Now playing

Rate this item
(0 votes)

Erwiana Kejar Impian

By Published September 24, 2018

Ngawi -Sempat Heboh Disiksa Majikan hingga Cacat Seumur Hidup, Mantan TKW Asal Ngawi Akhirnya Raih Mimpi menjadi sarjana kabar bahagia datang dari seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang dulu menjadi korban penyiksaan berat majikannya. TKW yang dulu bekerja di Hong Kong tersebut adalah Erwiana Sulistyangsih (27).

Kenangan buruk itu tak ayal membuat Erwiana mengalami trauma. 'Bayaran' untuk setiap kesalahannya membuat Erwiana sulit melupakan masa kelam itu. Disiksa karena kesalahan yang dibuat oleh Majikan hingga harus menanggung di siram air panas setiapkali melakukan kesalahan yang dianggap fatal. Namun, setelah empat tahun berlalu, belum lama ini luka dalam Erwiana tampaknya sudah mulai terobati. Erwiana sedikit demi sedikit memperbaiki lukanya dengan mengemyam pendidikan sarjana meneruskan impian yang selama ini sempat terhenti. Sabtu (8/9/2018) lalu, Erwiana berhasil mencapai mimpinya.

 

Tak hanya itu, ia bahkan berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat Cum Laude di unervesitas pilhannya. Rupanya Erwiana dulu terdorong untuk merantau ke Hong Kong oleh keinginannya untuk kuliah jurusan Akuntansi. Ia juga ingin membantu perekonomian orangtuanya yang bekerja serabutan.

 

Mendasar alasan itu salah satu warga Dusun Kawis, Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur itu berangkat ke Hong Kong pada 27 Mei 2013 melalui PT Graha Ayu Karsa. Di sana Erwiana tinggal di apartemen Law Wan-tung, majikannya, di Tong Ming Street, Kowloon, Hong Kong. Sejak saat itu, Erwiana mulai menghadapi mimpi buruk dalam kehidupannya. Ia disiksa hingga dijatah minum satu botol air dalam sehari dan tak diobati saat mengalami alergi dingin ataupun luka akibat penganiayaan majikan. Public media seakan tidak pernah henti dalam menyoroti kehidupan Erwiana dari kepulangan, perawatan tim medis hingga perjalanan permintaan keadilan hokum atas dirinya.  Pada Senin (20/1/2014) majikan Erwiana ditangkap di Bandara Hong Kong. Kemudian pada Jumat (22/12/2017), Pengadilan Hong Kong mengabulkan tuntutan Erwiana sebesar Rp1,4 miliar ke mantan majikan. Law Wan-tung, pun dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda Rp24 juta pada Februari 2015. Diungkapkan oleh saudara Erwiana sekarang sudah menjalani kehidupan normal dengan menyongsong masa depan. 

“ Alhamdulilah sekarang adik saya sudah sedikit demi sedikit melupakan masa lalunya dan sekarang berhasil mengenyam pendidikan hingga lulus “ ungkap Putut sodara laki-laki Erwiana.(Ard)

Read 342 times