Now playing

bahanafm

bahanafm

NGAWI – Tokoh menasional dan juga Chairman International Council Of Small Business (ICSB), Hermawan Kartajaya berharap pegiat UMKM di Kabupaten Ngawi tidak sekadar produktif tapi kreatif,inovatif dan memiliki daya saing di pasaran bebas. Sebab kreativitas akan memegang peranan penting bagi sebuah produk UMKM di tengah persaingan ketat era industri dan berkembang sekarang.
“ Menjadi usaha UKM itu harus lebih kreatif, jangan cuma produktif. Kalau sekedar produktif tapi tidak kreatif, ya habis,” paparnya saat menjadi pembicara dalam seminar nasional dengan tema UMKM dalam menghadapi industry nasional di pendopo widya graha pemkab Ngawi, (12/9/2019).
Di hadapan sekitar puluhan pegiat Usaha Mickro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ngawi, Hermawan menjelaskan dengan gamblang dan optimis cara berkembang di dunia pasar saat sekarang dengan berbagai kiat dan celah.
Dalam kesempatan itu, pakar marketing itu menegaskan salah satu kunci dalam menghadapi industry para pegiat usaha harus lebih kreatif, inovasi dan siap menerima tantangan.
Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan usaha, yakni why, what dan how.
“Jadi harus tahu alasan melakukan sesuatu, harus tahu apa yang dilakukan dan bagaimana melakukan,” terangnya.
Lebih lanjut, Hermawan juga menguraikan saat ini ada lima sektor yang diperhatikan pemerintah yakni chemical (kimia), electronic (elektronik), automotive (automotif), textile and apparel (tekstil dan pakaian) dan food and beverage (makanan/minuman).
Ia menyarankan yang paling prospektif bagi UMKM adalah sektor paling akhir yakni food and beverage.
Kehadiran ICSB, menurutnya sangat bagus untuk mendorong produk Ngawi yang memenuhi syarat ke luar negeri melalui jaringan ICSB.
Sementara, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono berharap ICSB dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan UMKM yang ada di Ngawi. Kedatangan ICSB dapat berfungsi sebagai pendorong semangat usaha yang sekarang mulai di kembangkan di Ngawi. Baik dari transfer ilmu maupun jaringan bisnis. mereka sangat membutuhkan hal itu sangat dibutuhkan oleh usahawan Ngawi.
“Dengan adanya ICSB, penggiat usaha Ngawi bisa saling berbagi ilmu terkait produksi dan marketing untuk lebih baik daripada sebelumnya,” tegasnya. (ARD)

NGAWI – Apel pagi hari ini di mapolres Ngawi, berbeda dengan hari-hari biasanya, pasalnya Kapolres Ngawi mengajak jajaran di bawahnya menggelar doa bersama untuk almarhum Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie , Kamis (12/9/2019). Doa bersama diadakan di halaman mapolres Ngawi, di jalan Jaksa Agung Suprapto.
Doa bersama yang diadakan ini, diikuti oleh perwira dan PNS polres Ngawi. Diungkapkan oleh Kapolres AKBP MB. Pranatal Hutajulu sesuai dengan perintah dari mabes Polri untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama 3 hari sebagai wujud berkabung atas meninggalnya Bapak Tegnologi.
“ Kami merasa kehilangan, salah satu bapak bangsa yang menorehkan prestasi mendunia “ ungkap Kapolres Ngawi.

BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB, dalam usia 83 tahun, Rabu 11 September 2019. Kabar kepergian untuk selamanya, disampaikan oleh putranya, Thareq Habibie. Pria kelahiran Pare - Pare, Sulawesi Selatan ini bukan hanya dikenal sebagai mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Presiden.
"Bapak BJ Habibie merupakan salah satu putra terbaik bangsa Indonesia. Dan beliau sudah kembali kehadirat Tuhan," Tambah Kapolres Ngawi.
Ia pun mendoakan semoga, BJ Habibie mendapatkan tempat yang terbaik disisi Tuhan.
"Dan seluruh amal kebaikannya diterima Tuhan," katanya.
Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran dibawahnya agar mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang. Ini juga sesuai dengan surat edaran dari Menteri Sekretaris Negara yang telah menetapkan Hari Berkabung Nasional selama tiga hari.(ard)

NGAWI – Satlantas polres Ngawi sedikitnya memberikan surat tilang kepada 3.977 pengguna kendaran, 37 diantaranya diberikan teguran. Diumgkapkan oleh Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu dalam 14 hari gelar operasi Patuh 2019 ini 92,22 % didominasi oleh kendaraan roda dua.
“ Operasi Patuh Semeru 2019 ini, didominasi oleh mereka pengguna jalan dengan profesi pelaku pelanggaran para pelajar/mahasiswa “ Ungkap Kapolres Ngawi MB. Pranatal Hutajulu, Kamis (12/09/2019)
Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah pelanggar ini mengalami peningkatan 533 perkara atau (15,48%) sedangkan untuk teguran turun 18 perkara atau (32,72%)
Kapolres Ngawi mengungkapkan, mereka yang ditilang ini karena terjaring dalam operasi patuh semeru di seluruh wilayah hukum Polres Ngawi. Selain penindakan pelanggaran tilang kepada para pengguna kendaraan yang tidak memiliki surat-surat penting kendaraan,petugas satlantas polres juga mengamankan sedikitnya 80 kendaraan dengan knalpot brong.

" Kami juga mengamankan 80 kendaraan yang tidak standartnya, yakni penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan di jalan raya karena bising" Tegas Kapolres Ngawi.

Kami menghimbau kepada warga Ngawi untuk tertib berkendara di jalan raya, pasalnya tidak hanya operasi patuh yang saat ini pihaknya gelar namun operasi kelengkapan kendaraan akan terus dilanjutkan. (ard)

BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 WIB. Ia mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada usia 83 tahun.

Kabar BJ Habibie meninggal tak hanya menorehkan duka bagi Tanah Air, tapi juga negara lain. Sejumlah media asing dunia turut memberitakan kepergiannya ke haribaan sang pencipta.

Tak hanya dimuat media Asia, kepergiannya juga jadi sorotan sejumlah portal berita dari Benua Australia, Eropa, hingga Amerika.

Dari Asia, media online ternama Singapura, The Straits Times, mengabarkan kepergian mendiang Presiden Indonesia ke-3 itu dengan tulisan bertajuk "Former Indonesian president Habibie, who described Singapore as a 'little red dot', dies aged 83".

"Mantan Presiden Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, yang mengizinkan reformasi demokratis dan referendum kemerdekaan untuk Timor Timur meninggal. Dia berumur 83 tahun," demikian tulis media itu seperti dikutip Kamis (12/9/2019).

Masih dari Negeri Singa, Channel News Asia mengangkat isu tersebut dengan artikel berjudul sedikit berbeda, yakni "Former Indonesian president Habibie dies, aged 83". Di dalamnya disebutkan bahwa putra mendiang, Thareeq Habibie, yang mengabarkan kematiannya akibat gagal jantung.

Sementara dari Negeri Jiran, portal berita online MalayMail, memuatnya dengan tulisan "Indonesia’s Habibie, president during transition to democracy, dies".

Tak jauh berbeda, situs berita online BangkokPost mengulasnya dalam artikel "Former Indonesian president Habibie dies".

Sedangkan Negeri Panda, China, mengabarkan BJ Habibie meninggal dunia melalui tulisan "Former Indonesian president B.J. Habibie dies at 83".

Melalui tulisan berjudul "Former Indonesian president B.J. Habibie dies at 83", laman berita online dari Australia, smh.com.au, memberitakan meninggalnya Presiden Indonesia ketiga yang hanya menjabat selama 16 bulan.

"Meskipun menjabat sebagai presiden hanya selama 16 bulan, Habibie akan dikenang oleh orang Indonesia, terutama karena mendorong reformasi demokrasi dan ekonomi (selama krisis keuangan Asia) dan berkembangnya pers yang bebas setelah bertahun-tahun pemerintahan otokratis di Indonesia," tulis media itu.

