Now playing

NASIONAL

NASIONAL (15)

Berikut adalah hasil pengundian nomor urut parpol:

Nomor urut 1: Partai Kebangkitan Bangsa

Nomor urut 2: Partai Gerindra

Nomor urut 3: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Nomor urut 4: Partai Golkar

Nomor urut 5: Partai Nasdem

Nomor urut 6: Partai Garuda

Nomor urut 7: Partai Berkarya

Nomor urut 8: Partai Keadilan Sejahtera

Nomor urut 9: Partai Perindo

Nomor urut 10: Partai Persatuan Pembangunan

Nomor urut 11: Partai Solidaritas Indonesia

Nomor urut 12: Partai Amanat Nasional

Nomor urut 13: Partai Hanura

Nomor urut 14: Partai Demokrat

Tahapan pilkada Serentak 2018.

12 Februari 2018 - Penetapan pasangan calon.
13 Februari 2018 - Pengumuman dan pengundian nomor urut pasangan calon 
 5 Februari-23 Juni - Kampanye

15 Februari-23 JuniDebat

Juni 2018
1. Kampanye melalui media masa, cetak, dan elektronik (10-23 Juni)
2. Masa tenang dan pembersihan alat peraga (24-26 Juni)
3. Pemungutan suara (27 Juni)
4. Rekapitulasi tingkat kecamatan (28 Juni-4 Juli)

Juli 2018
1. Rekapitulasi tingkat kabupaten/kota (4-6 Juli)
2. Rekapitulasi tingkat provinsi (7-9 Juli)

 

Diawali oleh sebuah rekomendasi dari Dewan Eksekutif UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan & Kebudayaan PBB) kepada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Hari Radio Sedunia (World Radio Day) mulai ditelaah. Dari rekomendasi itu, banyak pihak mulai melihat betapa strategis/vital peranan dan fungsi radio di tengah khalayak. Ini penting, pasalnya walaupun UN Radio sudah terbentuk sejak 1946, namun belum ada satu hari pun diperingati sebagai Hari Radio Sedunia saat itu. Mengapa penting? 

Radio adalah media massa yang mampu menjangkau audiens terluas di dunia. Radio juga dikenal sebagai alat/instrumen komunikasi yang kuat/powerful dan medium yang berbiaya rendah. Radio secara spesifik cocok untuk menjangkau komunitas-komunitas yang berada di tempat terpencil atau audiens yang terus bergerak alias mobile, juga  orang-orang yang berkebutuhan khusus, seperti jauh dari akses literasi, disabled, perempuan, pemuda dan kaum miskin. Radio juga menawarkan diri sebagai ajang bertukar informasi/pengetahuan melalui diskusi ringan dan alat mengembangkan wawasan ataupun tingkat pendidikan seseorang. 

Secara khusus, radio memiliki peran yang spesifik dan strategis saat masa kedaruratan ataupun bencana terjadi di suatu tempat. Itu yang menjadi penekanan dalam peringatan World Radio Day 2016! 

Saat ini, layanan radio tengah memasuki masa konvergensi, masa radio wajib beradaptasi dengan perkembangan teknologi jaman. Sejumlah perkembangan teknologi yang kekinian tersebut antara lain teknologi pita lebar alias broadband, mobile gadget dan tablet.  Namun hingga kini, walaupun peran dan fungsi radio masih sedemikian vital, UNESCO masih menyayangkan tak sedikit orang (bahkan ditengarai milyaran orang di dunia ini) masih belum mendapatkan akses siaran radio.  

Kembali ke soal sejarah World Radio Day, usai direkomendasikan, sejumlah proses konsultasi yang luas pun digelontorkan mulai Juni 2011, difasilitasi oleh UNESCO. Proses konsultasi atas rekomendasi UNESCO itu diikuti oleh semua pemangku kepentingan radio, diantaranya asosiasi penyiaran, publik, negara/pemerintah, unsur swasta, komunitas, para penyiar internasional, agensi PBB, penyandang dana, Lembaga Swadaya Masyarakat/LSM terkait,  akademisi, yayasan, agensi pembangunan bilateral, dan tentunya UNESCO Permanent Delegations and National Commissions.

