Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas dari berbagai lembaga kesatuan siap hadapi bencana di Kabupaten Ngawi Petugas dari berbagai lembaga kesatuan siap hadapi bencana di Kabupaten Ngawi

Bupati Ngawi Gelar Apel Siaga Bencana, Antisipasi Tingginya Curah Hujan

By Published November 19, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Bupati Budi Sulityono memimpin gelar apel siaga bencana, dalam rangka kesiapan penanganan bencana Alam tahun 2020 di taman candi Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, jawa Timur, Jumat (19/11/2020).
Pada kesempatan itu bupati menilai, apel ini merupakan langkah tepat dan strategis dalam rangka menyiapkan kesiapsiagaan petugas dan masyarakat dalam menghadapi kerawanan bencana yang mungkin dapat terjadi di daerah tersebut. Sepertihalnya di Kabupaten Ngawi, rawan akan bencana banjir kiriman untuk itu menjadi kesiap siagaan warga dan petugas agar waspada dalam kerawanan bencana banjir tersebut.
“Kegiatan ini sangat strategis dan tepat, sebab kabupaten Ngawi yang seringkali mendapatkan air kiriman dari beberapa daerahmengakibatkan banjir, sehingga kita dapat tingkatkan kesiapsiagaan petugas dan masyarakat di wilayah kita,” Ungkap Bupati Ngawi.
Mendasar dari kabupaten Ngawi yang mengalami bencana musiman tersebut, kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan pasalnya saat sekarang sudah memasuki curah hujan yang tinggi atau memasuki musim penghujan. Sehinggga warga yang seringkali mengalami lokasinya terdapat genangan untuk melakukan koordinasi apabila memerlukan evakuasi serta mematuhi petunjuk petugas.
Bupati juga menegaskan, banyak terjadi bencana alam yang telah menyita perhatian publik akibat dampak perubahan cuaca yang menimbulkan berbagai permasalahan di tengah masyarakat, serta menuntut semua pihak diharuskan tanggap menghadapi potensi kerawanan bencana tersebut.
“Saya berharap kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih lagi lokasi mereka yang tergenang, dan apabila itu terjadi untuk segera menghubungi petugas serta patuhi petunjuknya,” Tegas bupati.
Mendasar ancaman itu, pemda,BPBD, dinas Kesehatan, TNI dan Polri serta seluruh pihak terkait dituntut selalu tanggap dan bersinergi untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta merumuskan langkah-langkah proaktif terhadap berbagai kemungkinan terjadinya bencana serta dampak yang ditimbulkannya dari bencana.
Sementara di tempat yang sama Prilia Yudha selaku plt Kepala BPBD Ngawi menjelaskan untuk saat ini kita mengantisipasi kerawanan bencana hidrometeorologis. Sehingga ancaman tersebut menjadi tanggung jawab bersama tidak satu lembaga saja, ancaman bencana seperti halnya angin puting beliung, longsor dan banjir akan meningkat mulai bulan ini. Mendasar dari BMKG curah hujan akan mengalami kenaikan capai 40% dan hal ini bisa menjadi awal bencana tersebut.
“ Mendasar ancaman hidrometeorologis dan info BMKG, bencana yang menjadi tanggung jawab semua ini, kita siapkan dengan menggelar simulasi-simulai bencana,” Jelas plt Kepala BPBD Ngawi.
Sebagai kepanjangan tangan pihak BPBD sebelumnya pihaknya telah mengadakan pelatihan-pelatihan dengan edukasi kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana sehingga setiap desa sudah mampu apabila terjadi suatu bencana di lokasinya. (ard)

Read 45 times