Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Cegah Penggunaan Jebakan Tikus, Polres Ngawi Rangkul Dinas Pertanian

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kapolres dan Dinas Pertanian memberikan edukasi bahana jebakan tikus beraliran listrik Kapolres dan Dinas Pertanian memberikan edukasi bahana jebakan tikus beraliran listrik

Cegah Penggunaan Jebakan Tikus, Polres Ngawi Rangkul Dinas Pertanian

By Published January 16, 2021

BAHANAFM,NGAWI - Maraknya jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik memakan korban jiwa manusia di wilayah hukum polres Ngawi. Kapolres mengintruksikan kepada 19 jajaran polsek Ngawi, guna memasang spanduk larangan memasang jebakan tikus dengan aliran listrik.
“ Hal ini sebagai langkah persuasif dari pihak petugas, agar korban tidak bertambah karena kesengajaan pemilik sawah untuk menghalau tikus,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Wiyana. Sabtu (26/12/2020)
Dalam 2 pekan ini sedikitnya 5 orang meregang nyawa akibat jebakan tikus listrik, cukup di sayangkan sebelumnya sudah dilakukan operasi gabungan. Pemutusan listrik secara permanen dengan melibatkan pihak PLN, mendasar tidak ada kesadaran petani akan bahayanya jebakan listrik. Tindakan petugas tidak berhenti disini saja, bekerja sama dengan dinas pertanian sedikitnya Gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kelompok tani (poktan) mendapatkan edukasi cara membasmi tikus tanpa aliran listrik. Edukasi dengan wadah Forum Group Discusion (FGD) dengan tema peran gapoktan dalam pencegahan penggunanaan jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik.
“Dengan FGD ini diharapkan petani dapat tranfer ilmu sekaligus mensosialisasikan bahwa penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik sangat berbahaya,” Jelas Kapolres Ngawi.
Ditegaskannya hingga saat ini pihaknya belum melakukan tindakan tegas kepada para petani yang masih nekat memasang jebakan tikus dengan aliran listrik. Akan tetapi apabila petugas yang sudah memasang peringatan larangan pemasangan jebakan tikus di ratusan titik serta FGD yang sudah kali kedua tetap di langgar oleh petani, petugas akan melakukan tindakan tegas.
“ Hingga saat ini kami tidak melakukan tindakan tegas kepada pemilik sawah, namun setelah 2 kali FGD dan pemasangan spanduk petani masih nekat jangan salahkan kami melakukan penegakan hukum,” Tegas Kapolres Ngawi. (ARD)

Read 80 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries