Now playing

bahanafm

bahanafm

BAHANAFM,NGAWI – Sebanyak 200 lebih tanaman bonsai mengikuti kejuaraan sekaligus pameran yang diselenggarakan di salah satu taman wisata di wilayah kecamatan Ngrambe, Ngawi yang diselenggarakan mulai 12 hingga 16 September 2020. Peserta sendiri tidak hanya di ramaikan oleh pecinta bonsai local Ngawi saja, even bertaraf nasional ini diikuti peserta dari luar kota Ngawi pula.
“ Ngawi banyak selain itu, para peserta juga berasal dari Bondowoso, Bojonegoro, Pacitan Jakarta dan Solo Jawa Tengah,” Ungkap Hari Panitia Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Ngawi dengan acara bertajuk edukasi bonsai.Sabtu (12/09/2020)
Dari ajang ini diketahui bahwa ternyata banyak sekali penggemar dan pengoleksi bonsai di Kabupaten Ngawi, dari berbagai profesi dan kalangan.Keunikan dan keindahan tanaman bonsai bisa diketahui oleh pemilik dan yang merawatnya, pasalnya tidak sembarangan orang bisa sabar dan telaten dalam menciptakan seni dari tanaman bonsai. Sebagian penggemar Bonsai yang ditemui dalam pameran tersebut mengatakan bahwa menanam sampai merawat bonsai itu merupakan suatu hobi yang menyenangkan.
“ Maha karya dari tanaman bonsai dilihat dari cara perawatan dan keunikan merangkai dari dahan ke dahan,” Tambahnya.
Selain menyenangkan, Bonsai juga memiliki nilai jual yang tinggi. Salah satu peserta pameran terdapat bonsai mantan juara 2 tingkat nasional yang pernah di tawar sampai ratusan juta.
“ Dalam pameran ini banyak mantan juara salah satunya juara madya tingkat Nasional,” Tegas Hari.
Puluhan jenis tanaman bonsai yang dipamerkan dari santigi, law han sung, serut, hingga anting putri dan masih banyak jenis lainnya.
Sementara Eko Cahyono salah satu peserta dari Solo mengaku untuk menjadikan Bonsai tanaman yang indah membutuhkan kreativitas yang tinggi. Penjiwaan dalam penataan Bonsai juga diperlukan agar Bonsai yang ditata bisa cantik tentunya diimbangi dengan perawatan intensif.
“ Keindahan dan bonsai memiliki nilai jual tinggi berdasarkan kreatifitas,” Jelas Eko pebonsai asal Solo.
Mayoritas dari peserta pameran ini memang memiliki beragam kolekai bonsai. Memang tidak semua koleksi bonsai mereka pamerkan. Namun dari keseluruhan tanaman bonsai yang dipamerkan adalah tanaman andalan para peserta.
Panitia menggagas event ini dengan harapakan bisa mengenalkan seni edukasi bonsai menuju Ngawi kota wisata bonsai. (ard)

