Now playing

bahanafm

bahanafm

BAHANAFM,NGAWI – Sopir bus PO Harapan Jaya, tujuan Madiun – Jakarta ditemukan meninggal mendadak di rumah makan Duta 1 Ngawi, sopir yang di duga terinfeksi virus corana sehingga petugas langsung mengevakuasi dengan protokol lengkap covid 19.  Akibat kejadian tersebut konstan saja membuat penumpang dan awak bus tidak berani mendekat dengan alasan takut corona.

“ Korban belum selesai makan menunduk dan diam,” Ungkap Suroyo salah satu penumpang bus. Sabtu (04/06/2020)

Seluruh penumpang dirumah makan duta 1, rumah makan yang terdapat  di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi  langsung panik. Kejadian yang terjadi pukul 03.00 WIB tidak hanya membuat panik penumpang saja, melainkan para pengunjung yang memanfaatkan rumah makan tersebut untuk singgah. Dengan alasan takut dengan penyebaran virus corona atau covid 19, warga yang berada di rumah makan duta tidak ada yang berani mendekat. Korban dengan identitas Muhammad Dzazuli 59 th, warga asal Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Ngawi, dengan membawa sekitar 10 penumpang dan berhenti untuk makan di rumah makan duta 1 Ngawi.

“ Kami hendak ke Jakarta namun sebelum meneruskan perjalanan sesuai jadwal, kita berhenti di Rumah makan untuk jatah makan pagi,” Tambah Suroyo salah satu penumpang warga Madiun hendak ke tanah abang.

Usai makan Muhammad Dzazuli ini bukannya beranjak pergi melainkan menunduk dimeja makan, tak kunjung bangun kendati rekannya berusaha untuk membangunkan. Korban yang awalnya di sangka tidur tidak menjawab kendati berulang kali di bangunkan, karena curiga rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan di duta Ngawi. Selang beberapa waktu kemudian petugas medis dari rumah sakit At Tin Husada datang ke lokasi dan menyatakan sopir bus sudah meninggal. Akibatnya penumpang dan karyawan yang berada di rumah makan Duta 1,   tidak ada satupun yang berani mendekat karena takut covid 19.

“ Awalnya kita di beritahu ada crew bus harapan jaya tewas, tidak berani mendekat musimnya covid gini kita panggil dari tim tenaga medis RSUD Dr Soeroto dan petugas polres Ngawi,” Tambah Heri petugas keamanan Duta 1.

Sementara tim medis dr Soeroto Ngawi dan polsek kota datang kelokasi langsung evakuasi jenasah sopir bus dengan menggunakan standart protokol covid 19. Sementara penumpang bus dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (Ard)

BAHANAFM,NGAWI – Sopir bus PO Harapan Jaya, tujuan Madiun – Jakarta ditemukan meninggal mendadak di rumah makan Duta 1 Ngawi, sopir yang di duga terinfeksi virus corana sehingga petugas langsung mengevakuasi dengan protokol lengkap covid 19.  Akibat kejadian tersebut konstan saja membuat penumpang dan awak bus tidak berani mendekat dengan alasan takut corona.

“ Korban belum selesai makan menunduk dan diam,” Ungkap Suroyo salah satu penumpang bus. Sabtu (04/06/2020)

Seluruh penumpang dirumah makan duta 1, rumah makan yang terdapat  di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi  langsung panik. Kejadian yang terjadi pukul 03.00 WIB tidak hanya membuat panik penumpang saja, melainkan para pengunjung yang memanfaatkan rumah makan tersebut untuk singgah. Dengan alasan takut dengan penyebaran virus corona atau covid 19, warga yang berada di rumah makan duta tidak ada yang berani mendekat. Korban dengan identitas Muhammad Dzazuli 59 th, warga asal Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Ngawi, dengan membawa sekitar 10 penumpang dan berhenti untuk makan di rumah makan duta 1 Ngawi.

“ Kami hendak ke Jakarta namun sebelum meneruskan perjalanan sesuai jadwal, kita berhenti di Rumah makan untuk jatah makan pagi,” Tambah Suroyo salah satu penumpang warga Madiun hendak ke tanah abang.

