Now playing

Rate this item
(0 votes)

20 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan, Janda Ngale Akibat Pembekuan Darah

By Published January 15, 2020


NGAWI - Pihak kepolisian resort Ngawi, melakukan rekonstruksi pembunuhan janda Bella Diar Ulul Azmi (24) warga Dusun Kalang, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi. Rekrontruksi dilakukan di sejumlah lokasi dimana pelaku M. Iqbal Maulana (19) warga desa Banjar Banggi, Kecamatan Pitu, Ngawi mengakhiri hidup korban.
Rekontruksi pertama dimana pelaku dan korban ini bertemu di simpang 3 desa Banjarejo, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, korban kali pertama bertemu setelah selama 2 pekan berkomunikasi melalui aplikasi jejaring social Hello yo. Dalam pertemuan pertama tersebut pelaku mengajak korban jalan-jalan ke alun-alun dengan menyusuri jalan desa.
“ Hari ini petugas melakukan rekonstruksi dugaan kasus pembunuhan, terdiri dari 20 adegan dari pertemuan korban dengan pelaku hingga di lokasi esekusi pembunuhan korban,” Ungkap Kasat reskrim polres Ngawi AKP M. Khoirul Hidayat. Rabu ( 15/01/2020)
Setelah bertemu korban, pelaku mengajak jalan-jalan dan singgah di salah satu rumah makan yang di peragakan di sebuah warung dekat lokasi pembunuhan. Dalam kegiatan rekrontruksi ini, pihak petugas mengerahkan lebih dari 2 peleton petugas dalmas yang di back up petugas polisi 3 sektor Pitu, Kedunggalar dan Paron.
“ Guna mengamankan giat rekonstruksi dari keluarga dan warga yang geram dengan ulah pelaku, petugas di siagakan di sekitar lokasi dengan garis pembatas yang tidak boleh di lalui warga,” Tambah Kasatrekrim polres Ngawi.
Dari hasil rekonstruksi tersebut diketahui pembekuan darah pada selaput otak, hasil optopsi pihak medis dan petugas yang terdapat di kepala belakang korban, dikarenakan kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan korban mati lemas.
“ Korban mati lemas setelah di pukul dengan ujung kunci motor, setelah itu harta korban HP dan motor di bawa kabur oleh pelaku,” Tegasnya.
Pelaku sempat, mengelabui petugas dengan melucuti pakaian korban, M Iqbal Maulana tertangkap oleh buru sergap Polda Jatim, Polres Sidoarjo dan Polres Ngawi di salah satu jalan di wilayah Sidoarjo, berikut motor yang sempat di jual, dan sisa uang hasil penjualan motor setelah di belikan Handphone. Kepada pelaku residevis curanmor di usia masih muda, dan 3 bulan bebas dari jeruji besi lapas Ngawi ini dikenakan pasal KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 20 tahun penjara.
“ Walau diperagakan dengan boneka, tapi saya merasakan penderitaan Bella saat dipukul oleh pelaku, saya minta kepada pihak petugas berwajib ,hokum pelaku hingga penjara seumur hidup,” Isak Yulistyarini bibi korban. (Ard )

Read 126 times