BAHANAFM,NGAWI - Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto bersama para PJU Polres, TNI AD dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi, melaunching Gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru ( KTS) Desa Watualang Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, Kamis (06/08/2020) kemarin.
Launching Jatim Bermasker dalam rangka percepatan penanganan penyebaran Covid-19 serta upaya pemerintah guna menangkal dan menekan angka penularan Covid-19. Hal ini sebagai tindak lanjut intruksi presiden no 6 tahun 2020, perihal kegiatan massal untuk mencegahan penyebaran Covid -19 secara nasional dan Jawa Timur pada umumnya.
“ Hal ini menindaklanjuti inpres no 06 tahun 2020, dan launching ini sebagai bentuk peningkatan kedisiplinan dalam protokol kesehatan,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto.
Launching ini sedikit berbeda pasalnya giat diawali dengan vidio conference dari Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo Kelurahan Mojo IV Kecamatan Gubeng Surabaya, dilanjutkan dengan Sambutan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Muhammad Fadil Imran. Di saksikan langsung oleh para tamu undangan, dan jajaran JPU polres Ngawi.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Muhammad Fadil Imran dalam sambutannya menyampaikan, bahwa diadakannya lauching gerakan Jatim Bermasker ini agar seluruh masyarakat Jatim dengan kesadaran menggunakan masker.
Usai video conference, dilanjutkan dengan penyerahan masker secara simbolis oleh Kapolres bersama Forkopimda Ngawi kepada perwakilan PKK, Muslimat dan tokoh masyarakat. Untuk memberikan kesadaran pada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker di tengah pandemi Covid-19 ini, tiga pilar Kabupaten Ngawi bersama Forkopimda mengampanyekan gerakan Jawa Timur (Jatim) Bermasker.
Kapolres Ngawi yang juga mantan penyidik KPK ini menegaskan gerakan Jatim bermasker akan terus di tekankan dan diintensifkan di wilayah Kabupaten Ngawi, mendasar Ngawi masih di propinsi Jawa Timur dengan angka pemaparan Covid -19 masih tinggi.
“ Launching gerakan Jatim Bermasker Kampung Tangguh guna mencegah penyebaran Covid-19. Sekaligus salah satu wujud menyikapi kebijakan pemerintah pusat untuk wajib bermasker. Pasalnya Jawa Timur masih dengan angka terpapar cukup tinggi," Tegas Kapolres Ngawi.

BAHANAFM,NGAWI – Nahas memang dengan apa yang dialami oleh 2 petani warga Ngawi ini, niatnya untuk mendapatkan hasil yang melimpah dari usaha dilakukan namun sebaliknya nyawa mereka harus di gadaikan. Seperti dialami oleh Suhadi pria 48 tahun warga Dusun Kesongo, Desa Kedungputri, Kecamatan Paron ditemukan meninggal di area sawah desa setempat. Dari saksi warga mengetahui Suhadi sebelumnya tengah membajak sawah, tiba-tiba mendadak jatuh ke di sekitar pematang sawah. Kecurigaan warga berawal mesin pembajak masih menyala tapi tidak berjalan, setelah di cek korban sudah terlentang.
"Melihat dari peristiwanya korban ini akibat tersengat listrik PLN. Namun untuk lebih jauh kita masih melakukan olah TKP, " jelas Kapolsek Paron Iptu Suyitno.
Petugas tengah melakukan penyidikan dari kejadian ini, apabila benar karena jebakan tikus yang mengakibatkan korban meninggal, pihaknya akan memperkarakan kasus tersebut.
Sementara akibat tidak hati-hati dan waspada saat mengoperasikan alat pemotong rumput, Sumiran seorang petani 70 tahun warga Dusun Melok Kulon, Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Ngawi ditemukan meninggal di tengah sawah. Diungkapkan oleh Suyanto kepala desa Sirigan kepada petugas dari penuturan saksi warga mengetahui korban tengah memotong jerani sisa dari tanaman padi yang telah di panen. Tiba-tiba korban mengerang kesakitan, setelah di hampiri salah satu kaki korban bagian kanan alami luka terbuka dengan darah yang tidak kunjung berhenti.
“ Warga sudah berusaha melarikan korban ke sarana kesehatan terdekat, karena diduga kehabisan darah yang mengakibatkan nyawa korban melayang,” Jelas Suyanto.
Dari hasil pemeriksaan tim medis luka korban diakibatkan dari patahan mata pisau pemotong yang mengenai pada bagian kaki korban. Karena darah tidak dapat di hentikan, korban meninggal dalam perjalanan menuju sarana kesehatan.

Sementara kasat reskirm polres Ngawi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, korban akibat tersengat listrik masih ditangani anggotanya sedangkan kurang kehati-hatianya dengan mesin pemotong rumput jenasah sudah diserahkan kepada pihak keluaraga.

“ Saat ini kita menangani kasus jebakan listrik, karena jebakan listrik sudah dilarang penggunaannya di wilayah hukum polres Ngawi,” Tegas Kasat reskirm polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta. (*)

BAHANAFM,NGAWI - Tidak ingin kalah dengan Madiun kota yang menyulap di jalan Pahlawan menjadi Malioboronya Madiun, Dengan dana 9,1 M Ngawi akan mengikuti rencana tersebut di jalan Yos Sudarso. Siang tadi Bupati Ngawi Budi Sulistyono langsung memimpin sidak ke lokasi yang nantinya menjadi sentra Pedagang Kaki Lima (PKL). Sekaligus memperkirakan bangunan yang akan dikepras dengan alasan posisi bangunan permanen maupun semi permanen milik warga tersebut terlalu menjorok ke jalan.
"Sekitar 9,1 M untuk rencana sentra PKL di sepanjang jalan Yos Sudarso, yang diambilkan murni APBD 2020 Ngawi," Ungkap Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Senin (10/8/2020).
Lelang ULP sudah dilakukan tinggal pemenangnya kontrak, bulan September akan mulai pengerjaan. Pemantuan di lapangan ini guna mengetahui secara langsung bangunan yang menjorok ke jalan dari rumah warga, apabila mempengaruhi estetika pemilik akan diberikan teguran. Tambahnya Pemerintah Kabupaten Ngawi tidak akan memberikan ganti rugi, karena mereka yang jelas melanggar menggambil lahan milik pemerintah.
“ Tidak ada ganti rugi yang diberikan, karena yang melanggar adalah warga dengan alasan memasuki ranah pemkab Ngawi,” Tambah Kanang demikian panggilan akrab Bupati Ngawi.
Rencana sentra PKL yang berada di selatan Lapas Ngawi tersebut mencapai 700 meter lebar 6 meter dengan perhitungan tersebut, Tegas Kanang akan ada 5 bangunan yang akan di kepras diantaranya atap rumah warga permanen dan non permanen. Sentra PKL yang di jadwalkan mulai pada bulan september akan berakhir pada akhir 2020 mendatang.
"Apapun yang mengganggu pembangunan sentra PKL akan di kepras, sekitar 5 bangunan yang menjadi sasaran baik permanen dan non permanen,” Tegasnya. (ard)

BAHANAFM,NGAWI – Staf Khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Transportasi dan Digital Fajar BS Lase singgah ke lembaga kemasyarakatan kelas IIB Ngawi tekankan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada tahanan dan pengunjung.
“ Saat ini kita intens dengan mewujudkan bersih dari semua aspek, mulai dari tahanan dan pengunjung masuk di lapas sebagai subyek yang kita layani, “ Ungkap Fajar BS Lase. Senin (10/08/2020)
Dalam sambutan, dihadapan jajarannya Fajar demikian panggilan akrab staf khusus menkumham menjelaskan poin-poin yang menjadi catatan penting yang akan dilakukanTim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham selaku Tim evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kompetisi yang diselenggarakan guna mewujudkan WBK dan WBBM, pasalnya hal ini sekaligus menjadi komitemen bersama di bawah kemenkumham bersih dari praktik-praktik ilegal. Dalam perjalanannya, banyak kendala yang dihadapi, diantaranya adalah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN, dan lemahnya pengawasan
“ Tidak hanya sebagai kompetisi yang diselenggarakan Kemenkumham RI, tapi bisa menjadi komitmen yang harus menjadi pegangan guna wujudkan bersih dari korupsi,” Tambah Fajar.
Menyoal tentang over kapasitas hunian lapas Ngawi yang berisi 377 tahanan yang seharusnnya berkapasitas 200 orang, pihaknya menyayangkan hal tersebut hampir terjadi di seluruh Indonesia. Mendasar hal demikian, kemenkumham tidak akan melaksanakan pembangunan atau perluasan lapas, melainkan perubahan metode bekerjasama dengan stakholder yang ada untuk penanaman sadar hukum serta pemisahan tahanan antara perlu ditahan dan rehabilitasi.
“ Tidak hanya di Lapas IIB Ngawi tapi hampir seIndonesia mengalami hal yang sama, tidak ada pembangunan namun perbaikan karakter dan penanaman kesadaran hukum,” Tegasnya.
Sebelum meninggalkan lapas IIB Ngawi Staf Khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Transportasi dan Digital, menyempatkan beramah tamah dengan jajaran dan mengunjungi kondisi di lapangan perwujudan standarisasi pelayanan yang ada di Lapas Kelas IIB Ngawi. (ard)

