Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
bahanafm

Now playing

bahanafm

bahanafm

BAHANAFM,NGAWI-Moment   satu ini sangat biasa ditunggu-tunggu  santri dan nahdliyin.   Tak lain dan tak bukan adalah  kegiatan ziarah   ke makam   muassis   Nahdaltul Ulama (NU)  Ngawi.  Ziarah diawali Bancaan dan doa  bersama di kantor  PC NU  Ngawi, komplek masjid Lintang Songo.  Hadir Bupati Ngawi Ony Anwar, Ketua Tanfidziyah PC NU KH Ahmad Ulinnuha Rozy,  Ketua  Syuriah NU  KH Abdul Azis.   Wabup  Dwi RiantoJatmiko  bergabung di lokasi makam   muassis NU di Paron. 

 Rangkaian  kegiatan  peringatan Hari Santri Nasional (HSN)   2021 juga dihadiri pengurus PC NU,   MWC NU se Ngawi, badan otonom, fatayat NU dan nahdliyin. “Alloh belum mencatat kalau  kita belum memperlihatkan perjuangan para pejuang dahulu.   Bangsa yang besar selalu mengingat atau menghargai jasa pejuang, jasa  sesepuh  kita. Kita diajari oleh poro kiai agar  menghargai,    mengingat perjuangan sesepuh-sesepuh  kita.  Apalagi di peringatan HSN ini mengajak  kepada masyarakat untuk sealu menghargarinjasa para ulama dan pendahulu,”  tutur  KH Ulin di sela-sela persiapan pemberangkatan ziarah.                                               

 Menurut Kiai Ulin,  kemerdekaan Negara Kesatuan Indonesia Republik Indonesia (NKRI)   andil besar para ulama. Ulama  dahulu  mengajarkan    berjuang untuk dunia akherat.  “Satu  syarat ridlo Alloh, tidak lupa pada asal-usul.    Para ulama  mengajarkan pada kita   khususnya  pada para  santri,   jangan lupa  pada asal  usul,” tuturnya.                                       

Santri sesungguhnya, lanjut  Kiai Ulin,  tidak harus mukim di pondok pesantren.    Hakekatnya santri harus mencintai Alloh, mencintai kanjeng nabi, mencintai pimpinan, mencintai ulama,  mencintai NKRI. “Itulah  santri sesungguhnya, “ katanya.                                                                                                                                      

Sedangkan Bupati Ngawi Ony mengatakan esensi peringatan HSN   adalah menjaga harmonisasi,  bersinergi,  berkolaborasi, menjaga   kondusifitas  dalam melaksanakan pembangunan. Hal itu untuk mewujudkan perjuangan  para  leluhur. “Yang kita harapkan  guyub rukun akan memantulkan ridlo Aloh,” ujarnya.

 Usai menyantap berkat slametan, Bupati Ony, Kiai Ulin dan Kiai Abdul Azis beserta peziarah menuju  makam Muassis NU Ngawi  KH Ma’mun Afandi, di makam Kembangan Desa Beran.  Bupati dengan khusyu’  mengikuti  tahlil di makam pendiri masjid  Baiturrahman  Beran. Sebelum menetap di Beran Ngawi Kiai Ma’mun santri Ponpes Termas Pacitan, Ponpes di Mangunsari Tulungagung,  Ponpes Krapyak Jogjakarta, hingga berjuang dan berdakwak bersama  nahdlyin Ngawi.

Selanjutnya  ziarah dilanjutkan ke makam  KH. Ahmad Romlan  (Bringin),  KH. Abdul Qohar (Teguhan Paron),  KH. Ali Mustofa (Babadan Paron),       KH. Abdus Salam (Ngijo Kendal Ngawi),  KH. Asroful Anam (Kedungprahu, Widodaren).  (ard)

BAHANAFM,NGAWI – Ditengah pandemi Covid -19, Ibas sapaan akrab Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI masih berusaha memberikan perhatian kepada pelajar dan mahasiswa di Ngawi. Diungkapkan oleh Koordintor Griya Aspirasi EBY Kabupaten Ngawi Suyadi kepada media mengungkapkan tahun ini Bapak Edhie Baskoro Yudhoyono masih memberikan apresiasi kepada pelajar dan mahasiwa di Ngawi dengan bantuan beasiswa untuk semua tingkatan pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi.

