Now playing

Rate this item
(0 votes)

Balap Liar diobrak Petugas Polres Ngawi, Puluhan Kendaraan Terkena Razia

By Published August 15, 2019

NGAWI - Kejengkelan dan keresahan warga atas kegiatan balap liar di Ngawi terjawab setelah petugas polres Ngawi obrak geng pacuan kuda besi. Aparat Polres Ngawi sedikitnya menyita 43 sepeda motor saat membubarkan aksi balap liar di Ahmad Yani, atau kawasan stadion ketonggo ,Minggu (11/8/2019) dini hari.

Sepeda motor yang disita itu baik yang dipakai balapan maupun kendaraan penonton yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan beserta para pengendaranya.

Dalam razia tersebut polisi mengepung kawasan yang dijadikan arena balap liar, yakni pada lajur Selatan di jalan A. Yani kawasan depan stadion hingga ke simpang empat Kartonyono. Para joki dan ratusan penonton di lokasi tersebut tak dapat berkutik dari kejaran petugas. Pasalnya walaupun penonton kendaraan yang dibawa tidak disertai surat penting kendaraan dan kondisi sepeda motor tidak sesuai standart.

Usai dimintai keterangan kepemilikan para joki diamankan ke Mapolres sedangkan penonton langsung dipaksa meninggalkan lokasi. Berdasarkan informasi yang kami himpun balap liar ini sering di gelar pada akhir pekan, kendati sering dilakukan razia efek jera nampaknya kurang dipahami oleh pembalap liar.

" Petugas sering kali melakukan razia balap liar namun seperti tidak pernah jera." ungkap Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu.

Kuat dugaan balapan ini juga menjadi ajang taruhan perjudian uang mencapai jutaan rupiah. Penyerapan yang dimulai pukul 01.00 wib petugas berhasil dan tidak pulang dengan tangan hampa, sedikitnya puluhan kendaraan dibawa petugas untuk dijadikan barang bukti.

“Informasi balapan liar ini memang sudah ada sejak beberapa waktu lalu dan tadi informasi itu valid sehingga kami langsung datang dan membubarkan mereka. Para joki beserta kendaraan milik mereka maupun sepeda motor yang tidak lengkap surat-suratnya kami bawa ke Mapolres. Mereka kami bina dan kami bolehkan pulang setelah mereka bisa menunjukkan kelengkapan kendaraan,” Tambah Kapolres Ngawi.

Pengecualian ditujukan atas motor modifikasi dengan kondisi motor yang tidak standart ditahan selama 1 bulan. Tidak hanya itu saja motor yang djtaja yangm# sesuai keluaran pabrikan.

"Semoga ini menjadi efek jera kepada mereka yang terlibat dalam balap liar." Tegas Kapolres Ngawi. (ard)

Read 1 times