"Dia juga akan dikenang di Australia dan di seluruh dunia karena mengizinkan Timor Lorosa'e mengadakan referendum kemerdekaan pada 30 Agustus 1999...".

Dari Inggris, Reuters memuatnya dengan tulisan panjang yang diberi judul "Indonesia's Habibie, president during transition to democracy, dies".

Lalu dari Amerika, portal berita online Bloomberg, mengangkatnya dengan "Habibie, Indonesia President During Asian Financial Crisis, Dies". Tak jauh berbeda dengan ulasan situs The Washington Post yang dibubuhkan tajuk "Former Indonesian President Habibie dies at age 83".

Sedangkan agensi berita dari Negeri Paman Sam, Associated Press (AP), mengangkatnya melalui artikel "Family says former Indonesian President B.J. Habibie, who introduced political reforms, has died at age 83".

 

Ngawi – Warga desa Pakah Mantingan di gegerkan dengan penemuan mayat di tengah hutan, masuk hutan Pakah petak 24G KPH Kedungbanteng masuk kecamatan Mantingan. Kali pertama kejadian ini di ketahui oleh saksi warga muhadi saat mencari rumput pakan ternak. Dikejutkan dengan apa yang di lihatnya sosok wanita tanpa busana, sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Melihat kejadian tersebut Muhadi langsung melaporkan kepada pihak petugas,

“ Saat pertama saya melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap “ jelas Muhadi

Pihak petugas yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan identifikasi, korban dengan posisi telanjang hanya menggunakan celana dalam, perkiraan umur 40 an tinggi 150 cm diketahui berasal dari Sragen.

Hal ini setelah pihak petugas menginfortmasikan penemuan mayat Mrs x direspon oleh polres Sragen dan menyebutkan korban dengan identitas Suparni 44th warga asal Dsun Mantup Desa Mojorejo Kec. Karangmalang Sragen. Dari informasi pihak kelurga korban sudah pergi dari rumah sejak sepekan yang lalu dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“ Keberhasil ungkap identitas korban yakni di saat pihak petugas menginformasikan penemuan mayat mrs x yang di respon oleh Polres Sragen, dan pihak keluarga menerima sebagai musibah “ tegas AKP Suparno Kapolsek Mantingan Ngawi. (ard)

NGAWI - Desa Inovasi Ngawi Bagian Timur Dibuka Bertempat di Aula salah satu tempat pertemuan di Desa Watualang Ngawi. Bursa Inovasi Desa (BID) 2019 di Kabupaten Ngawi ini secara langsung di buka oleh Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar ST. Mas Ony demikian panggilan akrabnya mengatakan BID merupakan acara yang memiliki arti sangat penting untuk memotivasi masyarakat Ngawi.

“ Kita berharap dengan adanya inovasi atau ide baru yang membangun di suatu desa dapat mendorong kemajuan di desa yang lain, “ Ungkap Mas Ony. Selasa (10/09/2019)

Dengan giat inovasi Ngawi bagian timur yang pertama ini, menjadi salah satu awal baru dalam rangka mendorong kemajuan di tingkat desa. Dengan pengembangan program-program inovatif BID juga menjadi ajang untuk saling tukar pendapat, tukar gagasan dan tukar pengalaman. Setiap kesuksesan di tempat lain merupakan pancingan pembelajaran agar yang lainnya bisa mengikuti kesuksesan tersebut.

Menurut Wakil Bupati Ngawi, tujuan diselenggarakannya BID sendiri adalah penguatan dari tujuan pembentukan unit pemerintahan terdepan yaitu desa, apalagi saat ini bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi, desa dianggap sebagai area utama dan pertama dalam membangun suatu wilayah nantinya akan berimbas ke kota.
“ Progam BID akan berkelanjutan, setelah ini Ngawi bagian barat menjadi project selanjutnya. Untuk itu kepada semua desa agar benar-benar melakukan pengkajian tentang apa yang menjadi potensi di desanya, “ Tambah Wakil Bupati.

