Now playing

Rate this item
(0 votes)

2 Peristiwa Kecelakaan 4 Nyawa Meregang di Ngawi

By Published September 27, 2019
NGAWI - Dua kejadian kecelakaan di Ngawi, membawa petaka yang mengakibatkan 4 korban meninggal di lokasi kejadian, dengan peristiwa tidak berselang lama dan hanya berbeda tempat saja. Kejadian pertama mengakibatkan 2 warga asal Sragen, Jawa Tengah meninggal ini setelah dihantam kereta api (KA) Brantas diperlintasan tanpa palang pintu Dusun Kedunglumbu, Desa Pakah, Kecamatan Mantingan, Ngawi. Kisah tragis yang mengakibatkan Ranti (45) dan Sukini (35) tercatat sebagai warga di Dusun/Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen tersebut terjadi sekitar pukul 17.35 WIB, Kamis, (19/9). Diungkapkan oleh Kapolsek Mantingan AKP Suparno, kejadian ini berawal kedua korban berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol AD 6234 BME dari arah utara ke selatan. Sesampai di lokasi kejadian korban hendak menyebrang rel kereta api, namun nahas bersamaan melintas KA Brantas dari arah timur, dan benturan keras tak dapat terelakkan. “ Akibat kejadian itu kedua korban meninggal di lokasi kejadian, dengan kondisi yang cukup mengenaskan “ Jelas Kapolsek Mantingan Ngawi. Kejadian kedua kecelakaan terjadi di Jalan Raya Ngawi – Kedunggalar Km 15-16 dari Ngawi, tepatnya masuk Desa Jenggrik Kecamatan. Kedunggalar, Ngawi melibatkan 3 kendaraan. Peristiwa nahas yang terjadi sekira pukul 23.30 WIB ini, mengakibatkan pengemudi GL max Nopol AE 4373 KY Dika,16 th, warga asal Dusun. Kasihan Desa Sidomakmur Kecamatan Widodaren dan pengendara Honda C70 warna ungu tanpa plat Ardian 16 th Dusun Wonorejo Desa Wonokerto Kecamatan Kedunggalar meninggal di lokasi kejadian. Selain korban meninggal 2 penumpang yang di bonceng masing-masing korban dan pengendara Honda C70 mengalami luka ringan hingga berat. “ Kejadian kecelakaan ini begitu cepat, sempat terdengar bunyi benturan keras, ada 2 orang yang tidak bergerak usai kejadian tersebut “ Ungkap Suharno saksi warga. Mereka diantaranya penumpang Gl Max Hermawan 15 th, Mengalami robek pelipis kanan, babras tangan kanan, hematum mata kanan dan penumpang Honda C70 Zandika 15 th, mengalami hematum kepala bagian kanan, robek lutut kanan, babras kaki, kanan, muntah, sadar. Didit 16 tahun, Pelajar, alamat : Dsn. Babadan Ds. Jenggrik Kec. Kedunggalar Kab. Ngawi mengalami robek kepala belakang, babras tangan kiri, sadar “ Korban langsung di evakuasi, korban meninggal ke RSUD dr Soeroto dan luka berat hingga ringan ke RSI Attin “ Ungkap Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Yanto Muyanto, Jumat (20/09/2019). Kronologis kejadian ini bermula dari sepeda Gl Max yang dikendarai Dika tanpa menyalakan lampu utama melintas dari arah utara ke selatan, sedangkan dari arah berlawanan sepeda motor Honda C70 (warna ungu) yang dikendarai Ardian searah dibelakangnya C70 (warna hitam) yang dikendarai Didit Sesampai di lokasi kejadian, Gl max bermaksud mendahului kendaraan Roda empat tidak diketahui identitasnya karena pengendara Spm Honda Gl max terlalu mengambil haluan ke kanan, kurang memperhatikan arus lalin, dan jarak sudah dekat sehingga terjadi menabrak kedua motor C70 “ Kedua kecelakaan ini di akibatkan karena human error, untuk warga Ngawi di harapkan lebih waspada dan berhati-hati terlebih menaati peraturan di jalan raya “ Tegas Kasat Lantas Polres Ngawi. (ard)
Read 25 times