Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Giliran Anak Yatim Piatu Ngawi Akibat Covid -19 Menerima Bantuan

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Anak yatim mendapatkan bantuan sembako dari Kemensos Anak yatim mendapatkan bantuan sembako dari Kemensos

Giliran Anak Yatim Piatu Ngawi Akibat Covid -19 Menerima Bantuan

By Published August 26, 2021

BAHANAFM,NGAWI - Pandemi virus corona (Covid-19), hingga saat ini belum juga berakhir dan telah menelan banyak korban jiwa. Hingga saat ini data yang kami peroleh dari bidang Pengendalian dan Pemberantasan  Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, hingga  saat sekarang  ada 784 orang meninggal dunia akibat wabah tersebut. Kondisi ini juga menyebabkan sejumlah 252 anak kehilangan orang tuanya.

“Kita sudah melakukan pendataan anak yatim dan piatu yang ada di Kabupaten Ngawi yang nantinya mendapatkan bantuan dari kemensos,”ungkap Bulkis Hani Restu Luhur Kabid Perencanaan Dinsos Ngawi.

Bertempat di aula Dinsos Ngawi, sedikitnya 32 anak yatim yang menerima  bantuan sembako dan edukasi dari Kemensos melalui Dinsos Jawa Timur bantuan ini adalah hasil pendataan yang telah mendaftar diri ke kelurahan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ditambahkan Bulkis untuk sementara baru 32 anak dengan menyerahkan beberapa persyaratan administratif ke petugas kelurahan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga.

"Yang dibutuhkan surat kematian dari rumah sakit, fotokopi KTP atau KK, ahli waris yang meninggal kemudian surat pernyataan positif bahwa betul meninggal karena wabah Covid-19,” Bulkis.

Bulkis memastikan pihaknya telah mempercepat pendataan tersebut agar para anak yatim korban Covid-19 bisa mendapatkan bantuan lebih cepat.

 

Sementara Randia AKS dari Peksos Ahli Madya Dinsos Jawa Timur mengungkapkan hingga kini ada sekitar 252  anak yang menjadi yatim di wilayah Ngawi akibat orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui kementrian sosial akan bersinergi guna membantu program bantuan peringanan biaya pendidikan hingga setingkat SLTA.

“Dampak Covid-19 ini cukup luar biasa sehingga kami akan bersinergi dengan dinsos setempat guna membantu masa depan anak yatim yang ditinggal orang tua dengan bantuan keringanan pendidikan,”tegas Randia. (Ard)

Read 105 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries