Now playing

Rate this item
(0 votes)

Di Ngawi Hermawan Tularkan 3 Trik Jitu Usahawan

By Published September 12, 2019

NGAWI – Tokoh menasional dan juga Chairman International Council Of Small Business (ICSB), Hermawan Kartajaya berharap pegiat UMKM di Kabupaten Ngawi tidak sekadar produktif tapi kreatif,inovatif dan memiliki daya saing di pasaran bebas. Sebab kreativitas akan memegang peranan penting bagi sebuah produk UMKM di tengah persaingan ketat era industri dan berkembang sekarang.
“ Menjadi usaha UKM itu harus lebih kreatif, jangan cuma produktif. Kalau sekedar produktif tapi tidak kreatif, ya habis,” paparnya saat menjadi pembicara dalam seminar nasional dengan tema UMKM dalam menghadapi industry nasional di pendopo widya graha pemkab Ngawi, (12/9/2019).
Di hadapan sekitar puluhan pegiat Usaha Mickro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ngawi, Hermawan menjelaskan dengan gamblang dan optimis cara berkembang di dunia pasar saat sekarang dengan berbagai kiat dan celah.
Dalam kesempatan itu, pakar marketing itu menegaskan salah satu kunci dalam menghadapi industry para pegiat usaha harus lebih kreatif, inovasi dan siap menerima tantangan.
Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan usaha, yakni why, what dan how.
“Jadi harus tahu alasan melakukan sesuatu, harus tahu apa yang dilakukan dan bagaimana melakukan,” terangnya.
Lebih lanjut, Hermawan juga menguraikan saat ini ada lima sektor yang diperhatikan pemerintah yakni chemical (kimia), electronic (elektronik), automotive (automotif), textile and apparel (tekstil dan pakaian) dan food and beverage (makanan/minuman).
Ia menyarankan yang paling prospektif bagi UMKM adalah sektor paling akhir yakni food and beverage.
Kehadiran ICSB, menurutnya sangat bagus untuk mendorong produk Ngawi yang memenuhi syarat ke luar negeri melalui jaringan ICSB.
Sementara, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono berharap ICSB dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan UMKM yang ada di Ngawi. Kedatangan ICSB dapat berfungsi sebagai pendorong semangat usaha yang sekarang mulai di kembangkan di Ngawi. Baik dari transfer ilmu maupun jaringan bisnis. mereka sangat membutuhkan hal itu sangat dibutuhkan oleh usahawan Ngawi.
“Dengan adanya ICSB, penggiat usaha Ngawi bisa saling berbagi ilmu terkait produksi dan marketing untuk lebih baik daripada sebelumnya,” tegasnya. (ARD)

Read 42 times