honorer juga mendapatkan kesempatan sama, mendapatkan BSU. Dengan syarat ketentuan berlaku yang diantaranya belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“ Perangkat desa dan guru honorer bisa masuk, asalkan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti halnya BLT, Bansos, Prakerja dan lainnya,” Tegasnya. (ard)

Read 11 times