Now playing

Rate this item
(0 votes)

BPBD Ngawi, Waspadai Retakan Tanah Usai Kemarau Panjang

By Published November 06, 2019

NGAWI – Pergantian musim sepertihalnya saat sekarang, masyarakat Ngawi hendaknya mewaspadai degan kondisi tanah dan tebing di sekitarnya yang retak atau bahasa jawa (nelo:red) pasca musim kemarau panjang.
Menjelang musim penghujan, BPBD Ngawi menghimbau kepada masyarakat terutama di lokasi longsor untuk melakukan pengecekan dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Bahkan dikarenakan musim kemarau ini, tanah mudah merekah dan berlubang didukung pula dengan musim kemarau yang cukup panjang di Ngawi.
“ Pasca musim kemarau biasanya mengakibatkan retakan tanah dan yang perlu di waspadai di wilayah pegunungan “ Ungkap Alfian Wihaji Yudono selaku Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi.
Jika mendapati tanah dengan keretakan yang cukup lebar, warga di himbau untuk segera menutup dengan tanah agar rapat kembali. Untuk wilayah tebing apabila ada pohon dengan posisi miring menempel pada lereng di rawankan dengan kejadian longsor, sebaliknya apabila pohon dengan posisi T hal itu aman karena kemiringan akar pohon.
“ Warga harus pandai-pandai mewaspadai dengan kondisi kemiringan pohon, hal itu bisa mengetahui kemungkinan longsor “ Tambahnya.
Cara ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor akibat hujan berintensitas tinggi. Menurut Alfian, kerawanan ini lebih tinggi terutama di lokasi yang tidak ada pohon pengikat tanahnya.
Lahan yang tidak ditumbuhi tanaman pengikat tanah pun akan mudah retak saat musim kemarau.
Terlebih jika tanah sudah merekah sebelumnya.
"Kalau lihat ada rekahan, segera tutup dengan tanah,"katanya
Sebagian besar wilayah di Ngawi di daerah Ngrambe, Sine, Jogorogo dan Kendal rawan longsor.
Risiko bencana tanah longsor dipastikan akan meningkat hal ini di karenakan pertumbuhan jumlah penduduk, serta kebutuhan akan lahan pemukiman dan pertanian. Apabila tidak ingin keselamatan terancam, agar melakukan pengecekan dan mewaspadai sejak dini.
“ Pihaknya terus melakukan sosialisasi dengan menyebar relawan tagana di Ngawi, agar kiranya dapat menekan kejadian bencana “ Tegasnya. (ard)

Read 25 times