“Mas Ibas sudah seringkali memberikan bantuan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Ngawi, dan ini untuk kesekiankalinya,”ungkap Suyadi. Jumat (15/10/2021)

Untuk menjawab kerinduan mas Ibas kepada pelajar dan mahasiswa di Ngawi, sore tadi bertempat di aula SMK Modern sedikitnya 50 pelajar dari berbagai lembaga pendidikan mengikuti tatap muka dengan anggota DPR RI dapil VII Jawa Timur dengan melalui media zoom metting.  Ditambahkan oleh Korkab EBY Ngawi Suyadi, pertemuan dengan dibatasi 50 orang ini tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketat. Hal ini dibuktikan sebelum memasuki ruangan pertemuan peserta dari pelajar dan mahasiswa ini wajib cuci tangan, memakai masker dan dilakukan pengecekan suhu tubuh.

“Untuk mengobati rasa kangen mas Ibas terhadap kontituennya, kami menggelar reses dengan cara virtual bersama 4 kabupaten daerah pemilihan mas Ibas,”tambah Korkab EBY Ngawi.

Dalam virtualnya anggota DPR RI dari Dapil VII Jatim ini berpesan ditengah pandemi yang belum diketahui sampai kapan berakhirnya, untuk tidak menyurutkan semangat belajar dan semoga beasiswa yang diterima kepada para pelajar serta mahasiswa Ngawi bisa meringankan beban orang tua dari progam beasiswa.  

“Semoga pandemi segera berakhir dan kita bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. Kepada pada orang tua penerima beasiswa semoga progam bantuan PIP bisa meringankan beban dalam biaya pendidikan putra-putrinya,”harap Ibas.

Sementara Dhini salah satu mahasiswa asal Ngawi mengaku senang dengan beasiswa yang diterimanya,  yang awalnya orangtua tidak bisa menyelesaikan biaya setiap sementer akibat pandemi.

“Sangat terbantu atas bantuan beasiswanya terima kasih mas Ibas,”tambah Dhini. (ard)  

BAHANA, NGAWI - Minggu ini untuk Kabupaten Ngawi tengah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Ngawi. Pelaksanaannya mulai hari ini, Senin (11/10/21). Orang tua siswa SD pun menyambut antusias pelaksanaan pembelajaran langsung itu.

Pantauan kami di SD Negeri 1 Margomulyo, Ngawi, mayoritas orang tua setuju pelaksanaan PTM terbatas digelar. Keadaan tersebut dijelaskan oleh sebagaimana kepala sekolah setempat, Winartiningsih.

"Dari surat pernyataan yang kami berikan, hanya sedikit orang tua yang tetap menginginkan anaknya belajar daring," ungkapnya, Senin (11/10/21).

Hari pertama pembelajaran langsung di SD N Margomulyo 1 diwarnai dengan penerapan SOP kesehatan yang ketat. Siswa yang datang, disambut para guru dengan salam tangan di dada. Siswa juga harus cek suhu tubuh dan cuci tangan sebelum memasuki lingkungan sekolah.

"Kita terapkan ganjil genap sesuai tingkat kelas. Hari ini yang masuk kelas 1, 3, dan 5," kata Winartiningsih.

Aturan di dalam kelas pun tidak kurang ketat. Setiap bangku hanya boleh ditempati satu siswa. Para siswa juga harus mengenakan masker selama pembelajaran berlangsung, juga imbauan agar tidak saling berbagai peralatan sekolah.

Selama pembelajaran langsung ini digelar, dikatakan Winartiningsih, jam istirahat juga ditiadakan. Siswa hanya diberikan waktu jeda belajar untuk istirahat.

"Kantin sekolah tidak kita buka, kita sampaikan agar orang tua siswa membawakan bekal untuk anaknya," ujarnya.

