Now playing

Rate this item
(0 votes)

Benahi Sanyo, Teknisi Tewas Tersengat Listrik

By Published September 19, 2017

 Ngawi-Ironis memang dengan apa yang dialami oleh salah satu Dusun Cerme, Desa Gentong, Kecamatan Paron, Ngawi Suparno pria berumur 55 tahun yang keseharianya sebagai tukang servis mesin sanyo, harus berakhir hidupnya dengan pekerjaan yang setiap hari korban gandrungi. Kejadian yang cukup membuat warga terkejut ini, korban meninggal disaat memperbaiki pompa air yang terdapat dirumah korban sendiri. Mengingat musim kemarau yang cukup panjang memaksa warga Ngawi untuk berpikir keras untuk mendapatkan air bersih. Hari Kamis sekitar pukul 11.30 WIB menjadi akhir panggilan profesinya yang selama ini di percaya warga untuk memperbaiki kerusakan pompa (14/09).Diungkapkan oleh saksi warga, korban memperbaiki pompa air di rumahnya seorang diri sehingga saat kejadianpun di duga terlambat mengetahui saat korban meregang nyawa.   

“Kami para warga mengetahui korban sudah dalam posisi tergeletak, dengan salah satu tangan korban masih memegangi kabel listrik yang menghubungkan stok kontak ,” jelas Rohmadi salah satu saksi warga.

Mengetahui kejadian tersebut warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Sempat para warga sekitar memberikan pertolongan  namun nyawa Suparno tidak tertolong lagi dengan sejumlah luka sengatan listrik pada ibu jari tangan kanan dan di bagian dada. 

Menadapat laporan warga petugas kepolisian dengan dibantu tenaga medis langsung melakukan olah TKP dan visum terhadap jenasah korban. Dari keterangan petugas dijelaskan korban murni meninggal setelah terkena sengatan listrik. Hal ini dibuktikan dengan tanpa ditemukan tanda-tanda lain yang mencurigakan berdasarkan luka terdapat di tubuh korban.

“Dari pemeriksaan petugas di TKP di tambah hasil visum tim medis dari Puskesmas Teguhan korban murni meninggal akibat sengatan listrik. Jenasah kami serahkan kepada pihak kelurga sudah menerima kejadian yang dialami korban sebagai musibah untuk di semanyamkan di TPU desa setempat ,” jelas Kapolsek Paron AKP I Wayan Murtika.(ARD)

Read 102141 times