Usai makan Muhammad Dzazuli ini bukannya beranjak pergi melainkan menunduk dimeja makan, tak kunjung bangun kendati rekannya berusaha untuk membangunkan. Korban yang awalnya di sangka tidur tidak menjawab kendati berulang kali di bangunkan, karena curiga rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan di duta Ngawi. Selang beberapa waktu kemudian petugas medis dari rumah sakit At Tin Husada datang ke lokasi dan menyatakan sopir bus sudah meninggal. Akibatnya penumpang dan karyawan yang berada di rumah makan Duta 1,   tidak ada satupun yang berani mendekat karena takut covid 19.

“ Awalnya kita di beritahu ada crew bus harapan jaya tewas, tidak berani mendekat musimnya covid gini kita panggil dari tim tenaga medis RSUD Dr Soeroto dan petugas polres Ngawi,” Tambah Heri petugas keamanan Duta 1.

Sementara tim medis dr Soeroto Ngawi dan polsek kota datang kelokasi langsung evakuasi jenasah sopir bus dengan menggunakan standart protokol covid 19. Sementara penumpang bus dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (Ard)

BAHANAFM,NGAWI – Sopir bus PO Harapan Jaya, tujuan Madiun – Jakarta ditemukan meninggal mendadak di rumah makan Duta 1 Ngawi, sopir yang di duga terinfeksi virus corana sehingga petugas langsung mengevakuasi dengan protokol lengkap covid 19.  Akibat kejadian tersebut konstan saja membuat penumpang dan awak bus tidak berani mendekat dengan alasan takut corona.

“ Korban belum selesai makan menunduk dan diam,” Ungkap Suroyo salah satu penumpang bus. Sabtu (04/06/2020)

Seluruh penumpang dirumah makan duta 1, rumah makan yang terdapat  di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi  langsung panik. Kejadian yang terjadi pukul 03.00 WIB tidak hanya membuat panik penumpang saja, melainkan para pengunjung yang memanfaatkan rumah makan tersebut untuk singgah. Dengan alasan takut dengan penyebaran virus corona atau covid 19, warga yang berada di rumah makan duta tidak ada yang berani mendekat. Korban dengan identitas Muhammad Dzazuli 59 th, warga asal Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Ngawi, dengan membawa sekitar 10 penumpang dan berhenti untuk makan di rumah makan duta 1 Ngawi.

“ Kami hendak ke Jakarta namun sebelum meneruskan perjalanan sesuai jadwal, kita berhenti di Rumah makan untuk jatah makan pagi,” Tambah Suroyo salah satu penumpang warga Madiun hendak ke tanah abang.

Usai makan Muhammad Dzazuli ini bukannya beranjak pergi melainkan menunduk dimeja makan, tak kunjung bangun kendati rekannya berusaha untuk membangunkan. Korban yang awalnya di sangka tidur tidak menjawab kendati berulang kali di bangunkan, karena curiga rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan di duta Ngawi. Selang beberapa waktu kemudian petugas medis dari rumah sakit At Tin Husada datang ke lokasi dan menyatakan sopir bus sudah meninggal. Akibatnya penumpang dan karyawan yang berada di rumah makan Duta 1,   tidak ada satupun yang berani mendekat karena takut covid 19.

“ Awalnya kita di beritahu ada crew bus harapan jaya tewas, tidak berani mendekat musimnya covid gini kita panggil dari tim tenaga medis RSUD Dr Soeroto dan petugas polres Ngawi,” Tambah Heri petugas keamanan Duta 1.

Sementara tim medis dr Soeroto Ngawi dan polsek kota datang kelokasi langsung evakuasi jenasah sopir bus dengan menggunakan standart protokol covid 19. Sementara penumpang bus dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (Ard)

BAHANAFM,NGAWI- Hati – hati dan waspada dengan kendaraan melintas di depan demkian acapkali di dengungkan oleh petugas guna mencegah kejadian kecelakaan di jalan raya. Sepertihalnya kejadian kecelakaan di jalan raya pangkur – talok Ngawi tepatnya di Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur sekitar pukul 19.45 WIB. Memgakibatkan Angga Sudarmansyah 21 th warga Desa Pangkur Ngawi meninggal dilokasi kejadian akibat luka yang cukup parah pada bagian kepala, karena benturan keras dengan kendaraan dari arah berlawan.

“ Korban ini berusaha menghindari kendaraan didepannya, sayangnya terlalu kanan,” Ungkap Parno saksi warga.   

Peristiwa yang melibatkan 2 kendaraan tersebut dinataranya sepeda motor yamaha vixion  AE 6960 LA dikendarai oleh Angga sudarmansyah 21th dan membonceng Nur Saefudin 25th yang keduanya warga  Ds. Paras, Kec. Pangkur Kab. Ngawi versus Sepeda motor yamaha vixion nopol AE 2864  BM dikendarai oleh Moch Zaki 15tht dan membonceng Rogib Aswahani 13 th keduanya  warga asal Desa Pleset Kecamatan Pangkur. Kab. Ngawi

“ Keduanya sama-sama mengendarai vixion satu dari timur dan satunya dari barat,” Tambahnya.

Peristiwa yang bermula dari sepeda motor Yamaha Vixion Nopol  AE 2864  BM  melintas dari arah timur sesampainya di TKP kendaraan yang dikendarai angga  sepeda motor yamaha Vixion  nopol AE 6960 LA warna merah menghindari sepeda angin sehingga mengambil jalur telalu kanan tanpa disadari datang dari arah berlawanan datang dari arah barat   Spm Yamaha Vixion No.pol AE 2864  BM   yang dikendarai oleh Moch. Zacky sehingga mengakibatkan  terjadinya laka lantas yg mengakibatkan 1 pengendara spm MD An. Angga Sudarmansyah dan 3 mengalami luka luka dan selanjutnya dilakukan perawatan dipuskesmas pangkur

 

Sepeda motor vixion warna merah dikendarai angga melintas dari barat ke timur sesampai dilokasi kejadian searah didepannya sepeda pancal yang tidak di ketahui pengemudinya menghindari lubang jalan. Karena jarak yang sudah dekat angga banting stir kekanan untuk menghindari tabrak belakang, namun nahas karena terlalu mengambil haluan kekanan muncul kendaraan vixion yang dikendarai moch. Zaky. Adu banteng 2 kendaraan tidak bisa terhindar akibat benturan keras kuda besi dengan kecepatan tinggi akibatkan Angga pemuda 21th meninggal dilokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala.

“  Akibat kejadian itu 4 korban yang diantaranya 1 Meninggal dunia dan 3 luka berat,” Ungkap Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Bobby M. Zulfikar. (ard)  

BAHANAFM,NGAWI –  Ratusan anggota Polri, ASN, dan Bhayangkari menjalani rapid test massal di mapolres Ngawi. Rapid test ini diawali oleh orang nomer satu di korps seragam coklat dan diikuti oleh perwira lainnya. Diungkapkan oleh kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto rapid test ini diikuti oleh 139 orang,  sebagai  merupakan upaya untuk mendeteksi kondisi kesehatan anggota polisi setempat sekaligus untuk mencegah penularan COVID-19 diantara sesama anggota maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

“ Kita petugas yang lebih banyak di lapangan, jadi dengan rapid test ini memberikan kenyaman baik sesama rekan kerja dan masyarakat secara langsung karena banyak terlibat,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto, Rabu (24/06/2020)  

Kegiatan ini dilaksanakan oleh polres Ngawi sebagai upaya persiapan pengamanan jelang penerapan kenormalan baru berdamai dengan covid 19.

Guna menjaga sosial distancing petugas medis dari Dinas Kesehatan Ngawi mengawali pemeriksaan dengan mendata identitas dan riwayat petugas secara bergilir. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah di ruang aula pertemuan Mapolres Ngawi.

“ Dengan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan Anggota Polri dari paparan virus corona, sekaligus mempersiapkan pengamanan jelang pemberlakuan kenormalan baru,” Tambah Kapolres Ngawi.

Dari hasil pemeriksaan rapid test  oleh petugas kesehatan tersebut, 139 personil dilingkungan mapolres Ngawi dinyatakan non reaktif.

“ Alhamdulilah hasil rapid untuk personil tidak ada yang positif,” Tegas Kapores Ngawi. (ard)

BAHANAFM,NGAWI -  Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB warga lingkungan pasar Desa Tepas, Geneng, Ngawi dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di saluran air dekat Pabrik Gula Soedhono. Mayat dengan berjenis kelamin peremuan dengan usia kira-kira 25 tahun ditemukan dengan tanpa busana gegerkan warga setempat dan pengguna jalan yang melintas hendak ke pasar.

 

“ Korban meninggal dengan jenis kelamin perempuan, ditemukan mengambang di saluran air,” Ungkap Kapolsek Geneng Ngawi AKP Dhanang Prasmoko.

 

Pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB, Aris saksi warga Desa Tepas melihat korban berjalan kaki dengan menggunakan kaos dan celana training, tiba-tiba sesampai di lokasi kejadian korban melepas baju dan langsung masuk ke air yang berada di saluran air.  Karena curiga dengan apa yang dilakukan korban, Aris mendekat dan mengetahui korban tidak muncul kepermukaan karena diketahui saluran air tersebut dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.  Aris meminta tolong kepada warga sekitar untuk segera menolong korban, tim SAR dan warga yang datang kelokasi berhasil mengangkat korban akan tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 

“  Korban awalnya jalan kaki kemudian melepas baju dan langsung jebur, saya curiga langsung mendekat ternyata korban tidak bisa berenang dan tenggelam,” Jelas Aris.

 

Kapolsek Geneng Ngawi yang datang ke lokasi kejadian bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Korban meninggal murni karena air yang masuk ke dalam paru-paru tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan dikuatkan dari keterangan pihak keluarga, dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (ARD)

 

“ Kematian korban murni karena tenggelam dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” Tegas Kapolsek Geneng Ngawi.

BAHANAFM,NGAWI -  Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB warga lingkungan pasar Desa Tepas, Geneng, Ngawi dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di saluran air dekat Pabrik Gula Soedhono. Mayat dengan berjenis kelamin peremuan dengan usia kira-kira 25 tahun ditemukan dengan tanpa busana gegerkan warga setempat dan pengguna jalan yang melintas hendak ke pasar.

 

“ Korban meninggal dengan jenis kelamin perempuan, ditemukan mengambang di saluran air,” Ungkap Kapolsek Geneng Ngawi AKP Dhanang Prasmoko.

 

Pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB, Aris saksi warga Desa Tepas melihat korban berjalan kaki dengan menggunakan kaos dan celana training, tiba-tiba sesampai di lokasi kejadian korban melepas baju dan langsung masuk ke air yang berada di saluran air.  Karena curiga dengan apa yang dilakukan korban, Aris mendekat dan mengetahui korban tidak muncul kepermukaan karena diketahui saluran air tersebut dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.  Aris meminta tolong kepada warga sekitar untuk segera menolong korban, tim SAR dan warga yang datang kelokasi berhasil mengangkat korban akan tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 

“  Korban awalnya jalan kaki kemudian melepas baju dan langsung jebur, saya curiga langsung mendekat ternyata korban tidak bisa berenang dan tenggelam,” Jelas Aris.

 

Kapolsek Geneng Ngawi yang datang ke lokasi kejadian bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Korban meninggal murni karena air yang masuk ke dalam paru-paru tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan dikuatkan dari keterangan pihak keluarga, dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (ARD)

 

“ Kematian korban murni karena tenggelam dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” Tegas Kapolsek Geneng Ngawi.