Sejumlah aturan berlapis selama pelaksanaan PTM terbatas bagi siswa SD itu untuk memastikan keselamatan dan keamanan bagi siswa ataupun pendidik dari bahaya virus Corona. Lain dari itu, disebut Winartiningsih, pendidik ataupun tenaga kependidikan di lembaganya seluruhnya sudah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Lebih lanjut, awal PTM terbatas di SD N Margomulyo 1 Ngawi, siswa langsung disambut dengan penilaian tengah semester (PTS). Untuk siswa tingkat bawah (kelas 1-3), dikatakan Winartiningsih, pelaksanaan PTS masih menggunakan kertas jawaban. Sedangkan tingkat atas (kelas 4-6), mengerjakan dengan perangkat seluler masing-masing.

"Kita sudah menerapkan teknologi bagi siswa tingkat atas. PTS dilakukan seperti saat daring,"tegasnya. (Ard) 

BAHANAFM,NGAWI - Beberapa bulan terakhir ini, tim gugus tugas menctata kasus Covid-19 di Ngawi saat ini sudah semakin hari semakin turun. terbukti tidak ada lonjakan kasus yang signifikan seperti bulan-bulan lalu. namun demikian, PMI Ngawi tetap mensiagakan plasma konvalense (PK) dengan berbagai golongan darah untuk memenuhi permintaan pemohon agar kiranya menjadi pemutus rantai penyebaran Covid-19.

Seperti diungkapkan oleh Joko Widodo, selaku petugas transfusi darah UDD PMI Ngawi, Jumat (8/10/21). Ketersediaan PK di Kabupaten Ngawi sampai sejauh ini masih aman dan PMI Ngawi menyediakan stok dengan berbagai golongan. Diharapkan ini sebagai komitmen kami dengan adanya alat yang ada di PMI tidak membuat keresahan akan kekurangan stok.

 "PMI Ngawi telah menyediakan PK sesuai kebutuhan, dengan berbagai golongan,"ungkap Joko.

Hingga hari ini PMI Ngawi memiliki stok plasma konvalense sejumlah 29 buah. Dari sejumlah itu, Joko belum ada permintaan dari rumah sakit atau pasien guna perawatan Covid-19 bergejala berat sehingga stok di Ngawi terbilang masih aman.

walaupun belum ada permintaan yang berlebih namun PMI Ngawi, masih menerima donor plasma konvalense dari penyintas Covid-19. Terlebih, saat ini PMI Ngawi sudah memiliki alat untuk memproduksi plasma konvalense secara mandiri.

"PMI Ngawi sudah memiliki alat secara mandiri hanya saja tes lab masih dilakukan di Surabayai,"jelasnya.

Saat ditanya perihal masa penyimpanan plasma konvalense ditegaskan Joko, PK  bisa disimpan hingga satu tahun lamanya. Di PMI Ngawi, plasma konvalense disimpan dalam lemari beku dengan suhu minus 35 derajat Celcius dengan pengawasan tenaga ahli dibidangnya. Sementara itu,  untuk mendapatkan plasma konvalense, selain atas permintaan dari rumah sakit, keluarga pasien Covid-19 juga bisa mengajukan permohonan. Namun, tetap harus menggunakan formulir dari pihak rumah sakit yang ditujukan bagi PMI Ngawi. 

"Kami tidak mempersulit bila ada pemohon mencari PK, cukup permohonan dari pihak RS yang ditujukan ke PMI," tegasnya. (Ard)

BAHANAFM,NGAWI-  Tidak ingin adanya kendala dan mengetahui secara langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono melakukan sidak pada pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara (CASN) hari kedua di Gedung Eko Kapti Ngawi, Kamis (7/10/21).

 

Dalam sidak tersebut Bupati Ony mengungkapkan pelaksanaan seleksi sudah cukup baik, terkait kesiapan panitia serta penerapan protokol kesehatan.

 

“Untuk tidak memunculkan cluster baru, peserta yang mengikuti ujian diberlakukan proskesh ketat,"ungkap Bupati Ony.

 

Tidak hanya itu saja pihaknya juga mewajibkan skrining sebelum peserta memasuki ruangan yang hendak mengerjakan ujian. Guna memberikan transparansi dalam pelaksanaan ujian tersebut peserta hanya membawa peralatan yang berkaitan dengan tes. Diantaranya seperti larangan membawa bolpoin, HP, jam, hingga ikat pinggang.

