Now playing

Rate this item
(0 votes)
Anak punk yang berhasil di amankan oleh petugas satpol PP Pemkab Ngawi Anak punk yang berhasil di amankan oleh petugas satpol PP Pemkab Ngawi

Anak Punk Bikin Reseh Diamankan Petugas Rantib Ngawi

By Published June 02, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Ini yang ditakutkan oleh petugas mengapa melarang peredaran minuman keras di wilayah hokum Ngawi, karena terpengaruh kerasnya kandungan alkahol 6 anak punk diamankan karena terlibat penganiayaan. Kejadian yang terjadi  senin pukul 19.00 WIB di pertigaan jalan ringroad tepatnya di traffic light masuk Desa Tawun, Kecamatan Kasreman Ngawi. Menjadi nasib nahas yang dialami oleh  Mariyanto 27 th warga Desa Mohorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

“ Tiba-tiba dari arah depan mobil, muncul pelaku abak punk memaksa berhenti laju kendaraan, pelaku seketika langsung memukul dengan tangan kosong,” Ungkap Mariyanto kepada petugas. Selasa(02/06/2020)dinihari.

Peristiwa yang bermula dari korban bersama Wiratno mengemudikan pick up L300, sesampai di lokasi kejadian, tiba-tiba sekelompok anak punk naik di bak belakang, Nampaknya keinginan anak punk, tidak diijinkan oleh korban yang membuat naik pitam mereka yang sudah terpengaruh minuman keras. Untung saja kejadian ini di ketahui oleh warga yang melintas, dan berhasil mengamankan kumpulan anak punk. Dari dalam tas pelaku ditemukan 5 botol minuman keras, 3 buah charger dan 3 buah powerbank.

“  Untung saja kami langsung mendatangi lokasi,sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” Jelas Eko Heru Thahjono selaku Kepala Satpol PP Ngawi.

Dari hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas dari 17 orang hanya  pelaku dengan identitas Dheni Susianto 27 th warga asal Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi Sidoarjo yang melakukan pemukulan. Pelaku dengan belasan rekannya, hendak pulang ke sidoarjo, namun korban tidak memperbolehkan yang membuatnya emosi tidak terkontrol terlebih lagi terpengaruh minuman keras.

“ Pelaku merasa tersinggung karena permintaannya tidak diindahkan, yang kemudian memukul dengan tangan kosong kepada korban,” Tambahnya.

Pelaku diamankan oleh pihak berwajib karena melanggar pasal 492 KUHP yakni secara sengaja dalam keadaan mabuk dimuka umum, merintangi lalu lintas, mengganggu ketertiban atau mengancam keamanan orang lain dengan ancaman pidana penjara selama 6 hari. (ard)

Read 54 times