Now playing

Rate this item
(0 votes)

Dindik Ngawi, 7000 Siswa Ikut UNBK

By Published February 07, 2020

NGAWI – 20-23 April mendatang sekolah setingkat menengah pertama akan melaksanakan ujian nasional dengan berbasis komputer(UNBK) . Diungkapkan oleh Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi Moch. Luluk Soliki sedikitnya 7629 siswa yang tersebar di lembaga pendidikan negeri 49 sekolah dan swasta 26 sekolah. Jumlah ini menurun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya capai 8066 siswa.
“ Jumlah siswa tersebut nantinya akan dipersiapkan menjadi peserta UNBK dengan metode pengenalan terhadap computer terlebih dahulu.” Ungkap Kabid Pembinaan SMP Dindik Ngawi. Rabu (5/02/2020).
Namun dalam persiapan UNBK di Kabupaten Ngawi menghadapi kendala kecil berupa computer sebagai media ujian. Keadaan ini terjadi di 2 lembaga sekolah negeri yakni SMPN 1 Pitu dan SMPN 2 Karangayar Ngawi, sedikitnya 150 siswa tidak dapat melakukan ujian dengan tenang dan nyaman karena harus berkoodinasi dengan sekolah lain yang memiliki computer dengan jumlah lebih dari 30 unit.
“ Untuk mengantisapi UNBK di 2 lembaga sekolah tersebut, dinas pendidikan memfasilitasi dengan lembaga SMK dekat dengan kedua sekolah tersebut,” Tambah Luluk demikian panggilan akrabnya.
Kecukupan prasarana komputer sendiri minimal 30 persen dari jumlah calon peserta ujian, sudah dialami oleh 2 lembaga sekolah selama 4 tahun terakhir. Dinas pendidikan sudah berupaya memberikan dorongan bantuan unit kepada pihak sekolah, karena terkendala sarana sehingga tidak penuh di terimakan.
“ Selama ini dinas sudah memberikan bantuan kepada sekolah yang terkendala unit, namun berbenturan dengan tidak ada sarana yakni ruangan lab computer sehingga bantuan sendiri tidak penuh di terimakan,” Jelasnya.
Pelaksanaan UNBK yang kurang beberapa minggu lagi ini, dinas pendidikan nampaknya tidak ingin adanya kendala server atau teknisi computer sehingga mempersiapkan secara maksimal. Untuk penyelenggaraan UNBK yang terakhir dilaksanakan kali ini menggunakan sistem semi online. Yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah). Agar tidak terjadi kesalahan dan mengakibatkan tidak lancarnya UNBK, dinas pendidikan mengadakan pelatihan bagi Proktor dan Teknisi UNBK SMP. Pelatihan proktor dan teknisi itu sendiri, diikuti 190 sekolah terdiri dari SMP negeri dan swasta serta MTs di seluruh Ngawi. (Ard )

Read 89 times