Now playing

Rate this item
(0 votes)

Anggaran Menipis, Komunitas Bantu Air Bersih di Ngawi

By Published October 14, 2019

NGAWI - Memasuki puncak kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mengandalkan bantuan pihak swasta untuk dropping air. Pasalnya, anggaran BPBD semakin tipis. Pasalnya tidak hanya 1 atau 2 kecamatan yang mengalami kekeringan dengan tingkat kritis, melainkan mencapai 10 kecamatan dengan 45 desa di kabupaten Ngawi. Diungkapkan oleh Alfian Wihaji Yudono selaku Kasi kedaruratan BPBD Ngawi, pihak pemkab Ngawi masih melakukan droping hanya saja tidak bisa secara keseluruhan. Mendasar hal tersebut pihaknya mengharapkan kepada pihak swasta atau komunitas, untuk bisa membantu pengadaan air bersih bagi yang membutuhkan. Sabtu (12/10/2019)

"Hingga pertengahan (bulan) Oktober masih bisa dropping air, dan beberapa kali bantuan dari swasta lewat BPBD dalam pengadaan air bersih di desa – desa," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi.

Bantuan air bersih dari pihak swasta dianggap sangat membantu masyarakat yang membutuhkan. Sebab, puncak kekeringan berlangsung dari bulan Agustus hingga September. Kondisi ini membuat beberapa kecamatan mengalami kesulitan air bersih. Bahkan untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan lebih dari 1 hingga 2 km.
Dijelaskan oleh Alfian untuk di kabupaten Ngawi yang paling parah di rasakan warga di kecamatan Bringin dan Karangayar, warga harus mengantre saat mengambil air bersih di sumber air, dengan adanya bantuan dari donatur swasta sehingga dapat mengurangi beban warga..

Edy menambahkan saat ini ada 14 kecamatan yang terdampak kekeringan di Gunungkidul. Namun pihaknya belum mengusulkan untuk menetapkan status darurat kekeringan.

"Jumlah kecamatan yang terdampak kekeringan ada 10 (kecamatan) karena tidak ada sumber air bertambah hingga 14 (kecamatan) mendasar dari tambahan beberapa dusun yang saat ini terdampak kekeringan," Tambah Alfian

Dari data 10 kecamatan itu, sedikitnya 65.578 warga yang terdampak kekeringan di Ngawi. Tidak hanya Seluruh kecamatan itu membutuhkan bantuan air bersih.

Dari pantuan kami dilapangan di desa Kerek Kecamatan Ngawi 3 hari terakhir ini dibantu oleh komunitas guru bantu kecamatan Ngawi dan di kecamatan Pitu di bantu oleh para komunitas alumni lembaga pendidikan di kecamatan Ngawi.(ard)

Read 30 times