Now playing

Rate this item
(0 votes)
Prima Aqeuina Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi Prima Aqeuina Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi

Desember Pilkada Ngawi, DItengah Pandemi Covid -19

By Published May 30, 2020

BAHANA,NGAWI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, akan menyelenggarakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 desember 2020 mendatang, seperti diungkapkan oleh Prima Aqeuina Sulistyanti bakal dilaksanakan di tengah pandemic covid -19. Pelaksanakan pemilihan kepala daerah secara serentak ini berdasarkan hasil keputusan bersama diskusi online atau media daring panitia penyelenggara pemilihan umum Jawa Timur akan diikuti 19 Kabupaten/kota.
“ Pilkada Ngawi harus tetap dilaksanakan, dan berdasarkan keputusan bersama akan di selenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang,” Ungkap Prima Aqeuina Sulistyanti. Jumat 29/05/2020.

Dijelaskan oleh Prima demikian panggilan akrab ketua KPU Ngawi, bahwa dikarenakan diselenggarakan di tengah pandemic corona, dimungkinkan adanya penambahan anggaran guna pencegahan penyebaran covid 19. Pasalnya para petugas dalam pelaksaan tahapan pilkada tersebut pasti tidak lepas dari berhubungan dengan orang banyak. Sehingga memerlukan pos anggaran tambahan dari rencana anggaran sebelumnya 39 Milyar guna pemenuhan protocol kesehatan pencegahan covid 19.
“ Kemungkinan adanya tambahan anggaran, sebab ada protocol kesehatan yang harus dilaksanakan penyelenggara dalam tahapan pilkada,” Tambahnya.
Di contohaknya pos angggaran protocol kesehatan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, hingga peralatan protokol kesehatan lainnya.
Nantinya alat tersebut akan digunakan para petugas dalam melaksanakan tahapan pilkada. Namun informasi yang Prima terima penyesuaian anggaran, yang dipergunakan dalam metode dan tekhnis pelaksanaan pemilu di tengah pandemic covid -19 masih menunggu keputusan KPU Pusat. Tegas Prima pihaknya intens dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan sebagai bentuk pencegahan covid -19.
“ Dengan kelangkapan protocol kesehatan tersebut, Kami siap melakukan pemilihan kepala daerah, tapi tidak ingin menjadi cluster baru penyebaran penyakit pandemic,” Tegas mantan anggota Panwaslu Ngawi. (ARD)

Read 113 times