Now playing

MUSIK

MUSIK (7)

NGAWI – Sabtu malam menjadi hari yang berbeda di rasakan oleh warga Ngawi, mengapa ? karena kehadiran artis ibukota dalam perhelatan Road to Kilau Raya di tujuh kota di Indonesia. Giat akbar yang di sajikan oleh MNCTV kembali datang untuk menyapa masyarakat Ngawi. Road to Kilau Raya akan disiarkan secara langsung di MNCTV pada Sabtu, 28 September 2019 pukul 19.00 WIB di Alun Alun Ngawi, Jawa Timur.

Road to Kilau Raya Ngawi kali ini akan menampilkan sederet artis papan atas, di antaranya Dewi Persik, Nita Talia, Tasya Rosmala, Jihan Audy, Lebby, Disko Duo Amor, Wali, Duo Sabun colek, Ilux aedea, Dj Rony Sky, Nura Ivanka, Limbad, Dahlia, Cak Sodiq, Ndarboy genk, dan Deni Caknan. Dan yang pasti penampilan sederet artis papan atas ini akan diiringi oleh New Monata.
“ Saya senang datang ke Ngawi, sudah 3 kali ini dan terasa ngangeni “ jelas Farhan Zainal Muttaqin atau dikenal sebagai Faank Wali.

Salah satu pengisi acara yang sudah tak asing lagi, Dewi Persik mengaku senang dapat memeriahkan Road to Kilau Raya di Ngawi. Pasalanya, Dewi Persik bukan sekali dua kali menjadi pengisi acara di Road to Kilau Raya ini.

“Alhamdulilah Tasya senang menjadi bagian dari Road to Kilau Raya karena penontonnya selalu ramai dan sangat antusias dengan lagu dangdut” ungkap Dewi Persik.

Aksi menegangkan dari Master Limbad dengan kursi dan bamboo gila sangat menyedot perhatian warga Ngawi, pasalnya baru pertama kali di gelar di Ngawi.
“ Master limbad idola saya, terima kasih MNC top banget “ ungkap Irwan salah satu warga Ngawi. (ard)

Setelah sukses menggelar perhelatan Road to Kilau Raya di tujuh kota di Indonesia, kini MNCTV kembali datang untuk menyapa masyarakat Ngawi. Road to Kilau Raya akan disiarkan secara langsung di MNCTV pada Sabtu, 28 September 2019 pukul 19.00 WIB di Alun Alun Ngawi, Jawa Timur. Road to Kilau Raya Ngawi kali ini akan menampilkan sederet artis papan atas, di antaranya Dewi Persik, Nita Talia, Tasya Rosmala, Jihan Audy, Lebby, Disko Duo Amor, Wali, Duo Sabun colek, Ilux aedea, Dj Rony Sky, Nura Ivanka, Limbad, Dahlia, Cak Sodiq, Ndarboy genk, dan Deni Caknan. Dan yang pasti penampilan sederet artis papan atas ini akan diiringi oleh New Monata. Road to Kilau Raya akan memberikan yang spesial, kali ini akan menghibur warga Ngawi satu hari sebelum acara Road To Kilau Raya berlangsung yaitu ‘The Godfather of Broken Heart’ Didi Kempot, tepatnya pada hari Jumat, 27 September 2019 pukul 18.00 WIB di Alun Alun Ngawi. Salah satu pengisi acara yang sudah tak asing lagi, Dewi Persik mengaku senang dapat memeriahkan Road to Kilau Raya di Ngawi. Pasalanya, Dewi Persik bukan sekali dua kali menjadi pengisi acara di Road to Kilau Raya ini. “Alhamdulilah Tasya senang menjadi bagian dari Road to Kilau Raya karena penontonnya selalu ramai dan sangat antusias dengan lagu dangdut. Dewi Persik juga sudah mempersiapkan kostum dan fisik yang cukup untuk memberikan penampilan terbaik”. Acara spekatuker ini akan dipandu oleh Melaney Ricardo, Vega Darwanti dan Anwar Sanjaya siap menggoyang warga Ngawi. Tak hanya itu, penonton akan melihat aksi menegangkan dari Master Limbad. Jangan lewatkan MNCTV Road to Kilau Raya pada Sabtu, 28 September 2019 pukul 19.00 WIB langsung dari Alun Alun Ngawi, Jawa Timur.

