Now playing

Rate this item
(0 votes)

Cuaca Tidak Bersahabat Antusias  Dimas Diajeng Tidak Surut

By Published October 30, 2017

Ngawi- Kendati cuaca tidak mendukung namun hal itu tidak menyurutkan  antusias para kontestan tampil diatas catwalk dalam peragaan busana pemilihan Dimas Diajeng yang di gelar oleh Kabupaten Ngawi 2017. Petang sebelum pagelaran Dimas Diajeng langit Ngawi tengah tidak bersahabat  kendati demikian kontes yang digelar di depan Balai Paseban Pemkab Ngawi pada Sabtu malam, (28/10), tersebut  diikuti kontestan 30 Dimas dan 30 Diajeng merebutkan tiket 20 besar menuju grand final pada 4 November 2017 mendatang. Perhelatan kebolehan menarik perhatian dewan juri diatas karpet merah ini menjadi salah satu ajang yang sangat dinanti oleh para pemuda dan pemudi Ngawi, yang ingin menoreh bakatnya dalam dunia acting busana. 

Acara peragaan busana pemilihan Dimas Diajeng kali ini dibuka oleh Kabid Pariwisata Disparpora Kabupaten Ngawi Warsito sekitar pukul 19.30 WIB. Pada kesempatan tersebut Warsito terus memotivasi semua kontestan dalam merebutkan gelar sebagai Dimas Diajeng Kabupaten Ngawi 2017 sekaligus sebagai duta wisata.

“Pemilihan Dimas Diajeng memang setiap tahun kita gelar begitu juga kwantitas atau mutu dari para kontestan terus kita tingkatkan. Dimana kedepanya sangat kita harapkan mereka bisa menjadi duta wisata untuk mempromosikan kekayaan budaya yang ada di Ngawi dilevel propinsi maupun nasional,” kata Warsito, Sabtu (28/10).

Tandasnya, setiap individu kontestan Dimas Diajeng akan dinilai oleh dewan juri secara fair play dan professional menuju malam final. Dan kriteria penilaian dari dewan juri tidak sekedar dari penampilan melainkan dari totalitas inner beauty para kontestan itu sendiri. Setelah sebelumnya lolos seleksi baik wawancara, tes tulis, psikotes dan talenta.

Dan dewan juri pada peragaan busana pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Ngawi 2017 sebanyak tiga orang. Dan mereka pun mempunyai latar belakang prestasi yang berbeda seperti Vinta Berliana asal Kota Gresik yang merupakan juara favorit Putri Indonesia Persahabatan Jawa Timur 2016. Ditambah Ari Biana dari Kecamatan Ngrambe, Ngawi yang merupakan seorang professional dibidang photograpy dan videography plus Putra Anta yang telah mencatatkan diri sebagai owner glmaourlook modeling school and management.

“Momen tahunan ini kita bekerjasama dengan event organizer Affeto yang didukung Polres Ngawi. Dan setiap kontestan dalam memperagakan busana harus bercorak khas batik Ngawi dengan latar bambu maupun fosil manusia purba dan lainya-lainya,” beber Warsito.

Berikut 10 besar kontestan Dimas yang berhak memperoleh tiket ke malam grand final sesuai nomor urutnya mereka antara lain, Mufti Mukaromi (76), Ibnu Hambal (2), Krisna Setya (88), Jonni Saputro (10), Fajar Tri Asmoko (92), Fuady Putra (62), Hernando AF (240, Eric Bergas (102), Sholakal Abdul (22) dan Dwi Lukmantoro (44).

Sedangkan 10 besar Diajeng masing-masing Lau Bekti Prajanira (41), Ardhinia RB (119), Hikma Marsya (45), Lisa Shofia (135), Meydina Indriyati (75), Bela Eka (111), Novia Dwi Utari (13), Cesar Putriningtyas (79), Adinda Rochnya (19) dan Ersa Rahmadika.

Sementara Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar bulan-bulan ini kami tengah terus mengadakan ajang kebolehan bagi warga Ngawi agar kiranya bakat dan potensi generasi penerus dapat muncul serta sekaligus membawa nama baik Ngawi bila nantinya terjun di kancah yang lebih Nasional. (ARD)

Read 66540 times