BAHANAFM,NGAWI – Sedikitnya 8 orang perwakilan pelaku seni  dan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) luruk kantor DPRD Ngawi. Kedatangan pelaku seni ini dengan tujuan meminta audensi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Ngawi untuk dapat kiranya dibantu kelonggaran agar pelaku seni dapat beraktifitas kembali. Diungkapkapkan oleh Karyani selaku ketua Pepadi Ngawi, permintaan ini mendasar dari selama lebih dari 3 bulan lebih vakum akibat larangan pemerintah agar tidak berkerumun menjaga social distancing mencegah penyebaran covid 19. Sehingga mereka mengadu ke dewan agar bisa merasakan kebijakan new normal, karena dengan pemberian ijin keramaian hal itu sangat berpengaruh besar dari mata pencaharian atau penghasilan yang selama ini mereka geluti. Selasa (23/06/2020).

“ Akibat Covid 19 selama 3 bulan lebih, kami pelaku seni tidak bisa berkarya sehingga berdampak luar biasa dengan incame yang kami dapatkan,” Ungkap Karyani, ketua Pepadi Ngawi.

Pelaku seni yang terdiri dari perwakilan pengusaha terop, dalang, orchestra, penggiat tari, dan pengusaha rias diterima oleh ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko dengan didampingi dinas terkait serta pihak kepolisian di ruang banmus lantai 2 kantor perwakilan rakyat. Dalam pertemuan tersebut mereka (pelaku seni:red) dalam intinya anggota dewan  memperhatikan nasib mereka yang selama ini terdapampak covid 19 dan bisa memberikan tekanan kepada pemkab Ngawi untuk memperbolehkan ijin usaha mereka di Kabupaten Ngawi.

“ Kami sudah paham dengan protocol kesehatan covid 19, tapi apabila belum mendapatkan ijin dari pejabat terkait pekerjaan kami terasa menggantung,” Tambahnya.

Menanggapi kedatangan pelaku seni tersebut, pimpinan  DPRD, Antok demikian panggilan akrabnya bahwa pihaknya akan membawa aspirasi pelaku seni di kepada pemkab Ngawi khususnya Bupati selaku ketua gugus tugas. Pihaknya akan mendorong pemkab Ngawi, untuk menyusun pedoman Standar Operasiaonal Pekerjaan (SOP) kegiatan hajatan, tradisi dan budaya agar bisa memberikan solusi para pelaku seni bisa berkarya kembali.  

“ Hasil pertemuan tersebut, kami hanya bisa memberikan masukan kepada sodara Bupati selaku ketua gugus tugas Ngawi, untuk menjadi acuan penerbitan (SOP) dalam pertunjukan seni dan budaya, agar mereka bisa tetap berkreasi,” Jelas Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko.

Dalam waktu dekat pedoman yang dimaksud oleh ketua DPRD yang diantaranya  permohonan ijin, persiapan kegiatan, tempat, waktu, sarana dan prasarana yang perlu siapkan serta yang mengawasi suatu kegiatan tersebut siapa akan di serahkan kepada pemkab Ngawi.

“Pemkab Ngawi harus mempunyai pedoman yang nantinya menjadi pegangan dan acuan, kepada warga apabila melaksanakan kegiatan ditengah pandemic covid19,” Tegas Ketua DPRD Ngawi. (ard)

BAHANAFM,NGAWI – Setelah menjalani rapid test 2 kali dan hasil swab dengan reaktif positif covid 19, istri dari penderita penyakit pandemic menular ini langsung di jemput oleh petugas kesehatan. Pasien dengan inisial Ny. H warga  asal Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Ngawi dijemput di kediamannya, untuk dilaksanakan isolasi dengan pengawasan petugas kesehatan RSUD dr. Soeroto Ngawi.

“ Penambahan pasien satu ini tertular dari suaminya. Karena suami dari pasien adalah salah satu pengasuh di ponpes Temboro di wilayah Magetan dan sudah masuk terlebih dahulu berada di RSUD dr. Soeroto Ngawi dengan diagnosa yang sama,”  Ungkap Bupati Ngawi Budi Sulisyono. Sabtu (20/06/2020)

Mendasar hal tersebut, mulai hari ini beberapa warga yang pernah kontak dengan pasien langsung dilakukan screning yakni pemeriksaan rapid test.  

“ Kita langsung mengintruksikan kepada petugas kesehatan setempat untuk melakukan screning, agar diketahui sebaran atau untuk mengantisipasi tidak terlalu jauh penularannya,” Tambah Bupati Ngawi.

