Now playing

Rate this item
(0 votes)

Di depan ASN Ngawi, Ketua KPK Tegaskan Berhati-hati Dengan Laporan

By Published June 25, 2019

NGAWI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali menggelar kegiatan roadshow ke sejumlah daerah di Indonesia dengan menggunakan Bus Antikorupsi. Kegiatan dengan tajuk “  Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi”, di tularkan oleh komisi antirasuah di 28 kota dan Kabupaten di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali dengan harapan menebar virus anti korupsi dari berbagai kalangan yang ada.(25/06/2019)
 Hari ini dengan jadwal Pembukaan langsung oleh Ketua KPK Agus Raharjo dimulai dengan pendidikan korupsi di pendopo, yang diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa di Kabupaten Ngawi.
Ketua KPK yang ternyata asli orang Jogorogo Ngawi, berharap kepada ASN untuk lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran dan juga laporan.  Diakuinya tugas KPK sangat banyak dan selama ini kinerja KPK berdasarkan laporan dari warga dan menindaklanjuti laporan tersebut.
“ Kerja KPK sangat banyak, maka dari itu hati-hati dengan orang atau warga yang tidak suka kepada pimpinan daerahnya atau orang terdekat yang selama ini, pasalnya OTT KPK berdasarkan laporan tersebut” Jelas Ketua KPK.
 Dicontohkannya penangkapan Kepala Dinas Pendidikan di Sumut, anggota DPRD Malang, dan Kajari Pamekasan. Kinerja KPK sangat terbatas namun memiliki kewenangan di dalamnya, dalam roadshow ini selain menanamkan antikorupsi sejak dini, sekaligus mengenalkan progam-progam KPK agar di ketahui khalayak umum.
“ Intinya kami memberikan pendidikan tidak hanya kepada pelajar, namun juga kepada mereka para pejabat pembuat komitmen, atau yang masih aktif sekarang agar tidak terjerat pidana korupsi” tegasnya.
Bus Antikorupsi KPK yang di jadwalkan selama 2hari terhitung 25-26 Juni ini, di konsentrasikan di pendopo widya graha pemkab Ngawi yang dikunjungi oleh mereka para khalayah umum. (ard)

Read 85 times