BAHANAFM,NGAWI – Hari ini tepat tanggal 10 Agustus setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Veteran Nasional, menjadi hari cukup membanggakan pada diri Sardani. Sardani sosok pejuang dari Tentara Republik Indonesia yang pernah merasakan peperangan melawan panjajah untuk membebaskan Timor-Timur dari tangan Jepang hingga Portugal.
“ 10 Agustus bagi kami mempunyai makna sebagai hari penghargaan atas jasa-jasa para pejuang yang mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah,” Ungkap Sardani selaku wakil Legium Veteran RI Ngawi. Senin (10/08/2020)
Masih membekas diingatan lelaki berumur 90an ini, bersama rekan-rekannya ketika gencatan senjata ditahun 1942 merebut Timor-Timur. Tidak ada kata istirahat selama 7 bulan kepulaan Indonesia Timur tersebut, dengan setiap harinya hanya mendengar rentetan senjata laras panjang serta dentuman mortir baik udara dan tank. Makan dan minum saja bergantian karena harus menjaga pos agar tidak diketahui musuh,bahkan untuk tidur saja bisa dihitung dengan menit.
“ Masih ingat dengan semangat rekan-rekan yang tanpa lelah menjaga pos perbatasan, untuk makan dan minum saja bergantian apalagi tidur,” Jelas mantan Ketua LVRI Ngawi 2 periode.
Melihat generasi sekarang yang di jajah dengan narkoba sangat sedih melihat dan mendengarkannya, generasi penerus yang seharusnya mengisi kemerdekaan dengan prestasi membanggakan tanpa harus tertindas dengan penjajah terkesan hanya hitungan jari. Sardani berpesan agar generasi muda menjauhkan diri dari penjajah narkoba karena itu yang membuat semangat pemuda jatuh, horgailah kami sebagai pejuang yang telah memperjuangkan NKRI dengan mengorbankan segala hal untuk kata MERDEKA. Yakni dengan prestasi dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang positif.
“ Kami tidak ingin dihormati secara berlebihan, berikan kami imbalan yang sama antara perjuagan kami dengan prestasi membanggakan jauh dari narkoba,” Tegasnya. (ard)

BAHANAFM,NGAWI – Sore tadi bertempat di gedung serba guna Eka Kapti di jalan Jaksa Agung Suprapto Ngawi, 10 Partai pemenang pemilu pileg 2014 dukung kemenangan 80 % suara dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah 2020 mendatang. Sebagai kontrak politik terhadap pasangan Ony Anwar (Ony) - Dwi Riyanto Jatmiko (Antok) dalam pilkada serentak lanjutan yang bakal di gelar 9 Desember mendatang ini, ditandai dengan deklarasi 10 partai pengungung menyertakan penyematan tanda tangan ketua dan sekertaris. Diungkakpakan oleh Budi Sulistyono alias Kanang selaku dewan penasehat pemenangan pasangan ini, bakal memenangkan suara capai 80%.
“ Deklarasi ini untuk menunjukkan dan sekaligus memberitahukan secara massal kemana arah partai dan kader pengusung pasangan OK, sehingga bisa memenangkan suara 80%,” Ungkap Budi Sulistyono yang juga menjabat Bupati Ngawi.
Kanang optimis tidak ada lawan dalam pilkada di Ngawi, sehingga dalam koalisi rakyat yang didengungkan oleh pasangan ini siap memenangkan pilkada yang murni dari hasil surve dan keinginan warga Ngawi yang mengharapkan pasangan ini memimpin 5 tahun mendatang.
“ Pilkada tahun ini di Ngawi tidak ada lawan, sehingga harus menang karena pasangan ini lahir dari hati dan keinginan warga Ngawi,” Tambah Kanang.
Sementara Ony Anwar bakal calon kepala daerah Ngawi, menilai deklarasi ini sebagai awal bukti bahwa keguyuprukunan sudah terjalin di bumi Ngawi. Ditambah lagi dengan semangat dukungan 10 partai menjadi tekad kami dengan semangat gotong royong membangun Ngawi yang lebih baik untuk lima tahun kedepan. Menyoal perihal target yang akan diperoleh oleh pasangan OK lebih dari 90%.
“ Deklarasi ini menjadi awal yang indah, sekaligus bukti guyup rukun partai di Ngawi dan siap memenangkan 90 % pilkada Ngawi,” Tegas Ony.
Sementara untuk menjaga penularan dan pencegahan covid 19 panitia deklarasi bekerja sama dengan dinas kesehatan untuk memeriksa tamu yang hadir dan pembatasan tempat duduk tidak boleh membawa lebih dari 5 orang.
“ Undangan partai politik yang dihadirkan hanya jajaran sekretaris, ketua dan bendahara (SKB-red) ditambah semua anggota fraksi di DPRD Ngawi,” Jelas Heru Kusnindar selaku ketua panitia deklarasi. (ard)

