Now playing

Rate this item
(0 votes)

Bermain Di sungai Pelajar MTsn Tenggelam

By Published August 29, 2017

Ngawi-Kurang pengawasan dan mungkin kelalaian dari para orang tua, peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran tentang pentingnya larangan kepada buah hati bermain di sungai tanpa mendapatkan pengawasan orang tua. Sepertihalnya apa yang dialami Rian Eka Prasetya pelajar kelas VII MTsn 1 Paron ditemukan meninggal setelah tenggelam di Bengawan Solo sekitar pukul 15.30 WIB pada Minggu, (27/08). Seperti diketahui korban yang tercatat sebagai warga Dusun Pramesan, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi sebelum kejadian berangkat dari rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB untuk mandi di Bengawan Solo bersama beberapa orang temannya. Diduga karena asiknya bermain hingga tanpa menyadari bahaya yang menghampiri korban. 

Dari pengakuan saksi teman korban,sesampai di pinggir sungai korban tanpa melepaskan baju langsung menjeburkan diri ditengah derasnya arus. Selang beberapa menit kemudian terdengar korban teriak minta tolong kontan saja Mohammad Rizal Bintang temanya berusaha memberikan pertolongan dengan berusaha menarik tangan korban. Karena terlalu deras air Bengawan Solo saat itu membuat pertolongan salah satu saksi mata ini pun sia-sia. Korban terseret arus sungai dan tidak muncul kembali di permukaan. 

“Diduga korban tidak pandai berenang disaat terpeleset di dalam air korban panic dan terseret arus sungai yang cukup deras,” terang Kapolsek Paron AKP I Wayan Murtika, Minggu (27/08).

Keberhasilan warga dan petugas melakukan penyisiran sungai dari lokasi kejadian mendapatkan hasil, tidak memakan waktu lama jenasah korban berhasil ditemukan warga sekitar. Kemudian korban yang sudah meninggal ini langsung dibawa kerumah duka yang tidak begitu jauh dari lokasi kejadian. Kematian korban murni karena tenggelam di buktikan dari pemeriksaan medis dan tidak di temukan tanda kekerasan.(ARD)

Read 62753 times