Now playing

Wisata

Wisata (6)

NGAWI - Taman Soeratmo menjadi salah satu destinasi wisata baru di kabupaten Ngawi, tidak hanya terkenal di wilayah local saja tapi menjadi pusat perhatian warga luar kota Ngawi. Berlokasi di Desa Ngale, Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi berjarak 6,6 km dari kota menjadi viral di media sosial. Taman Soeratmo yang di kemas sedemikian rupa terkesan seperti di luar negeri ini, menjadi tujuan kaum milineal berswafoto ternyata di gagas oleh seorang kepala Desa.

Yan Teguh Kepala Desa Ngale, Kecamatan Kedunggalar menjadi pemrakarsa taman soeratmo. Dijelaskan awalnya taman tersebut area sawah, kemudian di rubah menjadi tempat olahraga. Tidak hanya itu saja kemudian bersama warga setempat khususnya karang taruna menghidupkan potensi desa dengan membangun taman.
"Tanah sawah milik warisan orangtuanya, ini gersang dan menjadi sarana olahraga warga, agar lebih bermanfaat di rubah menjadi taman," tegasnya, sabtu (03/8/2019).

Taman bunga nan cantik dengan warna berbeda dengan bunga pada umumnya sengaja di tanam oleh warga di datangkan dari luar kota. Selain taman bunga yang paling dominan dari area taman lainnya terdapat replika seperti menara Eiffel (Paris), Colloseum (Roma), rumah kayu dengan gaya arstristik, rumah kurcaci. Untuk memenuhi keinginan para pengunjung taman soeratmo saat sekarang di tambah wahana kolam renang anak-anak.
“ Dari hasil kunjungan wisata di daerah Gunung kidul, saya salurkan di desa Ngale agar memiliki taman yang indah seperti di sana dan sekarang sudah dalam proses kolam renang anak dan pemancingan,” tambahnya.
Sementara anita salah satu pengunjung mengaku senang dan puas berswafoto di taman soeratmo dan berharap kepada pengelola untuk mempertahankan keindahan dan kebersihan taman.
“ murah mas hanya Rp 2000 HTMnya, semoga pengelola tetap mempertahankan keindahan taman dan kebersihannya “ujar Anita Susanti. (ard)

Ngawi- Kecil dan memiliki baling-baling, tapi walaupun kecil, ketika benda ini mengudara menjadi pusat perhatian, sekaligus benda ini memiliki keunggulan merekam dan mengabadikan obyek sesuai yang di minta oleh pemiliknya. Penggunaan drone semakin popular dan banyak pula orang yang memanfaatkan drone untuk berbagai kepentingan. Awalnya drone merupakan fasilitas yang hanya di miliki oleh pemerintah serta pihak militer guna menunjang pekerjaannya. Namun saat ini, siapa saja bisa mengendalikan pesawat jarak jauh tanpa harus mengurus surat-surat ijin mengudara.
Seperi apa yang dilakukan oleh Aziz Arif Miftachul Majid keberadaan komunitas multicopter di Ngawi diakuinya belum banyak, kendati demikian kepuasan tersendiri dan hobi mengeksplore tempat-tempat wisata dengan menggunakan drone bersama rekan-rekannya.
“ Kegiatan kami saat ngumpul bareng, yakni chalange dengan pengambilan terbaik obyek wisata dari sudut saat mengoperasikan drone” jelas Azis.
Menurutnya, tidak semua rekan-rekan sesama multicopter ini bisa berkumpul bareng karena memiliki kesibukan sendiri-sendiri. Sehingga saat ada pertemuan kami bisa bertukar ilmu dan pengalaman belajar mengoperasikan drone dari biasa hingga max pro pilot multicopter.
Awalnya Aziz, mengenal drone dari sekedar tahu namun saat ini menjadi hobi tersendiri dalam mengumpulkan foto serta video hasil karyanya.
“ Kalau sudah mengambil obyek dengan tingkat kesulitan tertentu dan obyek dengan hasil bagus menjadi kebanggaan tersendiri” jelas Aziz.
Diakuinya kegunaaan drone memiliki sisi positif, berguna bagi banyak orang, antara lain sebagai ajang promosi wisata. Para pengguna drone, dapat mengeksplore tempat-tempat wisata melalui foto udara atau video dari ketinggian.
“ Kami juga mempersiapkan untuk obyek wisata di Ngawi yang nantinya akan dilombakan dalam peringatan HUT Ngawi “ tambah Aziz.(ard)

Ngawi. Srambang merupakan obyek wisata di Desa Girimulyo Kecamatan Jogorogo Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur. Terletak di kaki gunung Lawu wisata ini terkenal dengan air terjunnya  dan hamparan pohon pinus yang mengelilinginya. Air terjun yang terkenal dengan sebutan air terjun Srambang ini mempunyai ketinggian sekitar 40 meter. Lokasi air terjun Srambang berjarak 35 km dari kota Ngawi dan sebelah selatan pasar Jogorogo. Obyek wisata ini menampilkan suasana pegunungan yang sejuk dan dingin sehingga banyak diminati pengunjung.

 

Keberadaan obyek wisata air terjun Srambang sudah di kenal masyarakat sejak dulu, secara perlahan tempat ini  mulai di benahi penataannya seperti ada taman bunga, rumah pohon serta akses jalannya guna mendukung wisata alam yang sangat indah ini.

Di penghujung tahun 2017 tempat  ini diresmikan oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono sebagai salah satu obyek wisata yang ada di Kabupaten Ngawi dengan nama ” Srambang Park “. Awal tahun baru 2018 kunjungan wisatawan di obyek wisata Srambang  ini semakin meningkat dan banyak di minati masyarakat lokal maupun luar kota membuktikan bahwa tempat ini sudah di kenal secara nasional yang tidak kalah dengan daerah lain.(sumber: kominfongawi)

NGAWI- Musim libur sekolah, membuat sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Ngawi diserbu pengunjung. Wisata dengan pemandangan alam nampaknya lebih dominan, diminati oleh wisatawan domestic. Tak hanya itu, bahkan calon wisata yang belum jadi sepenuhnya turut menjadi sasaran plesir warga masyarakat. Seperti yang nampak di Agro Tecno Park Ngrambe, Ngawi ini menjadi salah satu sasarannya. Berada di dataran tinggi Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi bakal wisata alam semi buatan itu tak lantas menyusutkan niat melancong masyarakat. Terbukti dengan padatnya pengunjung yang berdatangan di lokasi tersebut.Wahana baru yang menjadi pilot project Pemerintah Kabupaten dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Salah satu warga asal Desa Pucangan, Ngrambe, Ahmad (25) mengaku pertama kali datang ke tempat itu. Meskipun berada dalam satu lingkup Kecamatan, dia mengaku senang untuk sekedar melihat dan bersantai bersama keluarga kecilnya menikmati di Agro Tecno Park. "Perjalanan dari Pucangan saja, kurang lebih setengah jam. Tapi ya gak masalah, di sini cukup bagus walaupun belum jadi," terang Ahmad. Masih di lokasi yang sama, wisata alami dengan menyajikan keindahan lereng di manfaatkan oleh pengelola dengan membangun ruang selfi yang cukup di minati para kaum milineal. Terlihat sejumlah rombongan perempuan yang sedang bersantai bersama keluarga. Mereka tak malu-malu untuk berselfi di wahana tersebut. "Agro tecno park cocok bagi kita yang suka dengan keindahan alam tidak rugi kalau menjadi salah satu destinasi yang perlu di kembangkan kembali," ujar Santi salah satu pengunjung,sabtu (22/06/2019). (*) 

Page 1 of 2