Sementara kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ngawi Kabul Tunggul Winarno mengatakan kegiatan BID menjadi sangat penting bagi proses pembangunan desa karena BID merupakan forum bagi desa-desa untuk penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi pembangunan desa. Diharapkan melalui forum BID, desa dapat mengambil pelajaran desa terkait praktek terbaik pembangunan desa.

"Kegiatan BID ini perlu terus diupayakan keberlanjutannya dalam proses pembangunan desa di daerah ini yang mengarah pada peningkatan Desa secara menyeluruh” Tegas Kepala DPMD (ard)

 

NGAWI, - Belum lama ini warga desa Wonorejo, Kedunggalar Ngawi di kejutkan dengan penemuan salah satu warganya di pematang sawah. Setelah menghilang lebih dari 24 jam, Syahroni 72 th di temukan meninggal di sawah miliknya dalam keadaan sujud. Minggu (8/9/2019)

Dari pengakuan keluarga korban Supriyanto kepada petugas menjelaskan korban keluar rumah pada hari sabtu (08/09/2019), berpamitan untuk mengecek air sawah. Namun hingga malam korban tidak pulang, hingga bersama warga keluarga berinisiatif untuk mencari keberadaan korban. Namun hingga larut malam, korban tidak juga di temukan baik di sawah dan tempat sanak sadaranya.

Supriyanto akhirnya mencari di sawah yang di awali menemukan sepeda pancal korban, setelah di telusuri jasad korban berada di sawah miliknya sekitar pukul 14.00 WIB.

“ Korban di temukan sudah meninggal di sawahnya dengan posisi sujud “ Ungkap Kapolsek Kedunggalar Ngawi AKP Sukisaman

Usai mendapat laporan dari pihak keluarga petugas dan tenaga medis langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan petugas medis Kedunggalar Ngawi, pada tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan kematian korban di karenakan penyakit yang diderita korban kambuh dan tidak ada yang menolong.


“ Korban meninggal aibat serangan penyakit jantung yang di derita korban,dikuatkan dari keterangan pihak kelurga “ Tambah Kapolsek Kedunggalar.


Pihak keluarga menerima keadaan korban sebagai musibah, korban kemudian diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.(Ard)

Penyanyi sekaligus aktris Maudy Ayunda akan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Stanford University, California, Amerika Serikat. Sebagai perpisahan, Maudy meluncukan lagu baru berjudul "Goodbye".

Maudy sempat beberkan proses kesiapan kuliah sampai hal yang wajib dia bawa untuk tinggal di California lho.

1. Fakta di balik lagu “Goodbye”

Lagu “Goodbye” ditulis sendiri oleh Maudy. Menceritakan tentang dirinya yang lebih personal. Yups, melalui lagu itu Maudy pamit kepada keluarga, teman sekaligus penggemarnya yang dikenal dengan nama Maudears.

Dia bercerita jika menulis lagu memerlukan waktu dua bulan. Sebetulnya Maudy berencana mengeluarkan single lagu yang gak terlalu ada hubungannya dengan kepergiannya untuk menempuh pendidikan di Amerika Serikat. “Tadinya ada plan mau ngeluarin single yang lain, gak terlalu ada hubungannya dengan kepergian aku. Terus pas lagi workshop, mikir lagi dan diskusi sama Trinity, eh jadi pas momennya,” ujar Maudy.

2. Segera berangkat, Maudy kesulitan untuk packing

Rencananya, Maudy akhir minggu ini pergi meninggalkan Indonesia. Soal visa, administrasi, dan universitas sudah selesai diurus, hanya saja Maudy kesulitan ketika packing.

“Terus tuh packing tuh susah, paling susah. Susah banget milih mana yang mau dimasukin dan gak. Banyak juga yang bilang jangan terlalu banyak yang dibawa,” tambahnya.