 

"Saya berharap pelaksanaan test ini berjalan dengan bersih,"jelasnya.

 

Peserta juga langsung mengetahui lolos dan tidaknya dalam proses seleksi secara real time melalui YouTube channel yang sudah disiapkan, selain itu didukung sarana dan prasarana yang represerentatif.

 

"Semoga dengan seleksi ini bisa memunculkan aparatur negara yang disiplin dan bersih,"tegas Bupati Ony.(ard)

BAHANAFM, NGAWI - Pekan depan siswa siswi sekolah setingkat SD di Kabupaten Ngawi akan kembali belajar di kelas. Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas SD akan dimulai pada 11 Oktober 2021 pekan depan. Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, Sumardi menjelaskan, selama uji coba PTM terbatas SD berlangsung, pihak sekolah akan tetap menggelar pembelajaran secara daring. Itu untuk siswa yang mendapatkan jatah belajar daring dan siswa yang tidak diizinkan wali murid mengikuti PTM terbatas.

 "Karena masih uji coba lembaga sekolah tidak diperbolehkan melakukan PTM secara keseluruhan, akan tetapi daring dan luring,"ungkapnya.

 Seperti apa yang dilaksanakan oleh SDN  Karangtengah 4, Ngawi dalam PTM terbatas . Diungkapkan oleh Sulastri, kepala sekolah mengungkapkan, lembaganya menyiapkan ruangan UKS sebagai tempat isolasi. Ruang itu akan digunakan apabila ada siswa dengan suhu badan diatas 37,5 derajat Celcius.

 "Kami telah mempersiapkan ruang UKS untuk dimanfaatkan apabila ada siswa yang alami suhu badan tinggi,"jelasnya.

 Tidak hanya dalam mengantipasi temuan suhu tubuh, pihaknya juga melakukan pengaturan tempat duduk juga sudah dilakukan di SD N Karangtengah 4. Sejumlah guru telah memasang tanda di meja ruangan kelas.

 “ Selain itu juga membatasi jumlah siswa, yakni 14 anak untuk setiap kelas selama uji coba PTM terbatas dilakukan”tambah Sulastri. (ard)

 

Rasi Fm – Kepolisian Resor Magetan kembali menggelar kegiatan vaksin merdeka kepada 600 warga Pondok Pesantren Roudlotul Huda Desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan. Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareska mengatakan, pelaksanaan vaksin merdeka dengan menggunakan mobil gerai vaksin milik Pores Magetan merupakan pelaksanaan vaksin dosis kedua yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Roudlotul Huda.
“ Hari ini Polres Magetan melaksanakan kegiatan vaksin merdeka, ini adalah vaksin tahap ke 2 yang kemarin 28 hari yang lalu sudah kita laksanakan di sini hari ini sekitar 600 dosis untuk dosis 2,” ujarnya.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareska menambahkan, dengan pelaksanaan vaksin yang dilakukan oleh mobil gerai vaksin, diharapkan akan lebih banyak lagi siswa di pondok pesantren dan masyarakat di wilayah pondok pesantren yang divaksin sehingga akan meningkatkan prosentase jumlah warga tervaksin di Kabupaten Magetan. Dengan semakin banyak warga tervaksin diharapkan segera mencapai herd imunity dengan 70 persen jumlah warga Magetan telah tervaksin. Dengan tercapainya herd imunity maka kegiatan social dan perekonomian warga Kabupaten Magetan akan segera pulih.
“ Tentunya harapan kami kepada masyarakat agar secepatnya melaksanakan vaksin karena dengan adanya pencapaian vaksin ini sampai 70% di Kabupaten Magetan saya rasa level dari PPKN akan turun menjadi level 1 . Kalau level 1 tentunya perekonomian di wilayah Magetan akan kembali pulih,“ imbuhnya
Polres Magetan akan kembali melaksanakan vaksin merdeka dengan kuota sekitar sekitar 3.000 dosis dengan rata rata warga tervaksin sebanyak 1000 dosis selama 3 hari kedepan. Sampai saat ini Polres Magetan telah melakukan vaksinasi kepada 36.000 warga Magetan dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksin kepada masyarakat Magetan.
Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Huda Nur Wahid mengatakan, vaksinasi merupakan bentuk ikhtiyar yang dilakukan bersinergi dengan Kepolisian untuk menyukseskan vasinasi di Magetan, Sebanyak 500 santri di Pondok Pesantren Roudlotul Huda saat ini telah tervaksin bahkan warga sekitar saat ini juga telah tervaksin. “ Dengan adanya vaksin ini kita harapkan upaya vaksinasi di Magetan segera selesai sehingga aktifitas bisa berjalan seperti biasanya,” katanya. (DmS)

