Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Cegah Tikus Dengan Jebakan Listrik, Forpinda Turun Ke Sawah Gropyok Tikus

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi bersama forpinda berhasil dapatkan tikus buruannya Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi bersama forpinda berhasil dapatkan tikus buruannya

Cegah Tikus Dengan Jebakan Listrik, Forpinda Turun Ke Sawah Gropyok Tikus

By Published January 16, 2021

BAHANAFM,NGAWI – Menjadi pemandangan yang tidak biasa di area persawahan masuk Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman Ngawi. Petinggi dari Polres, TNI AD bahkan wakil bupati Ngawi bersama warga setempat memburu tikus. Nampaknya kegiatan ini sebagai salah satu kegiatan massal yang di gagas pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mencegah penggunaan penanggulangan hama tikus dengan aliran listrik yang seringkali memakan korban.
“ Hal ini sebagai momentum bersama antara polres, TNI AD, PLN dan pemkab Ngawi, dalam menghentikan jebakan tikus menggunakan aliran listrik yang seringkali dipergunakan petani,” Ungkap Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar. Rabu (13/01/2021)
Gropyokan tikus forpinda ini sebagai komitmen bersama antara petugas pemerintah kabupaten Ngawi untuk bisa di hentikan dan menyalahi aturan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik. Untuk dapat di sosialisasikan kepada kelompok tani (koptan) hingga Gabungan kelompok tani ( Gapoktan) di Kabupaten Ngawi. Tidak hanya melarang pemkab Ngawi juga memberikan solusi melalui dinas pertanian, yakni dengan memberikan alat pembunuh yang tidak membahayakan nyawa.
“ Benar, melalui dinas terkait dengan memberikan solusi pencegahan hama tikus dengan metode trap barrier system (TBS) yang cara ini tidak membahayakan nyawa manusia,” Tambah wakil bupati Ngawi yang akrab di sapa mas Ony.
Gropyok tikus ini nampaknya tidak hanya dilakukan di Desa Jatirejo saja melainkan serentak di 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi yang dimulai pukul 08.00 WIB.Hama tikus merupakan hewan pengerat yang sangat meresahkan bagi para petani diburu oleh petugas dengan alat manual seperti pentungan,pengemposan dengan zat belerang, petasan asap, pemanasan dengan gas elpiji dengan cara dimasukkan ke dalam lubang persembunyian tikus. Sementara secara legalitas pemkab Ngawi akan mendukung desa dalam membuat perdes tentang larangan memburu musuh alami tikus seperti halnya : Burung hantu dan ular sawah.
“ Selain mendirikan rubaha, pemkab akan mendukung desa dalam membuat perdes tentang larangan memburu musuh alami tikus,” Tegasnya
Sementara Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Wiyana menambahkan dengan sinergitas dan komitmen bersama semoga petani Ngawi beralih menggunakan jebakan tikus yang ramah lingkungan dan tidak membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain. (ARD)

Read 64 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries