Now playing

Rate this item
(0 votes)

Dorong Iklim Kondusif Bisnis Radio, Wagub Minta Rekomendasi PRSSNI

By Published August 08, 2019

SURABAYA - Musyawarah Daerah (Musda) XVIII Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jawa Timur (Jatim) diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi terbaik bagi Pemprov Jatim. 

Rekomendasi tersebut nantinya akan bisa menjadi bahan penelaahan terkait peraturan dan kebijakan tentang industri radio swasta di Jatim.

"Rekomendasinya kami tunggu. Sehingga bisa menjadi bahaan telaah untuk menciptakan iklim yang kondusif dan adil di industri radio swasta," kata Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak saat membuka Musda ke-XVIII PRSSNI Jatim di Kantor Sekretariat PRSSNI, Jalan Teuku Umar Nomor 14, Surabaya, Rabu (7/8/2019).

Emil menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, jumlah perusahaan radio swasta yang tidak berizin lebih banyak daripada yang berijin. Hal ini tentunya berdampak pada fairplay terhadap ketaatan membayar pajak. Oleh sebab itu, pihaknya juga akan segera melaporkan kepada Gubernur Jatim agar segera diambil langkah strategis. 

"Kami akan segera melaporkan kepada ibu Gubernur untuk menjawab realita di lapangan tentang industri radio swasta di Jatim. Langkah strategis terbaik apa yang akan kami lakukan sehingga fairness di industri radio swasta bisa tercipta," imbuh Emil.

Dia menjelaskan, rekomendasi tersebut juga dibutuhkan untuk bisa mensinergikan radio swasta ke dalam program-program pembangunan Jatim. Selain itu, dukungan juga akan diberikan oleh Pemprov Jatim agar industri radio swasta bisa terus eksis. "ami menunggu informasi dari PRSSNI apa saja yang bisa disupport oleh pemprov. Kami senang jika industri radio swasta ini bisa terus eksis dan bisa melakukan transformasi," kata dia.

Mantan bupati Trenggalek ini berharap, berbagai inovasi dan terobosan terus dillakukan oleh industri radio swasta khususnya untuk ikut mencerdaskan masyarakat Indonesia. Dicontohkan, radio swasta ini bisa melakukan inovasi selain di sisi broadcaster tapi juga mulai membuat content creator. 

"Kami yakin dengan berkumpulnya para industri radio swasta ini akan bisa menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kemajuan dunia radio di Jatim," pungkas Wagub Emil.

Sementara itu, Ketua PRSSNI Jatim Luthfi Abdullah mengatakan, Musda tersebut sengaja digelar di kantor sekretariat PRSSNI untuk menunjukkan eksistansi PRSSNI. Terkait regulasi radio swasta, pihaknya berharap agar pemerintah daerah bisa mendukung para pelaku industri radio swasta yang sudah berizin. 

"Kami menginginkan industri radio swasta ini fair, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama. Terpenting radio swasta ini bisa terus eksis, karenanya dukungan dari Pemprov sangat kami nantikan,” kata dia berharap. (Sumber: https://jatim.sindonews.com)

Read 69 times