Now playing

Rate this item
(0 votes)
Tidak ada kontrak politik antara Pilkades dan Pilkada Tidak ada kontrak politik antara Pilkades dan Pilkada

6 Ranperda Disahkan, Bupati Berpesan Tidak Ada Kontrak Politik Dalam Pilkades

By Published November 17, 2020

NGAWI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ngawi, pada akhirnya mengesahkan 6 Rancangan Peraturan Daerah menjadi Perda pada sidang paripurna DPRD yang hanya berjalan 2 hari saja. Jumat (13/11/2020).

Disampaikan Ketua Pansus Ranperda DPRD Ngawi, Heru Kusnindar memaparkan bahwa pembahasan ranperda tersebut cukup mengalami kendala karena dilakukan dalam situasi pandemic covid 19. Kendati demikian semua berjalan dengan lancar dan pembahasan bisa menyesuaikan dengan protokol kesehatan.
“ Alhamdulilah pembahasan ranperda yang singkat ini berjalan dengan lancar, kendati ada kendala akan tetapi ranperda selesai dalam 2 hari,” Ungkapnya.

Dari keenam ranperda tersebut, Perda tentang Tubercolosis diperlukan cukup urgen di karenakan agar kiranya tidak mengancam jiwa generasi penerus di Kabupaten Ngawi. Perda tentang PDAM yang saat ini dirubah menjadi Perusahaan UMUM Daerah Air Minum diharapkan dapat memperbaiki management sehingga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Sedangkan perda tentang pemilihan kepala desa adanya perubahan regulasi tata cara pemilihan dengan e voting.
“ Kita mempersiapkan perda dan perbub tentang e voting pemilihan kepala desa, namun untuk saat sekarang Ngawi belum siap,” Jelas Bupati Ngawi Budi Sulistyono.
Ditegaskan oleh Bupati Ngawi, mulai saat ini pihaknya bakal mempersiapkan SDM dan peralatan elektronik yang dibutuhkan, pasalnya perda tersebut mengacu pada kemendagri perihal tata cara pemilihan kepala desa e votting. Diakhir wawancara Kanang demikian panggilan akrab Bupati Ngawi, berharap dalam pemilihan kepala desa mendatang tidak ada kontrak politik yang dikait-kaitkan dengan proses Pilkada.
“ Banyak hal yang harus di persiapkan dalam pemilihan e votting, dari SDM hingga peralatan, dan dalam pemilihan pilkades mendatang harus bersih dari kontrak politik,” Tegasnya.(ard) 

Read 82 times