Penyanyi sekaligus aktris Maudy Ayunda akan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Stanford University, California, Amerika Serikat. Sebagai perpisahan, Maudy meluncukan lagu baru berjudul "Goodbye".

Maudy sempat beberkan proses kesiapan kuliah sampai hal yang wajib dia bawa untuk tinggal di California lho.

1. Fakta di balik lagu “Goodbye”

Lagu “Goodbye” ditulis sendiri oleh Maudy. Menceritakan tentang dirinya yang lebih personal. Yups, melalui lagu itu Maudy pamit kepada keluarga, teman sekaligus penggemarnya yang dikenal dengan nama Maudears.

Dia bercerita jika menulis lagu memerlukan waktu dua bulan. Sebetulnya Maudy berencana mengeluarkan single lagu yang gak terlalu ada hubungannya dengan kepergiannya untuk menempuh pendidikan di Amerika Serikat. “Tadinya ada plan mau ngeluarin single yang lain, gak terlalu ada hubungannya dengan kepergian aku. Terus pas lagi workshop, mikir lagi dan diskusi sama Trinity, eh jadi pas momennya,” ujar Maudy.

2. Segera berangkat, Maudy kesulitan untuk packing

Rencananya, Maudy akhir minggu ini pergi meninggalkan Indonesia. Soal visa, administrasi, dan universitas sudah selesai diurus, hanya saja Maudy kesulitan ketika packing.

“Terus tuh packing tuh susah, paling susah. Susah banget milih mana yang mau dimasukin dan gak. Banyak juga yang bilang jangan terlalu banyak yang dibawa,” tambahnya.

Ditanya soa barang-barang yang dibawa pergi ke Amerika Serikat, Maudy mengatakan jika ada tiga jenis barang yang wajib dibawa.

“Waktu di Inggris, orang-orang bisa tidur tanpa guling, sementara aku gak bisa kalau gak pakai guling. Bawa rice cooker kecil karena itu penting dari zaman aku di Inggris karena porsinya yang cuman bisa untuk 1-2 orang,” ujarnya.

Maudy juga membawa abon nih guys. Hal ini karena Maudy sadar dirinya tidak begitu jago memasak, sehingga abon menjadi 'teman' wajib untuk telur orak-arik yang dia buat.

3. Komitmen Maudy untuk tetap interaksi dengan fans

Pastinya Maudears khawatir ya dengan keadaan Maudy di California bakal kayak gimana, kangen juga dengan performance dari dirinya. Jangan khawatir guys, Maudy tetap akan melanjutkan untuk membuat vlog lho!

Plan untuk vlog beneran aku seriusin, aku sudah lumayan komitmen. Itu satu-satunya cara untuk komunikasi sama fans,” ujarnya.

Maudy juga mengaku akan sering pulang untuk promosi film “Habibie dan Ainun 3” lho guys! Jadi siap-siap saja untuk melihat Maudy lagi di premier film tersebut. 

4. Ketakutan yang dialami Maudy

Walaupun sudah pernah tinggal beberapa tahun di Inggris, nyatanya cewek kelahiran 19 Desember 1994 ini masih punya ketakutan untuk pergi ke Amerika lho.

“Aku belum pernah ke Amerika, Amerika merupakan tempat baru untuk aku, baik secara kebiasaan, kebudayaan dan, lainnya. Mungkin juga karena ini S2, range umur yang akan jadi teman kelasku lebih luas dan beragam,” tambahnya.

Maudy juga mendapatkan cerita dari beberapa kerabat dekatnya jika cuaca di California mirip dengan Indonesia. Berbeda di Inggris yang sangat dingin, California jauh lebih hangat.

“Meskipun kata orang cuaca di sana mirip, ya gak ada yang bisa nyamain Indonesia,” ucapnya. 

5. Bikin kangen, satu benda yang berarti buat Maudy

Sofa rumah menjadi benda yang selalu dikangenin dan paling diingat sama Maudy. Dia bercerita kalau sofa tersebut berukuran sangat besar.

“Sofa yang gede banget! Biasanya itu tempat aku ngobrol sama mamah, adikku, dan orang lain. Saking besarnya bisa muat 4 orang,” ucapnya dengan semangat.

Tak hanya itu, Maudy pasti rindu dengan momen-momen ngobrol bersama keluarga maupun orang lain di sofa itu. “Sebenarnya bukan cuman sofanya, tapi momen-momen ku berada di sofa itu dan bisa ngobrol dengan yang lain,” tambahnya.

Itu dia sobat 5 fakta di balik lagu “Goodbye” dan cerita Maudy sebelum pergi ke California.

(sumber: https://www.idntimes.com/hype/entertainment/nadia-umara-1/maudy-ayunda-rilis-lagu-baru-bejudul-goodbye/full)

Masih tentang cinta. Tema universal tersebut agaknya menjadi tema wajib bagi lagu-lagu yang disuguhkan Bian Gindas. Seperti yang terdengar dalam single terbaru mereka yang berjudul 'Satu Cinta'. Nuansa cinta memang kental terasa dalam lagu ini. Dikemas secara sederhana dan dipadu dengan notasi yang ringan membuat lagu ini mudah dicerna oleh para pendengarnya.
Apalagi liriknya pun mampu membuat meleleh bagi kita yang sedang kasmaran. Namun jika ditanya apa perbedaan single ini dengan single-single sebelumnya, Bian Gindas sepakat menjawab jika single ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan single mereka sebelumnya. "Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan single-single sebelumnya. Masih tentang cinta, karena Bian Gindas selalu berusaha untuk tidak membuat lagu-lagu dengan tema negatif," ujar Bian beralasan.

Tidak jauh berbeda bukan berarti tidak ada perbedaan sama sekali. Dalam lagu ini, Bian Gindas sedikit berkompromi dengan menghilangkan unsur etnis yang mulai menjadi ciri khas mereka. Rupanya mereka tak ingin unsur etnis justru akan membuat lirik dan tema lagu menjadi tersamarkan.
"Kali ini tidak ada unsur etnis yang mencolok di lagu ini. Karena kita yakin lirik dan notasi sudah sangat kuat di lagu ini. Jadi kali ini tidak ada unsur etnis seperti lagu-lagu sebelumnya," jelas Bian.
Sebagai gantinya, aransemen musik dibuat sesederhana mungkin. Dan untuk menambah kesan mellow, Bian Gindas pun mengajak Hendri Lamiri untuk memainkan alat musik biola dalam lagu ini.
"Lagu ini disajikan dengan aransemen yang slow dan mellow. Masih dengan distorsi dan orkestrasi seperti beberapa lagu Bian Gindas sebelumnya. Dan kali ini Bian Gindas bekerja sama dengan Hendri Lamiri untuk pengisian biola. Untuk menambah nuansa mellow di lagu ini," tutur Bian.

Lagu 'Satu Cinta' bercerita mengenai cinta dan kerinduan.
Konsepnya pun menceritakan tentang kerinduan seseorang kepada kekasihnya. Dimana orang tersebut akan melakukan apapun untuk bisa bertemu dan mengobati rindunya.
"Lagu ini memiliki notasi dan lirik yang sangat kuat. Notasinya sangat enak dan mudah dinyanyikan. Dan lirik lagunya juga sangat dalam, sehingga bisa membawa nuansa mellow menjadi semakin dalam saat mendengarkan lagu ini," ujar Bian.Hampir tidak ada kesulitan bagi Bian Gindas saat mengerjakan single ini. Satu-satunya kesulitan adalah masalah waktu. Wajar memang, selama ini Bian Gindas memiliki kesibukan yang lumayan padat. Mereka pun harus sedikit memutar otak untuk mendapatkan waktu yang lowong.

Namun bukan berarti Bian Gindas mengerjakan single ini secara asal-asalan. Justru sebaliknya, mereka selalu berusaha memikirkan agar lagu ini tidak terdengar monoton.
"Bian Gindas selalu berusaha belajar dari pengalaman dan selalu mencari hal-hal yang unik demi menyuguhkan sesuatu yang berbeda di setiap lagu. Dan hal itu selalu melalui proses yang panjang. Namun yang pasti Bian Gindas selalu berusaha menyuguhkan karya yang terbaik kepada para ABG di manapun berada," ungkap Bian.
"Pokoknya melalui lagu ini, Bian Gindas ingin mengajak para pendengar untuk kembali mengingat masa-masa indah dengan pasangan. Dan menumbuhkan kembali benih-benih cinta dan rindu sesama pasangan yang mungkin sudah berkurang atau memudar. Merindulah, maka cintamu tak akan pernah hilang," sambung Bian.
Benar kata Bian, merindulah maka cintamu tak akan pernah hilang. Karena rasa rindu dapat menumbuhkan cinta yang hilang.

Page 1 of 2