Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Atribut Pilkada Melanggar Aturan diTertibkan Satpol PP Ngawi

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas tengah membersihkan atribut calon yang melanggar aturan Petugas tengah membersihkan atribut calon yang melanggar aturan

Atribut Pilkada Melanggar Aturan diTertibkan Satpol PP Ngawi

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja, KPU dan Badan Pengawas Pemilu (bawaslu) Kabupaten Ngawi, melakukan pembersihan atribut kampanye Pilkada. Sebanyak 23 baliho dan spanduk ukuran besar yang dipasang tim pemenangan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Ngawi diturunkan dan dibongkar. Kasi Penegakan Perda Satpol PP Pemkab Ngawi Arif Setyono menjelaskan, alat peraga kampanye (APK) yang dibersihkan tersebut dinyatakan melanggar aturan kampanye yang sudah ditetapkan. Pelanggaran utama terkait bentuk, ukuran yang terlalu besar serta dipasang pada lokasi yang tidak direkomendasi oleh penyelenggara. Sehingga perlu ditertibkan berdasarkan aturan yang berlaku dan masa kampaye yang harus di sepakati oleh penyelenggara Pemilu. "Kami sudah mengantongi surat resmi penertibat dan di saksikan oleh KPU serta Bawaslu,” Ungkap Arif Setyono (26/09/2020). Dijelaskan oleh Arif demikian panggilan akrab Kasi penegakan perda Satpol PP Ngawi menjelaskan masa kampaye paslon dimulai hari ini yakni 26 September hingga 5 Desember 2020. Sementara Suyatno selaku komisioner Bawaslu Ngawi menjelaskan alat Peraga Kampaye (APK) yang sudah ditentukan oleh Peraturan KPU yang boleh dipasang pasangan calon Pilkada hanya jenis 5 baliho, 2 spanduk di tingkat kecematan, dan 20 umbul-umbul di tiap desa saja. Dan yang berhak mencetak adalah KPU dan hanya bisa diperbanyak oleh pasangan calon maksimal 150 persen dari jumlah yang dikeluarkan oleh KPU. Ukuran yang dicetak oleh pasangan calon juga tidak boleh lebih besar dari ukuran APK yang dikeluarkan KPU. Pemasangannya juga harus di lokasi yang direkomendasi dan disepakati dalam Pleno KPU Ngawi. Jika terdapat APK diluar ketentuan, tentu saja akan dibongkar secara paksa. " Setiap tahapan pilkada kami melakukan pengawasan proses secara melekat di semua tingkatan, jika ada yang melanggar tentu saja ada konsekuensinya," Jelas Suyatno Penertiban untuk tingkat kabupaten sudha dilaksanakan kemarin dan hari ini dilanjutkan di tingkat kecematan, sehingga selama masa kampaye yang tidak diperbolehkan pengumpulan massa harus bersih dari APK. “ Kemarin wilayah kota dan hari ini dilanjutkan ke tingkat kecamatan,” Tegasnya. Komisi Pemilihan Umum Daerah Ngawi yang hanya diikuti oleh satu pasangan yakni Ony Anwar – Dwi Riyanto Jatmiko ditetapkan sebagai peserta Pilkada Serentak Lanjutan 9 Desember 2020. Sesuai dengan PKPU Nomor 11 Tahun 2020 APK nantinya semua aturan dan ukuran akan di distribusikan oleh KPU. (ARD)

Read 120 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries