Now playing

MUSIK

MUSIK (4)

Masih tentang cinta. Tema universal tersebut agaknya menjadi tema wajib bagi lagu-lagu yang disuguhkan Bian Gindas. Seperti yang terdengar dalam single terbaru mereka yang berjudul 'Satu Cinta'. Nuansa cinta memang kental terasa dalam lagu ini. Dikemas secara sederhana dan dipadu dengan notasi yang ringan membuat lagu ini mudah dicerna oleh para pendengarnya.
Apalagi liriknya pun mampu membuat meleleh bagi kita yang sedang kasmaran. Namun jika ditanya apa perbedaan single ini dengan single-single sebelumnya, Bian Gindas sepakat menjawab jika single ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan single mereka sebelumnya. "Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan single-single sebelumnya. Masih tentang cinta, karena Bian Gindas selalu berusaha untuk tidak membuat lagu-lagu dengan tema negatif," ujar Bian beralasan.

Tidak jauh berbeda bukan berarti tidak ada perbedaan sama sekali. Dalam lagu ini, Bian Gindas sedikit berkompromi dengan menghilangkan unsur etnis yang mulai menjadi ciri khas mereka. Rupanya mereka tak ingin unsur etnis justru akan membuat lirik dan tema lagu menjadi tersamarkan.
"Kali ini tidak ada unsur etnis yang mencolok di lagu ini. Karena kita yakin lirik dan notasi sudah sangat kuat di lagu ini. Jadi kali ini tidak ada unsur etnis seperti lagu-lagu sebelumnya," jelas Bian.
Sebagai gantinya, aransemen musik dibuat sesederhana mungkin. Dan untuk menambah kesan mellow, Bian Gindas pun mengajak Hendri Lamiri untuk memainkan alat musik biola dalam lagu ini.
"Lagu ini disajikan dengan aransemen yang slow dan mellow. Masih dengan distorsi dan orkestrasi seperti beberapa lagu Bian Gindas sebelumnya. Dan kali ini Bian Gindas bekerja sama dengan Hendri Lamiri untuk pengisian biola. Untuk menambah nuansa mellow di lagu ini," tutur Bian.

Lagu 'Satu Cinta' bercerita mengenai cinta dan kerinduan.
Konsepnya pun menceritakan tentang kerinduan seseorang kepada kekasihnya. Dimana orang tersebut akan melakukan apapun untuk bisa bertemu dan mengobati rindunya.
"Lagu ini memiliki notasi dan lirik yang sangat kuat. Notasinya sangat enak dan mudah dinyanyikan. Dan lirik lagunya juga sangat dalam, sehingga bisa membawa nuansa mellow menjadi semakin dalam saat mendengarkan lagu ini," ujar Bian.Hampir tidak ada kesulitan bagi Bian Gindas saat mengerjakan single ini. Satu-satunya kesulitan adalah masalah waktu. Wajar memang, selama ini Bian Gindas memiliki kesibukan yang lumayan padat. Mereka pun harus sedikit memutar otak untuk mendapatkan waktu yang lowong.

Namun bukan berarti Bian Gindas mengerjakan single ini secara asal-asalan. Justru sebaliknya, mereka selalu berusaha memikirkan agar lagu ini tidak terdengar monoton.
"Bian Gindas selalu berusaha belajar dari pengalaman dan selalu mencari hal-hal yang unik demi menyuguhkan sesuatu yang berbeda di setiap lagu. Dan hal itu selalu melalui proses yang panjang. Namun yang pasti Bian Gindas selalu berusaha menyuguhkan karya yang terbaik kepada para ABG di manapun berada," ungkap Bian.
"Pokoknya melalui lagu ini, Bian Gindas ingin mengajak para pendengar untuk kembali mengingat masa-masa indah dengan pasangan. Dan menumbuhkan kembali benih-benih cinta dan rindu sesama pasangan yang mungkin sudah berkurang atau memudar. Merindulah, maka cintamu tak akan pernah hilang," sambung Bian.
Benar kata Bian, merindulah maka cintamu tak akan pernah hilang. Karena rasa rindu dapat menumbuhkan cinta yang hilang.

Akhirnya Irma Darmawangsa kembali mempersembahkan karya terbaru di tahun 2019 ini, sebuah hits single berjudul Yank Ayank. Lagu Yank Ayank ini dinyanyikan oleh Irma Darmawangsa & diciptakan juga langsung oleh Irma Darmawangsa. Kerjasama dengan arranger bernama Dj Kenny Rojes.

 

Lagu Yank Ayank ini menceritakan tentang pasangan kekasih yang sedang dilanda asmara dan dunia seakan milik berdua.

‘Pokoknya bikin baper deh, apalagi kala uliat video klipnya pasti pasangan-pasangan yang lagi kasmaran bakalan baper abisss’

Harapan dia lagu Yank Ayank ini bias diterima dengan baik oleh para penikmat music seluruh Indonesia bahkan sampai Mancanegara

Setelah sukses dengan beberapa lagu-lagu yang sebelumnya, kini Ayu Ting Ting kembali merilis lagu terbarunya, dengan menggandeng penyanyi tampan asal Turki yang bernama “Keremcem”, Ayu berharap single duet terbarunya ini dapat diterima oleh masyarakat International.

Lagu yang diciptakan oleh “ Ender Çabuker” ini semua proses produksinya dilakukan di Negara Turki, dan didalamnya terdapat 2(dua) bahasa yakni Bahasa Indonesia & Bahasa Turki yang dipadukan secara apik oleh Ayu & Keremcem.

Setelah sukses merilis single “Jalani Mimpi” dan “My Situation”Noah akhirnya secara resmi merilis single terbaru berjudul “Wanitaku”. Sebelumnya, para pendengar setia Noah dibuat penasaran dengan single “Wanitaku” yang sudah diperkenalkan melalui audio teaser Musica Studios pada 20 April 2017 lalu. Single tersebut merupakan ciptaanAriel yang dalam proses penulisan liriknya dibantu oleh Pongki Barata.

Dengan dirilisnya single “Wanitaku” ini, Noah berharap bisa mengobati kerinduan para Sahabat Noah yang telah setia menanti karya-karya terbaru mereka. Single “Wanitaku” bisa dinikmati secara eksklusif di Joox mulai 14 Juni 2019, sedangkan untuk seluruh digital musik platform mulai 28 Juni 2019. Single ini merupakan bagian dari album keempat Noah yang akan dirilis pada September 2019.

Ariel dkk mengaku untuk persiapan album keempat ini, Noah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari inspirasi pembuatan lagu-lagunya. Persiapan album Noah kali ini dimulai sejak Februari 2017, demi mendapatkan hasil yang maksimal Noah melakukan berbagai cara mulai dari proses rekaman di kapal phinisi, Lombok, lalu berlanjut karantina selama 7 hari di area Puncak, hingga memilih sound yang sesuai dengan identitas musik Noah. Hal tersebut dilakukan karena seluruh personel Noah sepakat ingin memberikan nuansa dan warna baru yang berbeda dengan album Noah sebelumnya. Album keempat ini menjadi album yang dirilis setelah 7 tahun Noah berkarya. Sebelumnya,Noah telah sukses mengeluarkan album berjudul Seperti Seharusnya (2012), Second Chance (2014), dan Sings Legends (2016).

Meski dalam proses persiapan album Noah menghadapi berbagai rintangan, namun tidak membuat Noah menyerah. Secara resmi Noah akhirnya mengumumkan September 2019 ini album keempat mereka telah siap dirilis. Album tersebut terdiri dari 9 lagu diantaranya “Jalani Mimpi”“My Situation”, “Wanitaku”, dan beberapa lagu baru lainnya. Selama proses penyelesaian album ini Noah dibantu oleh produser musik Capung ‘Java Jive’. Di album keempat ini, Noah dan Musica Studios kembali bekerja sama dengan KFC Indonesia. Tidak hanya itu, pada bulan Juli dan Agustus nanti Noah juga akan menggelar special show di TV Nasional dan mulai September 2019 Noah akan menggelar tour di beberapa kota.