Tanggal 13 Februari, tanggal terbentuknya UN Radio di tahun 1946, diusulkan menjadi tanggal peringatan World Radio Day pertama kali oleh Direktur Jendral UNESCO. Objektif dari peringatan Hari Radio Sedunia adalah meningkatkan kepedulian masyarakat dan media mengenai betapa pentingnya radio, untuk mendorong para pengambil keputusan untuk membangun dan menyediakan akses informasi melalui radio, dan sekaligus mengembangkan jejaring dan kerjasama internasional antar para praktisi penyiaran radio/broadcaster.

Pada akhirnya, proses konsultasi menghasilkan peringatan Hari Radio Sedunia melalui penggunaan secara masif media sosial, tema tahunan, website yang didedikasikan khusus untuk radio (http://www.worldradioday.org) yang salah satunya menampung partisipasi publik dunia melalui media daring, program-program radio spesial, pertukaran program radio, dan masih banyak event spesial lainnya. 

Di tanggal 14 Januari 2013, Sidang Umum PBB secara formal mendorong UNESCO memproklamasikan Hari Radio Sedunia. Saat itu pula ditetapkan, 13 Februari sebagai World Radio Day!

Jakarta - Kevin Lilliana, runner up Puteri Indonesia 2017 yang dikirim ke Jepang untuk mengikuti kompetisi kecantikan Miss International 2017, meraih gelar juara. Untuk pertamakalinya Indonesia meraih gelar juara Miss International.
Kevin Lilliana dinobatkan sebagai pemenang Miss International 2017 di Tokyo Dome City Hall, Jepang, Selasa (14/11/2017). Pemenang Miss International 2016 Kylie Verzosa memberikan ucapan selamat kepada Kevin di atas panggung sekaligus mengumumkan wakil Indonesia itu menjadi pemenang.
Kevin pun tampak langsung menangis terharu usai dinyatakan sebagai pemenang Miss International 2017. Tampil dibalut gaun malam light blue rancangan Ivan Gunawan, wanita kelahiran 5 Januari 1996 itu terlihat tak percaya dirinya disebut sebagai juara.

Kevin Lilliana mengalahkan tujuh kontestan lainnya yang sebelumnya sama-sama masuk babak delapan besar Miss International 2017. Dia berhasil mengalahkan finalis dari Venezuela, Australia, Jepang, Ekuador, Laos, Inggris dan Curacao.

Prestasi Kevin di Miss International 2017 ini melampaui pencapaian pendahulunya Felicia Hwang. Runner up Pertama Puteri Indonesia 2016 itu hanya mampu mencapai juara ketiga Miss International 2016. Sedangkan pada Miss International 2015, wakil Indonesia Chintya Fabiola tak berhasil masuk sebagai top 10. Namun pada Miss International 2014, wakil Indonesia Elfin Pertiwi Rappa, sukses memenangkan gelar Best National Costume.

Ajang Miss International adalah kontes kecantikan yang diorganisir oleh The International Culture Association. Ajang ini pertamakalinya dihelat tahun 1960 silam, dan menjadi salah satu kontes kecantikan terbesar dunia, bersama dengan Miss World, Miss Universe dan Miss Earth. 

Sedangkan Kevin Lilliana, wakil Indonesia yang menjadi pemenang Miss International 2017, sebelumnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2017 sekaligus juara dua atau runner up pertama dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2017 yang diselenggarakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada 31 Maret 2017. Mahasiswi jurusan Desain Interior Universitas Kristen Maranatha ini dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup di organisasi Earth Hour di kota asalnya, Bandung. (Sumber: detik.com)

 

Page 3 of 4