Ditanya soa barang-barang yang dibawa pergi ke Amerika Serikat, Maudy mengatakan jika ada tiga jenis barang yang wajib dibawa.

“Waktu di Inggris, orang-orang bisa tidur tanpa guling, sementara aku gak bisa kalau gak pakai guling. Bawa rice cooker kecil karena itu penting dari zaman aku di Inggris karena porsinya yang cuman bisa untuk 1-2 orang,” ujarnya.

Maudy juga membawa abon nih guys. Hal ini karena Maudy sadar dirinya tidak begitu jago memasak, sehingga abon menjadi 'teman' wajib untuk telur orak-arik yang dia buat.

3. Komitmen Maudy untuk tetap interaksi dengan fans

Pastinya Maudears khawatir ya dengan keadaan Maudy di California bakal kayak gimana, kangen juga dengan performance dari dirinya. Jangan khawatir guys, Maudy tetap akan melanjutkan untuk membuat vlog lho!

Plan untuk vlog beneran aku seriusin, aku sudah lumayan komitmen. Itu satu-satunya cara untuk komunikasi sama fans,” ujarnya.

Maudy juga mengaku akan sering pulang untuk promosi film “Habibie dan Ainun 3” lho guys! Jadi siap-siap saja untuk melihat Maudy lagi di premier film tersebut. 

4. Ketakutan yang dialami Maudy

Walaupun sudah pernah tinggal beberapa tahun di Inggris, nyatanya cewek kelahiran 19 Desember 1994 ini masih punya ketakutan untuk pergi ke Amerika lho.

“Aku belum pernah ke Amerika, Amerika merupakan tempat baru untuk aku, baik secara kebiasaan, kebudayaan dan, lainnya. Mungkin juga karena ini S2, range umur yang akan jadi teman kelasku lebih luas dan beragam,” tambahnya.

Maudy juga mendapatkan cerita dari beberapa kerabat dekatnya jika cuaca di California mirip dengan Indonesia. Berbeda di Inggris yang sangat dingin, California jauh lebih hangat.

“Meskipun kata orang cuaca di sana mirip, ya gak ada yang bisa nyamain Indonesia,” ucapnya. 

5. Bikin kangen, satu benda yang berarti buat Maudy

Sofa rumah menjadi benda yang selalu dikangenin dan paling diingat sama Maudy. Dia bercerita kalau sofa tersebut berukuran sangat besar.

“Sofa yang gede banget! Biasanya itu tempat aku ngobrol sama mamah, adikku, dan orang lain. Saking besarnya bisa muat 4 orang,” ucapnya dengan semangat.

Tak hanya itu, Maudy pasti rindu dengan momen-momen ngobrol bersama keluarga maupun orang lain di sofa itu. “Sebenarnya bukan cuman sofanya, tapi momen-momen ku berada di sofa itu dan bisa ngobrol dengan yang lain,” tambahnya.

Itu dia sobat 5 fakta di balik lagu “Goodbye” dan cerita Maudy sebelum pergi ke California.

(sumber: https://www.idntimes.com/hype/entertainment/nadia-umara-1/maudy-ayunda-rilis-lagu-baru-bejudul-goodbye/full)

 