Dengan penambahan jumlah pasien reaktif covid 19 sebaran di kabupaten Ngawi menjadi 17 orang dengan rincian 12 orang sembuh dan 5 orang dalam perawatan, PDP 48 orang rincian 37 orang selesai pengawasan, 7 orang meninggal, 4 orang dalam pengawasan.

“ Semoga ini menjadi penambahan terakhir, dan Kabupaten Ngawi bebas dari covid 19,” tegasnya.

Dengan penerapan new normal oleh Bupati Ngawi selama 2 pekan terakhir ini, pihaknya terus melakukan rapid kepada warga Ngawi ataupun saat warga  dalam kegiatan berkumpul banyak orang. Sepertihalnya di pasar hewan Desa Kartoharjo Ngawi, 710 telah dilakukan rapid test, 1 diantaranya dinyatakan 1 reaktif(ard)

BAHANA,FM,NGAWI – Keterwakilan 4 kursi di lembaga perwakilan daerah Kabupaten Ngawi, rekom Partai Kebangkitan Bangsa menjadi kunci bagi yang hendak melawan petahana pemilihan kepala daerah yang bakal di gelar 9 Desember 2020 mendatang. Namun dengan diterimanya rekom dari DPP PKB pusat diserahkan kepada pasangan Ony Anwar – Dwi Riyanto Jatmiko /Antok (OK) memupuskan harapan pesaingnya.

 

“ Rekom DPP PKB Pusat telah kami terima kemarin dan menambah jumlah partai yang mendukung kami dalam pilkada mendatang,” Ungkap Ony Anwar.  Jumat (19/06/2020)

 

Ony demikian panggilan akrab petahana yang masih menjabat wakil Bupati Ngawi aktif mengaku sudah mengantongi   rekomendasi partai-partai yang duduk di kursi legeslatif Ngawi periode 2014-2019. Diawali partai pengusung PDIPerjuangan menjadi kali pertama rekom di serahkan kepada pasangan OK menyusul PKS, Gerindra, surat ketetapan dari Golkar, dan secara bersamaan 3 partai yakni Nasdem PKB dan PAN. Sementara  PPP dan Demokrat bakal menyusul ikut pula mendukung pasangan OK.

 

“ Rekomendasi dengan menyerahkan dukungan kepada pasangan OK, 7  partai sudah kami terima yakni PDI Perjungan, PKS, Gerindra, Golkar dan turun secara bersamaan  minggu ini sejak selasa PAN, PKB dan PAN,” Tambahnya

 

Rekomendasi PPP dan Demokrat rencananya akhir minggu ini akan di terima oleh pasangan OK yang informasi masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Ngawi. Dengan rekomendasi partai yang duduk dikursi parlementer mengusung dan mendukung pasangan OK, secara tidak langsung pesaing tidak memiliki tempat diberangkatkan dari jalur partai. Hal ini tidak menutup kemungkinkan akan muncul pasangan tunggal, pasalnya jalur independentpun tidak ada yang mengambil kesempatan tersebut. Ony tegas tidak mempermasalahkan hal tersebut, ini menjadi awal untuk kita diberikan amanah bahwa kalaborasi unsur semua partai membawa Ngawi yang lebih baik.

 

“ Pemilu itu kepentingan bersama memilih pemimpin yang amanah, bisa menyelesaikan masalah, dan membawa Ngawi yang lebih baik. Dan menjadi ajang pemilih untuk memberikan pilihananya kepada pemimpin yang integritas inovatif bukan kepentingan yang sebaliknya,” Tegas Ony.

 

Demikian jumlah kursi parlementer dukung pasangan OK.  PDIP mendapat 20 kursi, Golkar mendapat 5 kursi, PKB mendapat 4 kursi, Gerindra mendapat 4 kursi, PKS mendapat 4 kursi, PAN mendapat 3 kursi, Nasdem mendapat 2 kursi menyisakan Hanura mendapat 1 kursi , PPP mendapat 1 kursi, Demokrat mendapat 1 kursi. (ARD)

Page 1 of 59