Now playing

Rate this item
(0 votes)

Di Duga Kelaparan Pembunuh Neny Keluar Hutan

By Published September 28, 2017

Ngawi-Muh Mudiono (31) pelaku pembacokan calon istrinya Neny Agustin (16) warga Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi hingga tewas pada Selasa lalu, (26/09), akhirnya tertangkap petugas kepolisian. Penangkapan terhadap pelaku yang tercatat sebagai warga Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo menyudahi perburuan selama dua hari yang dilakukan petugas kepolisian dari Polsek Jogorogo di back up Polres Ngawi bersama warga masyarakat Desa Dawung.

Dari keterangan yang ada Muh Mudiono ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Jogorogo bersama personel Satreskrim Polres Ngawi sekitar pukul 18.00 WIB, Rabu kemarin (27/09), dilokasi warung kopi masuk Dusun Gagar, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo. Penangkapan terhadap pelaku tidak lepas dari peran Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo.

Menurut keterangan Mujiyono sendiri asal Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo bermula ada pesan whatsapp masuk di handphonenya sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu dirinya sedang membantu pekerjaan pembangunan mushola dilingkungan rumahnya.

“Ketika saya bekerja di mushola tahu-tahu ada pesan whatsapp dari orang Dusun Sadaan, Desa Umbulrejo masih satu Kecamatan Jogorogo sana yang mengatakan melihat ada orang yang mencurigakan wajahnya mirip dengan pelaku jalan kaki kearah Dusun Manyul. Setelah itu langsung saya tindaklanjuti,” terang Mujiyono, Kamis (28/09).

Dengan kejadian itu Mujiyono yang mengetahui keberadaan pelaku sudah sampai di Dusun Gagar, Desa Ngrayudan. Lantas dia memutar otak dengan Suprapto untuk meringkus pelaku dengan berbagi tugas bersama adiknya itu. Tidak kalah akal Suprapto mencoba memancing Muh Mudiono masuk ke warung kopi.

“Saat itu kondisinya hujan ternyata adik saya Suprapto berhasil mengelabui pelaku untuk bisa masuk kedalam warung dan pelaku ini sempat minum es teh. Dihadapan Suprapto pelaku mengaku jujur kalau toh dirinya asal Dusun Pondok sebagai pelaku pembacokan,” urai Mujiyono.

Tandasnya, tanpa membuang waktu lagi langsung memberikan informasi ke Unit Reskrim Polsek Jogorogo. Selang beberapa menit kemudian dua personel kepolisian datang ke lokasi sasaran dan berhasil membekuk Muh Mudiono. Saat itu juga untuk menghindari amuk massa pelaku langsung dijemput oleh petugas Satreskrim Polres Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja membenarkan penangkapan Muh Mudiono mendasar informasi dari warga dalam hal ini Mujiyono seorang PNS Polsek Jogorogo yang kemudian ditindaklanjuti proses penangkapan. Malam itu juga kata perwira menengah ini pelaku langsung digelandang ke Mapolres Ngawi guna diproses lebih lanjut. Tegas Kapolres hingga saat ini baru 1 senjata yang di temukan oleh petugas sementara pengakuan pelaku ada 2 senjata tajam clurit dan parang.(ARD)

Read 99229 times