BAHANAFM,NGAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, menggelar sosialisasi tahapan pencalonan (pendaftaran pasangan calon) Bupati dan wakil bupati serentak lanjutan yang bakal di gelar 9 Desember tahun 2020. Tahapan sosialisasi pencalonan oleh KPU Ngawi, di selenggarakan dengan protokol kesehatan yakni dimulai dari jumlah tamu undangan di batasi hingga masuk dengan pengecekan suhu tubuh.
“ Kendati di tengah pandemic covid 19, tahapan sosialisasi pendaftaran calon ini tetap dilaksanakan namun dalam pengawasan ketat petugas kesehatan,” Ungkap Aman Ridho Hidayat demikian panggilan akrab Komisioner devisi teknis KPU Ngawi.
Saat sekarang tahapan pilkada Ngawi, masih dengan pemutahiran data dan penyusunan daftar pemilih oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang di sebar di 19 kecamatan Ngawi guna memenuhi para pemilih di 1791 TPS. Sosialisasi yang di gelar di salah satu rumah makan ini menghadirkan Bawaslu, 16 Ketua Partai, Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Polres, Kodim 0805, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, serta beberapa instansi terkait yang ada di Kabupaten Ngawi.
“Tahapan pencalonan ini merupakan salah satu tahapan yang harus di pahami oleh partai pendukung dalam pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup),” Tambah Ridho.
Mengapa penting, karena tahapan pendaftaran calon ini tegas Ridho ada syarat pencalonan ada juga syarat calon, kegiatan ini digelar dengan harapan semua syarat yang telah diatur dalam Peraturan KPU tentang pencalonan bisa dipahami secara utuh dan bisa segera diproses kelengkapannya serta dapat dipenuhi ketika masa pendaftaran. Pengumuman pendaftaran paslon pada 28 Agustus hingga 3 September 2020, pendaftaran paslon sendiri 4 hingga 6 September 2020. Dengan alasan hingga penutupan penyerahan berkas perseorangan tidak di terima oleh KPU Ngawi, dimungkinkan pilkada Ngawi bakal hanya ada satu pasangan saja.
“Untuk calon perseorangan belum ada, hingga terakhir penyerahan berkas dukungan tidak ada yang menyerahkan berkas dukungan sehingga. Sehingga untuk Pilbup Ngawi 2020,hanya ada dari jalur partai” Tegas Ridho.
sementara pencalonan untuk Parpol atau gabungan Parpol yang memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah bagi Parpol yang memperoleh kursi di DPRD pada Pemilu terakhir. (ard)

