Print this page
Rate this item
(0 votes)

Di Ngawi Sepakan 2 Nyawa Melayang, Akibat Jebakan Tikus

By Published August 15, 2019

NGAWI – Ironis memang dengan apa yang dialami oleh petani Ngawi, bermimpi hasil produksi melimpah saat musim panen menghalalkan jebakan tikus menggunakan aliran listrik berdampak buruk pada pemilik sawah hingga nyawa melayang. Sepekan petugas polres Ngawi mendapatkan laporan bahwasanya 2 warga melayang akibat sengatan listrik bertegangan tinggi yang di pasang guna membasmi tikus di sawah.
Kejadian pertama dengan korban Mulyono (37) di area persawahan masuk Dusun Krawut, Desa Bendo, Kecamatan Padas, Ngawi pada Jum’at lalu, (09/08/2019). Diketahui korban selaku pemilik sawah warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi diketahui meninggal dilokasi kejadian.
“ Korban di temukan dengan luka terbakar pada bagian kaki bersentuhan dengan kawat yang dialiri litrik “ Ungkap AKP M. Khoirul Hidayat Kasat reskrim polres Ngawi.
Kejadian kedua terjadi kemarin menimpa Nurhadi 30 th warga Dsn. Krawut Ds. Bendo Padas Ngawi. Korban kali pertama di ketahui oleh paman korban, saat itu korban tertunduk dengan masih memegang obeng. Karena berusaha di bangunkan tidak kunjung menyahut, paman korban Karsiun memanggil tetangga desa yang kemudian di teruskan ke polsek Padas.
“ Korban tersengat aliran listrik yang menjadi sumber penghalau tikus dan juga sibel irigasi sawah miliknya “ Mufit tetangga korban.
Mendasar banyaknya korban akibat sengatan aliran listrik Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu tidak ingin kejadian ini berkelanjutan, dalam waktu dekat ini akan memanggil Marsudi Kepala Dinas Pertanian (Distan) Ngawi. Terkait pemanggilan ini mendasar dari penanganan jebakan tikus yang seringkali memakan korban dan juga sejauh mana peran dinas pertanian sendiri mencegah penggunaan jebakan tikus.
“Kami bakal periksa Kepala Distan, dan PPL sejauh mana penanggulangan hama tikus yang membawa korban di wilayah hukumnya,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Senin, (12/08/2019).
Data korban yang meninggal akibat aliran listrik jebakan tikus di Ngawi sepanjang tahun 2017 ada 2 kasus dan 2018 sebanyak 7 kasus. Jebakan tikus beraliran listrik yang sengaja dipasang disawah, para pelaku akan dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun
“ Kami sudah mempersiapkan perundangan apabila jebakan tikus dengan listrik tetap di pasang yakni pasal 359 KUHP “ tegasnya. (ard)

Read 58 times