Now playing

Rate this item
(0 votes)

Eka Tewaskan Penumpang Pariwisata

By Published September 20, 2017

Ngawi-Raja jalanan demikian warga awam menyebut kendaraan bujur sangkar ini dalam mengusai jalur darat di wilayah Jawa Timur. Bagaimana tidak keahlian dan kenekatan para pengemudinya diakui warga mampu mengusai arus lalu lintas kendati jalur padat sekalipun. Kejadian kecelakaan di jalur tengkorak Ngawi semakin menambah catatan profesi pengemudi Bus ini dalam daftar hitam pihak satlantas polres Ngawi. Tabrakan maut antara Bus Eka kontra Bus Pariwisata Arjuna Samba terjadi di jalur rawan Ngawi-Solo tepatnya kilometer 31-32 masuk Desa Kedungmiri, Kecamatan Mantingan, Ngawi sekitar pukul 00.30 WIB Senin, (18/09). Akibat tabrakan ini seorang penumpang diinformasikan  dari Bus Pariwisata Arjuna Samba atas nama Tutik Pujiati (51) seorang PNS asal Desa/Kecamatan Lembeyan, Magetan tewas dilokasi kejadian dan satu penumpang lagi mengalami patah tulang tangan kiri setelah korban keluar dari bus akibat benturan keras antara kedua bus serta delapan penumpang lainya mengalami luka ringan.

Dari keterangan saksi kejadian menyebutkan, peristiwa tragis ini berawal Bus Eka nopol S 7360 US yang dikemudikan Sugeng (45) warga Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Sragen melaju kencang dari arah Ngawi menuju Solo. Sedangkan dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan sedang Bus Pariwisata Arjuna Samba nopol B 7067 FGA yang dikemudikan Tri Susilo (46) warga Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Sesampai dilokasi kejadian dengan karakteristik jalan yang menikung Bus Eka menyalip kendaraan didepannya melebihi marka jalan akibatnya tabrakan dari arah depan dengan Bus Pariwisata Arjuna Samba tak dapat terelakkan. Dari kejadian ini Sugeng sopir Bus Eka sempat terjepit kabin bus namun berhasil diselamatkan petugas Satlantas Polres Ngawi yang datang dilokasi. Sedangkan penumpang yang tewas jenasahnya langsung di evakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi dan penumpang yang mengalami luka-luka dilarikan ke Puskesmas Mantingan.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga atas kejadian kecelakaan tersebut kami bersama petugas berusaha mengeluarkan sopir bus dari kabin kemudi karena terjepit, korban meninggal kami serahkan petugas medis RSUD dr SOertto sedangkan korban luka langsung di evakuasi ke puskesmas Mantingan, petugas lainnya melukukan pendataan dan keterangan warga atas kejadian tersebut,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin.

Ungkapnya, posisi penumpang yang tewas berada dikursi belakang sopir Bus Pariwisata. Karena kerasnya tabrakan membuat tubuh Tutik Pujiati terpental kedepan kabin dan jatuh tepat dibawah bus.  Mendasar dari keterangan saksi kejadian petugas pada akhirnya menetapkan SG (45) sopir Bus Eka asal Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Sragen statusnya langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh Satlantas Polres Ngawi atas kasus tabrakan kontra Bus Pariwisata Arjuna Samba di Jalan Raya Ngawi-Solo kilometer 31-32 masuk Desa Kedungmiri, Kecamatan Mantingan, Ngawi  pada pukul 00.30 WIB pada Senin, (18/09). 

 “Kami sudah melakukan pemeriksaan dan penyidikan sopir telah mengakui kesalahanya dan meminta maaf kepada pihak keluarga korban. Dengan kasus ini dia selaku sopir akan mempertanggungjawabkan secara hukum,” jelas AKP Rukimin.(ARD)

Read 29436 times