BAHANAFM,NGAWI - Ketua sanggar tari Ngawi, Sholikin memimpin Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke -75 dengan cara nyleneh, peserta dan pemimpin upacara menggunakan pakaian penari asal Kabupaten Ngawi yakni pentul melikan. HUT RI ke -75 dengan mengusung tema maju bersama menjadi inspirasi seorang seniman asal Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi mengemas upacara kemerdekaan dengan tidak meninggalkan kekhidmatan upacara tetapi juga edukasi yang di tanamkan tentang kesenian asli kabupaten Ngawi.
“ Upacara ini sengaja saya kemas agar generasi penerus mengetahui keanekaragaman kesenian, khususnya yang dimiliki oleh Kabupaten Ngawi,” Ungkap Sholikin ketua sanggar tari Paron. Senin (17/08/2020)
Kegiatan upacara yang menarik perhatian warga itu, juga diikuti oleh perangkat Desa Tempuran Kecamatan Paron Ngawi, pasalnya tidak hanya baju peserta juga menggunakan pentol. Di tempat yang berbeda, Bupati Ngawi Budi Sulistyono memberikan apresiasi positif, menanggapi kegiatan upacara bendera yang dilakukan oleg seniman asal Desa Tempuran. Menurutnya apa yang dilakukan para keluarga sanggar tari pentol melikan Ngawi tersebut, mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi tapi tidak meninggalkan keragaman kesenian dan budaya di Indonesia khususnya asal Ngawi.
“ Ini bentuk cinta akan Indonesia, Cinta akan kesenian budaya Ngawi, Nasionalismenya dapat penanaman pendidikan sejak dinipun juga dapat, Mantap,” Tegas Bupati Ngawi Budi Sulistyono.
Meski dianggap nyleneh, ketua sanggar tari pentol melikan Sholikin mengatakan bahwa upacara ini menjadi bentuk energi baru ditengah penyebaran covid 19 di bangsa Indonesia. Kegaitan upacara tanpa meninggalkan protokol kesehatan ini, hanya untuk menggelorakan nasionalisme kepada bangsa Indonesia dan cinta kepada kesenian budaya asal Ngawi.

“ Semoga dengan kegiatan ini, menjadikan inspirasi kepada generasi penerus khususnya warga Ngawi agar tidak meninggalkan nasionalisme dan keragaman kesenian asli bumi orek-orek Ngawi,” Tegas Sholikin. (ard)

BAHANAFM,NGAWI - Sebanyak 242 Warga Binaan Lembaga Kemasyarakatan Kelas IIB Ngawi mendapatkan Remisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Penyerahan Surat Keputusan Pemberian Remisi bagi ratusan warga binaan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ngawi Budi Sulityono kepada perwakilan warga binaan Lapas IIB Ngawi. Kegiatan ini berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, mengingat kondisi Ngawi tengah dilanda pandemi, Kegiatan penyerahan remisi dilaksanakan sesuai dengan protocol kesehatan pencegahan COVID-19. Penyerahan remisi ini dilaksanakan setelah upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan di pendopo widya graha Pemkab Ngawi. Senin (17 Agustus 2020)
“ Seperti ditahun-tahun sebelumnya remisi ini diberikan kepada narapidana lapas IIB Ngawi, hanya saja tempatnya yang berbeda,” Ungkap Budi Sulistyono Bupati Ngawi usai penyerahan secara simbolis.
Mengutip pidato Bupati Ngawi menyampaikan, bahwa salah satu hak yang dimiliki oleh pelanggar hukum adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana. Remisi merupakan hak yang telah di atur dalam perundangan bahwa setiap narapidana mempunyai hak untuk mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana. Bupati mengharapkan kepada narapidana yang mendapatkan remisi ini untuk menjadi semangat tersendiri, semakin dekat berkumpul dengan keluarga dan masyarakat. Semoga bekal pendidikan dan pengalaman kerja berada dilapas IIB Ngawi, untuk meniti kehidupan yang lebih baik.
"Semoga para narapidana ini menjadi sosok dan semangat baru untuk segera bersosialisasi diluar penjara, menjadi individu yang baik agar tidak kembali di balik jeruji,” Tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Ngawi, Kepala Komandan Kodim 0805 Ngawi, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kepolisian Resort Ngawi.
Sementara dijelaskan oleh Kasi Binadik dan Giatja Lapas IIB Ngawi Denie Kamiswara 242 narapidana yang mendapatkan remisi, di dominasi kasus narkotika, kasus perlindungan anak dan pencurian. Besaran remisi untuk Lapas IIB Ngawi dari 1 hingga 5 bulan.
“ Dari 242 tersebut, 151 dengan kasus pidana khusus sedangkan 91 narapidana kasus tindak pidana umum,” Tegas Denie. (ard)

Page 1 of 66