Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas PMI Ngawi tengah memeriksa box penyimpanan darah yang kosong (foto Ardian Febri TH/Bahanafm) Petugas PMI Ngawi tengah memeriksa box penyimpanan darah yang kosong (foto Ardian Febri TH/Bahanafm)

Akibat Covit Selama 3 Bulan PMI Ngawi Alami Minim Stok Darah

By Published July 11, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Diungkapkan oleh staf unit admin PMI cabang Ngawi Arif Yulianto stok darah diakuinya semakin menipis selama pandemi Corona. Sejak 3 bulan terakhir yakni pada bulan mei PMI cabang Ngawi tidak bisa melayani kebutuhan pemohon secara maksimal karena stok darah setiap harinya sudah alami kekurangan, terlebih pandemic covid 19 lembaga sekolah yang menjadi bank darah menjadi terkendala.

"Stok darah sekarang sudah jauh dari kebutuhan setiap hari, dan pandemic yang menjadi masalah pemenuhan darah," Ungkap Arif Yulianto. Jumat (10/07/2020)
Arif demikian panggilan akrabnya menambahkan kebutuhan darah di Kabupaten Ngawi mencapai 20-30 kantong per hari. Namun saat ini PMI Ngawi bahkan tidak mempunyai stok darah guna pemenuhan kebutuhan warga Ngawi. Karena menipisnya pasokan darah tersebut, pemohon pada akhirnya diminta mencari ke daerah lain sepertihalnya ke Sragen dan Madiun. Kebutuhan darah terbanyak diminta oleh pemohon adalah golongan darah A dan B dan stok darah yang paling sulit didapatkan adalah golongan darah AB.
“ Sejak bulan Mei stok darah PMI sudah alami kekurangan dan pandemic ini menjadi tambah berkurang," Tambahnya.
PMI Ngawi biasanya mempunyai stok darah untuk dua hari ke depan. Bahkan, Tegas Arif, setiap menjelang Ramadan PMI telah mendapatkan stok darah cadangan untuk dua pekan ke depan. Sebab, setiap Ramadan jumlah pendonor bakal berkurang.
Namun Ramadan tahun ini stok darah cadangan tidak tersedia. Bahkan PMI kesulitan mencari pendonor darah.
"Padahal kami harus memenuhi permintaan rumah sakit,"Tegasnya dia.
Menurut dia, jika stok darah terus berkurang maka banyak warga yang membutuhkan terancam keselamatannya. Ia menyatakan kelompok yang rentan ialah para penderita talasemia, orang yang melakukan hemodialisa dan operasi besar yang sangat membutuhkan darah.
Mengetahui di media social PMI mengalami kekurangan stok darah membuat lembaga masyarakat dengan mengatasnamakan Info Cepat Ngawi atau (ICN) melakukan donor darah massal bersama anggotanya untuk memenuhi kebutuhan stok darah. Dijelaskannya semoga apa yang dilakukan ICN dapat ditiru oleh lembaga yang lain sehingga pemenuhan stok darah di PMI Ngawi menjadi terpenuhi.
“ Saya mendengar dan melihat di medsos PMI kekurangan stok sehingga tergerak hati kami dan kawan-kawan untuk bisa membantu, semoga bermanfaat serta di tiru oleh yang lain,” Jelas Ketua ICN Ngawi Sunarto.(Ard)

Read 67 times