Now playing

Rate this item
(0 votes)

Gara-gara Makan Snack Warga Widodaren  Keracunan, Dinkes Sebut KLB

By Published October 22, 2017

 Ngawi-Polres Ngawi akhirnya turun tangan menyelidiki dan mengusut tuntas kasus keracunan yang menimpa puluhan warga Dusun Sidorejo, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Disebutkan hingga kini jumlah warga setempat yang mengalami keracunan dan harus dirawat secara medis mencapai 44 orang.

Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono menuturkan, kasus keracunan tersebut berawal dari warga menghadiri bancaan atau kenduri 7 harinya almarhum Martoyo dirumah Kamini Dusun Sidorejo, Desa Sidolaju, sekitar pukul 19.15 WIB pada Minggu lalu, (15/10). Saat bancaan seperti biasa puluhan warga menyantap hidangan yang disajikan tuan rumah berupa snack.

“Usai makan ada warga yang langsung merasakan mual disertai pusing namun ada juga warga baru merasakan gejala yang sama ketika sampai dirumah. Ketika diberi pertolongan ternyata tidak kunjung sembuh akhirnya puluhan warga ini ada yang dilarikan ke puskesmas hingga rumah sakit,” terang AKP ES Martono, Kamis (19/10).

Ungkapnya lagi, diduga sementara penyebab keracunan puluhan warga dari roti basah atau cake pouding berwarna hijau dari salam snack. Sebab, ada warga yang tidak mengalami keracunan ketika tidak memakan roti basah meskipun makan kue  lainya yang ada didalam snack seperti roti kering, onde-onde dan sosis.

Dan snack yang disajikan dari pihak tuan rumah saat kejadian jumlahnya mencapai 100 kotak snack yang dipesan dari seorang pengusaha catering di Kota Ngawi. Dihari yang sama ratusan kotak snack itu sendiri memang baru diambil oleh salah satu anggota keluarga Kamini sekitar pkul 13.00 WIB. Jadi bisa dikatakan makanan yang disajikan ke semua undangan bancaan itu tadi masih layak dimakan.

“Petugas bersama tim medis dari Dinas Kesehatan mengabil sample makanan yang diduga menyebabkan warga keracunan tadi untuk diuji laboratorium. Meski demikian hasilnya sampai sekarang ini belum diketahui dan informasinya akan menyusul,” bebernya.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, jumlah warga yang mengalami keracunan korbanya terus bertambah bahkan lebih dari 44 orang. Para korban dirawat dibeberapa pusat pelayanan kesehatan seperti Puskesmas Walikukun, Puskesmas Mantingan dan RSUD dr Soeroto Ngawi dan Rumah Sakit At Tin Ngawi.

Secara terpisah pasca kejadian kepala dinas Kesehatan Ngawi Drs Agus Sri Gunawan menjelaskan peristiwa keracunan di wilayah Widodaren Ngawi adalah Kejadian Luar Biasa yang pernah terjadi di Kabupaten Ngawi dengan jumlah total korban capai ratusan. Terdiri dari Puskesmas Widodaren 8 orang, Puskesmas Sambirejo sudah pulang 2 orang, Puskesmas Kauman 4 orang, RS Atin 2 orang, RS Widodo 2 orang membaik, jumlah seluruhnya baik di rawat maupun bertahan di rumah mencapai 108  (ARD)

Read 84165 times