 

RASIFM,MAGETAN – Ratusan masyarakat dan santri di Pondok Pesantren Ar Rohman Desa Tegal Rejo Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan menggelar sholat lidaf”il bala Rebo Wekasan pada Hari Rabu siang (7/10). Sholat lidaf”il bala Rebo Wekasan menurut Pengasuh Pondok Pesantren Ar Rohman Tegal Rejo Ridho Rifai merupakan sholat sunat untuk memohon kepada Allah agar dilindungi dari bala yang diturunkan oleh Nya.
Kegiatan sholat sunat lidaf’il bala berjamaah di Pondok Pesantren Ar Rohman dilaksanakan setelah sholat Dhuhur dimana kegiatan diawali dengan adzan secara bersama sama oleh peserta sholat. Adzan bersama sama tersebut dilakukan dengan menghadap ke segala penjuru mata angin dari posisi peserta sholat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat dhuhur secara berjamaah. Usai Sholat Dhuhur para jamaah kemudian melaksanakan sholat 2 rokaat bakdiyah dan dilanjutkan dengan sholat lidaf”il bala sebanyak 4 rekaat secara berjamaah.
“Diawali dengan adzan bersama-sama dengan menghadap ke seluruh penjuru mata angin bagian, setelah itu kita melaksanakan Sholat Dhuhur berjamaah kemudian melaksanakan sholat 2 rokaat bakdiyah dan dilanjutkan dengan sholat lidaf”il bala sebanyak 4 rekaat 2 kali salam. Setiap rokaat setelah al-fatihah kita membaca Surah Al-Kautsar sebanyak 17 kali, syurat al – Ikhlas 5 kali. Surat Al Falaq 1 kali, dan Surat Annas 1 kali kemudian kita membaca doa tolak balak,” ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Ar Rohman Tegal Rejo Ridho Rifai menambahkan, kegiatan sholat lidaf”il bala Rebo wekasan berjamaah sudah menjadi tradisi yang dilaksanakan setiap tahun. Dengan dialksanakannya sholat lidaf”il bala ditengah pandemic covid 19 diharapakan bangsa Indoensia mampu melalui masa pandemic dan covid covid 19 di Indonesai segera berakhir. Kegiatan sholat lidaf”il bala berjamaah merupakan bentuk permohonan doa kepada Allah selain menerapkan protocol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19.
Kegiatan sholat lidaf’il balak Rebo Wekasan diakhiri dengan membaca tasbih takmid dan takbir diakhiri dengan kenduri dan makan bersama sebagi bentuk rasa syukur atas segala karunia Allah.(DmS)