NGAWI –Usai penangkapan komplotan copet asal Surabaya, yang beraksi di alun-alun Ngawi mengakibatkan puluhan penontonnya harus kehilangan banyak barang berharga seperti HP dan juga dompet. Mendasar laporan belasan warga yang melihat gelaran pesta rakyat , di selenggarakan oleh salah satu dinas di Kabupaten Ngawi ini menjadi korban copet. Melihat hal itu, Kapolres Ngawi langsung meninstrusikan buser untuk menindaklanjuti. Tidak pulang dengan tangan hampa, petugas berhasil menangkap 5 dari 6 orang koplotan yang disinyalir dari Surabaya ini. Dikarenakan melakukan usaha melarikan diri, petugas menghadiahi timah panas di salah satu kaki pencopet. (07/09/2019)
Kelima pelaku antara lain, Erik Susanto (34) Kelurahan Pabean Kecamatan Perak Kodya, Daud Dwi Putra (30) Kelurahan Perak Timur Kecamatan Pabean Cantikan, Joko Sucahyono (42) Kelurahan Perak Timur Kecamatan Cantikan Kota, Rizal Beni Pranoto (28) Kelurahan Griges Kecamatan Asemrowo, Abdul Rohman (21) Kelurahan Pabean Cantikan Kecamatan Perak Timur dan satu orang lagi atas nama Wawan statusnya DPO setelah berhasil kabur.
Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menjelaskan, komplotan antar kota ini sudah melakukan aksinya lebih dari 2 kali yakni di daerah sidoarjo dan Ngawi kota kemarin, sebelum beraksi komplotan copet ini sudah membagi tugas masing-masing.
“ Yang di sasar para pencopet ini adalah kerumunan banyak orang, para pencopet ini sudah punya tugas sendiri-sendiri, ada yang melempar petasan, ada yang mendorong dan ada yang bertugas mengambil barang berharga “ Ungkap Kapolres Ngawi AKBP MB Pranatal Hutajulu.

Setelah memastikan lokasi aksi kejahatan mereka pun berangkat dari Surabaya dengan menyewa mobil rental jenis Mobilio warna hitam nopol L 1492 XC termasuk sang sopir Daman Huri (24) warga Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Dikarenakan Huri tidak mengetahui dan hanya sebagai sopir dan mobil yang dirental, statusnya hanya saksi dalam kasus komplotan pencopet ini.
“ Pelaku ini hanya 6 orang, 1 DPO dan 1 selaku sopir hanya sebatas sopir rental yang tidak termasuk dalam komplotan ini “ tegas Kapolres Ngawi.

Penangkapan komplotan pencopet ini, sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan mobil rental yang pada akhirnya berhasil di berhentikan di jalan teungku umar timur. Sekitar 200 meter dari alun-alun Ngawi, sebelumnya sudah di berikan tembakan peringatan kepada para pelaku 2 kabur, 1 berhasil di lumpuhkan dengan timah panas. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan 7 handphone

“ Anggota sudah, mendapati ciri-ciri DPO dan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan polres Sidoarjo dan Surabaya untuk menangkap pelaku yang berhasil kabur “ Tegas Kapolres Ngawi.(08/09/2019)
Pihak petugas polres Ngawi, tidak akan tinggal diam dalam kasus ini selain mencari keberadaan Wawan, penadah barang curian akan pihaknya tindaklanjuti.(ard)

 

NGAWI - Musibah kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Ngawi kian meluas. Hingga saat ini sudah ada 45 Desa yang mengadu sekaligus mengajukan bantuan air bersih di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi.

Kepala seksi kedaruratan BPBD, Alfian Wihaji Yudono menyebutkan, 45 desa tersebut tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Ngawi. Paling banyak Desa yang terdampak kekeringan yakni berada di Kecamatan Karangayar, Ngawi.

"Ada 45 Desa terdampak kekeringan yang sudah mengajukan dropping air bersih. Namun titik penyaluran air bersihnya, ada sebanyak 22 titik yang bisa di akomodir. Sebab ada beberapa Desa yang sampai beberapa titik kita menyalurkan air, karena kondisinya memang parah," Jelas Alfian, Kamis (05/09/2019).

"Yang paling banyak desa terdampak adalah Kecamatan Karangayar, yakni 7 Desa yang terdampak kekeringan. Tidak hanya itu saja di Kecamatan Bringin ada 10 desa dan kecamatan Widodaren. Desa tersebut kondisinya juga memprihatinkan, kita dropping masing-masing satu tangki hari ini," Jelasnya.

Guna mengantisipasi kekeringan BPBD Ngawi sudah mendistribusikan air bersih di beberapa desa di Kabupaten Ngawi. Sejauh ini telah menyalurkan bantuan 160 tangki air bersih kepada desas-desa. Ditambah rencana penyaluran yang sudah terjadwal sejak bulan Juli hingga sekarang.(Ard)

Page 1 of 41