Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto menyerahkan maklumat Kapolri kepada calon peserta pilkada Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto menyerahkan maklumat Kapolri kepada calon peserta pilkada

Cegah Cluster Baru Dalam Pilkada Ngawi, Kapolres Serahkan Maklumat Kapolri

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Tidak ingin munculnya cluster baru dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Ngawi, kapolres serahkan maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis, nomor MAK/3/IX 2020 yang diterbitkan pada tanggal 21 September 2020 kepada penyelenggara pemilihan umum, paslon dan tim pemenangan. Maklumat tersebut berisi tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020. “ Sesuai atensi dari pimpinan, maklumat ini di serahkan untuk dapat dilaksanakan agar tidak terjadi cluster baru,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto. Bersamaan dengan kegiatan pengundian tata letak calon peserta Bupati dan wakil bupati tahun 2020 oleh KPU di salah satu rumah makan di Kabupaten Ngawi. Kapolres menyerahkan maklumat Kapolri kepada pasangan calon yang di terima oleh calon bupati Ony Anwar, Ketua tim pemenangan Heru Kusnindar, Penyelenggara pemilihan diterima oleh Ketua KPU Prima Aquina dan Ketua Bawaslu Abdjudin. Kapolres Ngawi menjelaskan maksud dan tujuan penyebaran maklumat Kapolri ini adalah agar dipahami betul oleh masyarakat. Utamanya bagi para paslon cabup-cawabup dan juga tim sukses, diharapkan disiplin mematuhi protokol kesehatan baik dalam tahap kampanye hingga berakhirnya Pilkada 2020 nanti. “Hingga saat ini Ngawi masih dalam kondisi kondosif, untuk permasalahan tata cara kampaye masih kita pelajari mendasar adanya peraturan baru yang diterima oleh KPU,” Tambahnya. Tegas Kapolres Ngawi hingga saat ini belum ada sanksi apabila melanggar maklumat Kapolri tersebut namun kita akan intensif memberikan pengawalan agar penyelanggara, paslon dan warga tidak melanggar isi dari atensi pimpinannya. “ Bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Maklumat Kapolri ini juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi yang mewaspadai timbulnya potensi klaster baru, salah satunya adalah Pilkada. Dan apabila ada yang melakukan pelanggaran hingga saat ini baru memberikan teguran, “ Tegasnya. Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat. Yakni, dalam pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19. (ARD)

Read 19 times