PRAMESWARAFM,LAMONGAN - Hampir di seluruh wilayah permasalahan sampah menjadi hal yang rumit dihadapi, tidak terkecuali Lamongan. Untuk menghadapi permasalahan yang dimunculkan dari tingginya pencemaran lingkungan akibat timbulan sampah yang tidak terkelola dengan baik, Pemerintah Kabupaten Lamongan memunculkan inovasi ‘Samtaku’. Hal tersebut dipaparkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam Kompetisi Kovablik Provinsi Jatim tahun 2021, Rabu (6/10).
Samtaku, Sampah Tanggung Jawabku merupakan inovasi pengelolaan sampah pertama di Indonesia yang mempunyai skema kemitraan dengan menggunakan teknologi berstandart internasional (Verra). Inovasi pengelolaan sampah secara terintegrasi ini diharapkan dapat menjawab permasalahan sampah di Lamongan.
“Samtaku ini adalah inovasi yang luar biasa. Inovasi ini dapat dijadikan model pengelolaan sampah masa depan. Dari sisi manfaat samtaku, sampah yang masuk pada TPA Tambakrigadung awalnya 50-60 ton/hari menjadi 6-10 ton/hari (hanya residu), penanganan sampah mencapai 77,5 persen (180,2 ton/hari) meningkat dari 45,5 persen (154,7 ton/hari), diikuti dengan pengurangan sampah dari 8,9 persen menjadi 22,5 persen, aksesibilitas ke lokasi pengelolaan sampah lebih dekat, nilai IKM pengelolaan juga naik dari 70,5 persen menjadi 82,05 persen, nilai ekonominya pun juga naik dan masih banyak manfaat lain,” papar Pak YES.
Banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari berdirinya Samtaku. Sampah yang mulanya tidak memiliki nilai guna saat ini sudah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Hasil yang diperoleh dari Samtaku berupa botol, papan, kaos, hingga pupuk kompos dengan produksi 100 ton/tahun yang sementara masih diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Samtaku ini juga dapat memberikan dampak ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung pada masyarakat, seperti pada pekerja pemilah sampah (secara langsung) maupun pengumpul sampah atau pemulung (secara tidak langsung).
Diungkapkan Pak YES, rencana kedepannya tahun 2022 akan dibangun 2 lokasi Samtaku di Kecamatan Babat dan Kecamatan Solokuro. “Saya berencana tahun 2022 akan membangun Samtaku di Kecamatan Babat dan Solokuro untuk menampung sampah di wilayah sekitar pantai utara. Inovasi ini tidak boleh berhenti di sini,” ujarnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan Anang Taufik, Lamongan telah memiliki program LGC (Lamongan Green and Clean) yang dapat mensupport inovasi Samtaku. Program LGC yang hingga saat ini telah memiliki kurang lebih 1.000 bank sampah secara langsung terjun ke masyarakat tingkat RT-RW ini memberikan edukasi dan apresiasi melalui bank sampah. (ptr)

BAHANAFM, NGAWI – Rencana pemerintah daerah untuk pelonggaran obyek wisata nampaknya tidak berjalan dengan mulus, dengan alasan tidak kesemua wisatawan miliki aplikasi vaksin. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di masa uji coba pembukaan kawasan wisata di Ngawi, menjadi salah satu harapan pengusaha plesiran. Namun  masih ditemukan kendala, selain terkendala pelancong tidak miliki aplikasi, jaringan internet juga tidak stabil. Mengapa obyek wisata di Ngawi yang berada di kawasan pegunungan, cukup sulit menerima sinyal.  

Diungkapkan oleh Kabid Pariwisata, Disparpora Ngawi Totok Sugiharto mengatakan, kendala jaringan internet menghambat penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, juga ditemukan perangkat pengunjung tidak mendukung aplikasi PeduliLindungi.  Kendala itu ditemukan setelah Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi melaksanakan simulasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat uji coba pembukaan kawasan wisata awal pekan ini.

"Ngawi miliki karakteristik pegunungan, hal ini yang menjadi sulitnya pengunjung  tidak menerima sinyal stabil dan tidak semua HP bisa mengunduh aplikasi Pedulilindungi,"ungkap Kabid Pariwisata Pemkab Ngawi, Rabu (6/10/21).

Mendasar hal tersebut Disparpora Ngawi, memberikan solusi kepada pengunjung tetap bisa masuk kawasan wisata dengan menunjukkan sertifikat vaksin.

"Kami memberikan kelonggaran kepada pengunjung bisa dengan menunjukkan sertifikat vaksin,"tambah Totok.

Tidak hanya itu saja pemerintah daerah memberikan arahan kepada pengusaha obyek wisata, untuk membentuk tim khusus yang bertugas memberikan edukasi kepada pengunjung perihal ketaatan prokesh.  Totok menegaskan  selama masa uji coba ini, hanya kawasan wisata yang berbasis outdoor atau terbuka yang baru diizinkan untuk dibuka. Sementara untuk wisata air, masih belum diizinkan buka.

 "Untuk sementara kawasan wisata berbasis outdor atau terbuka yang diperbolehkan buka sementara wisata air belum di perbolehkan,"tegasnya.(ard)

Page 1 of 101

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries